BerandaHits
Kamis, 4 Mar 2026 17:01

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

Di Indonesia kurma menjadi takjil khas di bulan Ramadan. (iStock)

Di balik rasa manis kurma yang legit, tersimpan sejarah panjang yang melibatkan dewa penyembuh hingga sungai legendaris di Mesopotamia.

Inibaru.id - Siapa sih yang nggak kenal kurma? Buah satu ini jadi primadona setiap kali azan Magrib berkumandang di bulan suci. Tapi, pernah nggak kamu kepikiran kenapa orang Barat menyebutnya dates, sementara kita menyebutnya kurma?

Nah, usut punya usut, penamaan kurma itu bukan sekadar label, melainkan cerminan peradaban manusia. Yuk, kita kupas tuntas ceritanya!

Kalau kamu belajar bahasa Inggris, pasti tahu kalau kurma disebut date. Nama ini ternyata berasal dari kata Yunani, dactylos, yang artinya "jari". Lo, kok jari?

Sejarawan kuliner Nawal Nasrallah dalam bukunya Dates: A Global History menceritakan sebuah mitos unik. Alkisah, ada seorang lelaki sakit perut yang bermimpi bertemu dewa penyembuhan. Si dewa menyuruhnya memakan jari-jari tangan kanannya. Begitu bangun, lelaki itu langsung makan lima butir kurma (yang bentuknya memang lonjong mirip jari) dan voila! dia pun sembuh. Sejak saat itu, kurma identik dengan sebutan "jari".

Nggak cuma itu, Nasrallah juga menyebut kalau kata deql/dekel dalam bahasa Semit kuno yang berarti "pohon kurma" punya kemiripan bunyi dengan nama Sungai Tigris (Deqlat/Idiglat). Wah, jangan-jangan Tigris itu dulu artinya "Sungai Pohon Kurma", ya?

Beda Bahasa, Beda Cerita

Kurma diyakini sebagai salah satu buah tertua yang dibudidayakan di dunia. (Xinhua)

Menariknya lagi, tiap negara punya cara sendiri menyebut buah ini:

  • Eropa (Inggris, Prancis, Italia): Kompak memakai turunan kata dactylos (Date, Datte, Dattero).
  • Portugis: Lebih memilih kata Tamar/Tamr yang diserap dari bahasa Arab dan Ibrani.
  • Makna Filosofis: Kata Tamr ini konon punya akar kata yang sama dengan Damu (darah) dalam bahasa Akkadia. Maknanya dalam banget, Gez, yakni menggambarkan warna kurma matang yang merah kecokelatan, serta simbol kebaikan dan kekokohan.

Tanaman "Senior" Sejak Zaman Purba

Kurma bukan tanaman kemarin sore. Berdasarkan laporan BBC, kurma diyakini sebagai salah satu buah pertama yang dibudidayakan manusia di dunia.

Buktinya nggak main-main. Ada lukisan batu di Arab Saudi yang menggambarkan manusia purba sedang memanjat pohon kurma. Arkeolog memperkirakan kalau manusia sudah mulai "berkebun" kurma sejak zaman Akkadia dan Sumeria, alias sekitar 5.000 hingga 6.000 tahun yang lalu! Gila nggak tuh?

Jadi, setiap kali kamu mengunyah sebutir kurma saat berbuka nanti, ingat ya kalau kamu lagi menikmati buah yang sejarahnya sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Selain dapet manis dan pahalanya, sekarang kamu juga dapet ilmunya! (Siti Zumrokhatun/E05)


Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: