BerandaHits
Senin, 24 Mei 2026 08:47

Walkot Semarang Resmi Luncurkan LOFF 2026, Perkuat Ekosistem Perfilman Kreatif

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meluncurkan Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026 yang digelar sebagai upaya menjadikan Semarang sebagai Kota Sinema berkelas dunia. (Dok. Pemkot Semarang)

Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026 resmi diluncurkan sebagai langkah besar Kota Semarang membangun ekosistem perfilman yang mandiri dan mendorong lahirnya sineas muda menuju panggung sinema dunia.

Inibaru.id - Semarang tampaknya tak lagi ingin hanya dikenal sebagai kota transit atau sekadar latar syuting film. Melalui Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026, Ibu Kota Jawa Tengah itu mulai menegaskan ambisinya menjadi pusat ekosistem perfilman yang hidup dan mandiri.

Peluncuran festival film pendek tahun kedua tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, di kawasan Lawang Sewu. Tahun ini, LOFF hadir dengan identitas visual baru yang lebih global sekaligus membawa visi besar: menjadikan Semarang sebagai Kota Sinema atau Cinematic City yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Mengusung tema “Seribu Pintu Menuju Sinema Dunia, Semarang Berkisah untuk Cerita Dunia”, festival ini mencoba memadukan kekuatan sejarah Lawang Sewu dengan semangat industri kreatif masa kini. Lawang Sewu yang dikenal sebagai ikon bersejarah Kota Semarang dimaknai sebagai simbol “seribu pintu” yang terbuka bagi para sineas untuk membawa kisah-kisah lokal menuju panggung dunia.

“Melalui festival ini, kita ingin menjadikan Semarang sebagai ruang produktif tempat tradisi bertemu dengan inovasi kreatif, sekaligus menjadi jembatan bagi karya film pendek Indonesia untuk mendunia,” ujar Agustina dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/5/2026).

Berbeda dari tahun sebelumnya, LOFF 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi film pendek. Festival ini dirancang lebih serius dengan membangun ekosistem perfilman dari hulu ke hilir. Rangkaian acaranya akan berlangsung sejak Mei hingga Oktober 2026.

Sejumlah program baru pun disiapkan, mulai dari forum diskusi Lawang Talks, Workshop & Mini Lab untuk pengembangan kapasitas sineas muda, hingga LOFF Film Fund sebagai stimulus pendanaan karya film. Selain itu, ada pula LOFF Market dan Film Week yang menjadi ruang pertemuan antara pelaku industri kreatif dan publik.

Agustina menyebut langkah tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Semarang terhadap pertumbuhan industri kreatif lokal. Pemerintah ingin menyediakan ruang yang sehat bagi para kreator muda agar tidak hanya produktif menghasilkan karya, tetapi juga mampu menjadikan film sebagai sektor ekonomi kreatif yang menjanjikan.

“Kami ingin memfasilitasi para kreator muda agar mereka tidak hanya produktif menciptakan karya, tetapi juga mampu berlayar membawa narasi-narasi lokal ke panggung komersial yang lebih luas,” katanya.

Keseriusan festival ini juga terlihat dari keterlibatan sejumlah nama besar perfilman Indonesia. Sineas Hanung Bramantyo, aktris Nirina Zubir, hingga sutradara Yandy Laurens dipastikan terlibat sebagai dewan juri. Kehadiran mereka diharapkan bukan sekadar memberi penilaian, tetapi juga membuka ruang transfer pengetahuan bagi komunitas film pendek di Indonesia.

Bagi Semarang, LOFF tampaknya bukan hanya soal festival tahunan. Lebih dari itu, festival ini menjadi upaya membangun identitas baru kota: bukan sekadar tempat singgah, melainkan ruang tumbuh bagi cerita, kreativitas, dan industri sinema masa depan. (Ike/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

B50 Siap Beredar Juli 2026, Pemerintah Optimistis Tak Perlu Lagi Impor Solar

24 Jun 2026

Mendag Tegaskan NIB untuk Penjual Online Bukan untuk Pungutan Pajak

25 Jun 2026

5 Alasan Penting Mengapa Anda Harus Mengunjungi Dunia Fantasi Ancol Tahun Ini

25 Jun 2026

Dasun di Lasem, Galangan Kapal yang Pernah Menopang Armada Majapahit hingga Demak

26 Jun 2026

Pertamina: Harga BBM Berpotensi Turun Bertahap Mulai Juli

27 Jun 2026

Barikan Sitinggil, Cara Warga Kriyan Merawat Jejak Ratu Kalinyamat Lewat Doa dan Kebersamaan

28 Jun 2026

Masyarakat Bisa Pilih Logo HUT Ke-81 RI, Pemerintah Buka Polling hingga 28 Juni

29 Jun 2026

Perusahaan Kereta Asal Swiss Lirik Indonesia sebagai Basis Produksi untuk Pasar Asia

30 Jun 2026

Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina DEX Turun Mulai 1 Juli 2026, Pertamax Tetap

1 Jul 2026

DJP Siap Terapkan Pajak E-Commerce Mulai 1 Juli 2026

1 Jul 2026

Mulai 1 Juli 2027, Empat Marketplace Resmi Pungut Pajak Pedagang Online

2 Jul 2026

Tabung CNG 3 Kg Segera Diuji, Diklaim Lebih Aman dari LPG

3 Jul 2026

Pemerintah Siapkan 39 Bandara Baru, Total Bandar Udara di Indonesia Bakal Jadi 296

4 Jul 2026

Belajar Langsung dari Mbah Atemo, Belasan Anak Muda Lestarikan Mainan Tradisional Berbahan Kertas Bekas

6 Jul 2026

Mengenal Bunga Edelweiss Jawa, Si "Bunga Abadi" yang Justru Terancam Punah

6 Jul 2026

Dikira Bahasa Gaul, "Anjir" Justru Kosakata Lama Nelayan Pantura

7 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: