BerandaHits
Senin, 7 Des 2025 20:00

Petani Diminta Maksimalkan Pupuk Organik Demi Tanah Subur

Ketua DPRD Jateng Sumanto saat melakukan kunjungan ke PT Indoraya Mitra Persada 168 di Kabupaten Sleman, DIY belum lama ini. (DPRD Jateng)

Ketua DPRD Jateng Sumanto mengajak petani memulai transisi bertahap, sebab pertanian organik memiliki prospek cerah dan nilai ekonomis tinggi, seiring meningkatnya tren hidup sehat di masyarakat.

Inibaru.id – Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, mengajak para petani untuk segera move on dan memaksimalkan penggunaan pupuk organik dalam budidaya pertanian. Menurutnya, langkah ini bukan hanya strategis untuk menjaga kualitas kesuburan tanah, tetapi juga untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang mahal dan berpotensi merusak.

Hal ini disampaikan politisi PDI Perjuangan tersebut saat melakukan kunjungan ke PT Indoraya Mitra Persada 168 di Kabupaten Sleman, DIY, sebuah produsen pupuk hayati cair dan pestisida organik.

Sumanto mengungkapkan bahwa banyak petani belum menyadari dampak jangka panjang dari ketergantungan pada pupuk kimia. Meskipun pemerintah sempat menggenjot produksi beras besar-besaran dengan memacu penggunaan pupuk kimia seperti urea demi swasembada, strategi tersebut berisiko mengurangi kesuburan tanah.

"Jika terus-menerus mengunakan pupuk kimia, lama-lama sawahnya jadi tidak subur dan ke depan jadi ketergantungan, pemberian pupuk kimianya harus terus ditambah," ujarnya.

Padahal, pupuk organik, selain menyuburkan tanah, juga terbukti mampu menekan biaya produksi.

Kembali ke Cara Nenek Moyang

Sumanto meminta petani berpindah secara perlahan ke pupuk organik. (DPRD Jateng)

Sumanto mengajak petani untuk kembali ke dasar, mengingatkan bahwa nenek moyang kita sudah menggunakan pupuk organik sejak dulu.

"Penggunaan pupuk organik sudah dilakukan nenek moyang kita sejak dulu. Mereka membawa kotoran ternak ke sawah sebagai pupuk kandang sehingga jadi subur. Sekarang kalau petani tak pakai pupuk kimia rasanya kurang marem," katanya.

Dia mendorong petani untuk memulai transisi secara bertahap. Mencampur pupuk organik dan pupuk kimia dalam kadar yang lebih seimbang bisa menjadi langkah awal yang baik.

Lebih lanjut, Sumanto melihat prospek pertanian organik di Jateng sangat bagus. Tren hidup sehat yang kini marak di masyarakat membuat produk pertanian organik yang identik dengan kualitas premium dan nilai ekonomis tinggi semakin dicari.

"Selain untuk konsumsi dalam negeri, peluang untuk ekspor juga terbuka lebar," tegasnya.

Dukungan penuh dari petani, pemerintah, pihak swasta (seperti PT Indoraya Mitra Persada 168 yang bahkan menjual drone penyemprot pupuk), hingga konsumen sangat dibutuhkan untuk mewujudkan potensi ini. (Ike P/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: