BerandaTradisinesia
Kamis, 4 Mar 2026 20:23

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

Lukisan Ki Ageng Mangir, menantu Panembahan Senopati. (via suara Surakarta)

Cinta itu buta, tapi di tangan Kerajaan Mataram, cinta jadi taktik perang! Kisah legendaris Putri Pembayun yang menyamar demi menaklukkan Ki Ageng Mangir ini adalah bukti kalau intrik politik bisa menghancurkan asmara paling tulus sekalipun. Tragis banget, Gez.

Inibaru.id - Zaman dulu, Kerajaan Mataram Islam punya satu "duri dalam daging" bernama Ki Ageng Mangir. Wilayah Mangir ini bandel banget, Gez. Mereka emoh tunduk ke Mataram dan punya kesaktian luar biasa berkat tombak pusaka Kiai Baru Klinting.

Panembahan Senapati, raja Mataram saat itu, sudah pusing tujuh keliling. Pasukan berkali-kali dikirim, tapi hasilnya nihil. Sampai akhirnya, sang penasihat cerdik, Ki Juru Mertani, mengeluarkan ide "liar". Ia bakal menaklukkan Mangir bukan dengan pedang, tapi dengan pesona seorang perempuan cantik.

Penyamaran Sang Putri

Ilustrasi Putri Pembayun menyamar sebagai penari lexek jalanan. (via Kraton Jogja)

Sosok yang dipilih nggak main-main, yaitu Putri Pembayun, putri kesayangan raja sendiri. Awalnya sang raja murka, tapi demi keutuhan Mataram, rencana pun jalan. Putri Pembayun menyamar jadi penari ledek (tayub) keliling dan masuk ke wilayah Mangir.

Strateginya berhasil total! Begitu melihat Pembayun menari, Ki Ageng Mangir langsung klepek-klepek. Singkat cerita, sang penguasa Mangir jatuh cinta dan menikahi penari misterius itu tanpa tahu kalau istrinya adalah "mata-mata" musuh bebuyutannya.

Plot makin tebal saat Pembayun benar-benar jatuh cinta pada suaminya. Apalagi setelah mereka dikaruniai anak. Namun, beban rahasia itu makin berat. Akhirnya, dengan berurai air mata, Pembayun mengaku: "Mas, aku ini sebenarnya anak musuhmu, Panembahan Senapati."

Bayangkan hancurnya hati Ki Ageng Mangir. Tapi karena rasa cintanya yang sudah terlalu dalam, dia memilih memaafkan istrinya. Bahkan, dia setuju saat Pembayun mengajaknya "sungkem" ke Mataram untuk berdamai dengan sang mertua.

Akhir Tragis di Ujung Sembah

Sesampainya di Keraton Mataram, Ki Ageng Mangir diminta melepas pusaka Kiai Baru Klinting sebagai syarat protokol. Tanpa rasa curiga karena merasa sudah jadi menantu, dia menurut.

Tragisnya, saat Ki Ageng Mangir bersujud menyembah kaki Panembahan Senapati sebagai tanda hormat, sang raja justru membenturkan kepala menantunya ke singgasana batu hingga tewas seketika. Mangir pun takluk tanpa peperangan, tapi dengan harga yang sangat mahal yaitu hancurnya hati sang putri dan hilangnya nyawa seorang ksatria yang setia pada cinta.

Duh, nyesek banget ya akhir cinta Putri Pembayun dan Ki Ageng Mangir ini, Gez? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: