BerandaHits
Jumat, 21 Mei 2026 11:07

Jateng Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Media Lokal di Era Digital

Ratusan pengelola media lokal dari berbagai daerah di Jawa Tengah mengikuti Jateng Media Summit 2026 di Hotel Khas Semarang, Kamis (21/5/2026). (Dok. Istimewa)

Ratusan pengelola media lokal di Jawa Tengah berkumpul dalam Jateng Media Summit 2026 untuk membahas strategi bertahan dan beradaptasi di tengah disrupsi digital dan perkembangan AI.

Inibaru.id - Industri media lokal tengah menghadapi perubahan besar. Di tengah gempuran platform digital, kecerdasan buatan (AI), hingga perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, ratusan pengelola media dari berbagai daerah di Jawa Tengah berkumpul dalam Jateng Media Summit (JMS) 2026 di Hotel Khas Semarang, Kamis (21/5/2026).

Mengusung tema “Peta Jalan Baru Media Lokal Jawa Tengah”, forum ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus diskusi bersama untuk mencari arah baru media lokal agar tetap bertahan dan relevan di tengah disrupsi teknologi yang bergerak sangat cepat.

Acara ini merupakan puncak rangkaian kegiatan JMS 2026 setelah sebelumnya diawali dengan Bimbingan Teknis pengelolaan website pemerintah daerah.

Ketua Panitia JMS 2026 sekaligus CEO Beritajateng.tv, Nur Kholis, mengatakan peserta yang hadir mencapai lebih dari 100 orang. Mereka datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah, mulai dari Semarang, Kudus, Solo, Banyumas, hingga kawasan Pantura.

Menariknya, sekitar 30 persen peserta berasal dari “homeless media”, istilah untuk media digital baru yang bergerak lebih fleksibel tanpa basis kantor media konvensional.

Inisiator JMS 2026 sekaligus CEO PT Arkadia Digital Media Tbk dan Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, menilai media lokal perlu segera beradaptasi dengan perubahan zaman. Menurutnya, model bisnis media saat ini sudah berubah total dibanding beberapa tahun lalu.

“Kalau tidak segera melakukan cara-cara baru atau model-model baru, media bisa tenggelam,” ujarnya.

Ia menggambarkan masa depan media yang semakin dipengaruhi teknologi, termasuk kemungkinan distribusi konten yang sepenuhnya otomatis dan sangat personal kepada audiens.

Kolaborasi Media

Dukungan terhadap media lokal juga disampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Jateng, Iwanuddin Iskandar, menegaskan pihaknya terbuka untuk berkolaborasi dengan media.

Ia bahkan meminta media melapor jika menemukan kepala daerah yang tidak mau bekerja sama dengan media.

Selain itu, Iwanuddin juga menyoroti tantangan baru berupa penyebaran hoaks berbasis AI, seperti video dan suara palsu atau deepfake yang semakin sulit dibedakan dari fakta.

“Maka penggunaan AI juga perlu ada etika dan memberikan informasi yang sebenarnya dan fakta di lapangan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Sarif Abdillah, mengingatkan bahwa media memiliki peran penting dalam menjaga arah peradaban dan demokrasi.

Menurutnya, narasi yang sehat dan informasi yang benar menjadi fondasi penting agar masyarakat tidak kehilangan visi dan pemahaman di tengah derasnya arus informasi digital.

JMS 2026 pun menjadi penanda bahwa media lokal Jawa Tengah tengah berupaya mencari bentuk baru. Bukan hanya untuk bertahan, tetapi juga untuk tetap menjadi ruang informasi yang dekat dengan masyarakat di tengah perubahan zaman yang terus bergerak cepat. (Ike/E01)

Tags:

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: