BerandaInspirasi Indonesia
Kamis, 20 Mei 2026 12:25

SMA Negeri 1 Kemalang Resmi Berdiri, Anak Lereng Merapi Tak Perlu Sekolah Jauh Lagi

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berbincang bersama para siswa saat meninjau ruang kelas SMA Negeri 1 Kemalang yang baru diresmikan di lereng Merapi, Klaten. (Diskomdigi Jateng)

Setelah bertahun-tahun menjadi blank spot pendidikan menengah negeri, Kecamatan Kemalang, Klaten akhirnya resmi memiliki SMA Negeri 1 Kemalang untuk memudahkan akses pendidikan warga lereng Merapi.

Inibaru.id - Bagi warga di lereng Merapi, khususnya Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, kehadiran SMA negeri akhirnya bukan lagi sekadar harapan. Setelah bertahun-tahun harus menyekolahkan anak ke kecamatan lain, kini masyarakat Kemalang resmi memiliki SMA Negeri 1 Kemalang.

Sekolah baru itu diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Selasa (19/5/2026). Kehadirannya langsung disambut antusias warga, terutama para pelajar yang selama ini harus berjuang mencari sekolah ke kecamatan lain.

Bagi masyarakat Kemalang, keberadaan SMA negeri bukan sekadar bangunan baru. Selama ini, wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu blank spot pendidikan menengah negeri di Jawa Tengah. Banyak siswa harus menempuh jarak jauh demi bisa melanjutkan sekolah.

“Senang sekali, karena sekarang lebih dekat dari rumah. Dulu kami kesulitan mencari sekolah, apalagi bersaing dengan anak-anak kota,” ujar Rohmad Yunanto, siswa asal Desa Tangkil, Kemalang.

Hal serupa disampaikan Rifani Dwi Alikah Putri, warga Desa Santan. Menurutnya, keberadaan SMA Negeri 1 Kemalang sudah lama menjadi harapan warga lereng Merapi.

“Sekarang teman-teman tidak perlu jauh-jauh sekolah ke Karangnongko atau Klaten kota. Ini sangat membantu warga Kemalang,” katanya.

Sementara itu, Nurmala Putri Masdiani dari Desa Talun menyebut sekolah baru tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pendidikan di wilayah pinggiran.

“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada Pak Gubernur dan pemerintah, yang telah membangun SMA Negeri 1 Kemalang,” ujarnya.

Perjuangan menghadirkan SMA negeri di Kemalang ternyata bukan hal yang singkat. Kepala Desa Tlogowatu, Suprat Widoyo, mengatakan upaya itu sudah diperjuangkan selama sekitar lima tahun.

“Dulu anak-anak belajar kelas jauh di rumah warga dan balai desa. Orang tua juga terbebani biaya bensin, karena harus sekolah jauh,” katanya.

Sebelum sekolah ini berdiri, pelajar Kemalang mengikuti pembelajaran jarak jauh yang terhubung dengan SMA Negeri 1 Karangnongko.

Kini, SMA Negeri 1 Kemalang mulai membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan tiga rombongan belajar atau sekitar 108 siswa. Sekolah tersebut dibangun menggunakan APBD Jawa Tengah 2025.

Gubernur Ahmad Luthfi menyebut peresmian SMA Negeri 1 Kemalang menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memperluas akses pendidikan hingga ke pelosok desa.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, mengatakan Kemalang sebelumnya termasuk salah satu kecamatan blank spot SMA/SMK di Jawa Tengah.

“Setelah SMA Negeri 1 Kemalang berdiri, jumlah blank spot berkurang dari 24 menjadi 23 kecamatan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjut Sadimin, berkomitmen terus membangun sekolah di wilayah yang belum memiliki akses pendidikan menengah negeri.

“Anak-anak Kemalang sekarang tidak harus turun jauh ke bawah untuk sekolah,” katanya.

Bagi banyak warga Kemalang, berdirinya SMA Negeri 1 Kemalang bukan hanya soal hadirnya gedung sekolah baru. Lebih dari itu, sekolah ini menjadi harapan baru agar anak-anak lereng Merapi bisa mengenyam pendidikan lebih dekat, lebih mudah, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita mereka. (Ike/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Gatot, Jajanan Gunungkidul yang Konon Berasal dari Gaplek “Gagal Total”

19 Sep 2026

Jejak Yerusalem dalam Nama Kudus hingga Dijuluki Yerusalem van Java

21 Sep 2026

Prabowo Ungkap Rencana Bikin Bensin dari Batu Bara, Ini Tantangannya

22 Sep 2026

BDx Bangun Pusat Data AI 640 MW di Jatiluhur

23 Sep 2026

Dari Kuliner Perantauan hingga Jadi Identitas Daerah, Ini Fakta Menarik Mi Ayam Wonogiri

24 Sep 2026

SKCK Bakal Bisa Dicetak Sendiri, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi

25 Sep 2026

670 Penari Bawa Tari Lajur Caping Kalo Kudus Pecahkan Rekor MURI

26 Sep 2026

67 Juta Orang Gunakan QRIS, Apakah Masyarakat Mulai Tinggalkan Uang Tunai?

28 Sep 2026

Dari Gunung hingga Tokoh Wayang, Ini Inspirasi Nama Kereta Api di Indonesia

29 Sep 2026

Antrean Haji Dipangkas, dari 49 Tahun Kini Jadi 14 Tahun

29 Sep 2026

Vaksin Hewan Buatan Indonesia Perdana Diekspor ke Afrika

30 Sep 2026

STNK Digital Resmi Diluncurkan, Dokumen Kendaraan Bisa Diakses dari Ponsel

1 Okt 2026

Terapi TBC Dikembangkan Lebih Singkat untuk Cegah Putus Obat

2 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: