BerandaHits
Jumat, 5 Mar 2026 17:01

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

BMKG memprediksi kemarau bakal mulai datang bulan April dan mencapai puncak pada Agustus dengan suhu yang lebih panas. (Matcha-jp)

Musim kemarau 2026 datang lebih awal dan lebih galak! BMKG memperingatkan potensi El Niño yang bakal bikin udara jauh lebih kering dan durasi kemarau yang lebih panjang. Dari Sumatra sampai Papua, siap-siap hadapi puncak panas di bulan Agustus nanti. Yuk, mulai siapkan strategi hemat air dari sekarang!

Inibaru.id - Buat kamu yang merasa belakangan ini cuaca makin nggak menentu, ternyata ada alasannya, nih. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyebut kalau fenomena La Niña lemah sudah berakhir pada Februari lalu dan berganti ke fase netral.

Masalahnya, ada potensi El Niño kategori lemah hingga moderat yang bakal "nongol" di pertengahan tahun dengan peluang 50-60 persen. Artinya? Siap-siap saja menghadapi udara yang lebih kering dari tahun lalu!

Masuknya angin timuran (Monsun Australia) jadi pertanda kalau kita sudah resmi pindah musim. Catat nih jadwal bertahapnya:

  1. April 2026: Mulai terasa di 114 Zona Musim (16,3%).
  2. Mei 2026: Menyusul di 184 Zona Musim (26,3%).
  3. Juni 2026: Giliran 163 Zona Musim (23,3%) lainnya.

Wilayah yang bakal merasakan kemarau lebih cepat ini mencakup hampir seluruh Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua. Nah, buat puncaknya, Agustus 2026 diprediksi jadi bulan paling membara buat sekitar 61,4 persen wilayah Indonesia.

Lebih Kering dan Lebih Lama

BMKG mewanti-wanti agar masyarakat berhati-hati untuk nggak membakar sampah atau membuang puntung rokok di semak-semak karena berpotensi menimbulkan kebakaran. (Berita satu)

Jangan bayangkan kemarau yang "biasa-biasa" saja, ya. BMKG memproyeksikan sifat kemarau tahun ini bakal lebih kering di 451 Zona Musim. Nggak cuma itu, durasinya juga diperkirakan lebih panjang dari kondisi normalnya.

Cuma ada sedikit kabar adem buat warga Gorontalo dan Sulawesi Tenggara, karena cuma dua wilayah itu yang diprediksi punya sifat kemarau lebih basah dibanding area lainnya.

Tips Bertahan di Musim Kemarau 2026

BMKG nggak cuma kasih peringatan, tapi juga kasih aba-aba buat kita semua agar lebih waspada:

  1. Hemat Air: Mulai sekarang, yuk lebih bijak pakai air. Buat para petani, disarankan pilih varietas tanaman yang nggak "haus" air dan punya siklus panen singkat.
  2. Waspada Karhutla: Karena udara sangat kering, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) jadi makin tinggi. Jangan sembarangan buang puntung rokok atau bikin bakaran sampah ya!
  3. Jaga Kesehatan: Panas yang ekstrem bisa bikin kualitas udara menurun. Jangan lupa banyak minum air putih dan pakai masker kalau polusi mulai terasa pekat.

Gimana, sudah siap menghadapi teriknya tahun ini atau masih belum bisa move on dari ademnya musim hujan nih, Gez? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: