BerandaInspirasi Indonesia
Selasa, 27 Jul 2026 09:28

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

Lasem, kota kecil di pesisir utara Jawa Tengah, dijuluki Little Tiongkok berkat kekayaan sejarah, akulturasi budaya, dan warisan batik khas yang masih lestari. (Jatengprov)

Lasem di Kabupaten Rembang dikenal sebagai Little Tiongkok karena jejak budaya Tionghoa yang kuat, berpadu harmonis dengan sejarah, batik khas, dan berbagai destinasi wisata budaya.

Inibaru.id – Kalau mendengar julukan Little Tiongkok, mungkin yang terbayang adalah sebuah kawasan pecinan di kota besar. Padahal, julukan itu justru melekat pada Lasem, sebuah kota kecil di pesisir utara Jawa Tengah yang menyimpan sejarah panjang tentang perdagangan, akulturasi budaya, dan toleransi.

Terletak di Kabupaten Rembang, tepat di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, Lasem telah menjadi pelabuhan penting sejak berabad-abad lalu. Letaknya yang strategis menjadikan kota ini sebagai tempat bertemunya para pedagang dari berbagai daerah, termasuk Tiongkok. Dari sinilah lahir perpaduan budaya yang masih terasa hingga sekarang.

Pengaruh budaya Tionghoa di Lasem begitu kuat sehingga kota ini kerap dijuluki The Little Tiongkok. Julukan tersebut bukan tanpa alasan. Hingga kini, berbagai bangunan berarsitektur Tionghoa masih berdiri kokoh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Menariknya, keberagaman budaya di Lasem tumbuh berdampingan dengan harmonis. Masjid, klenteng, dan gereja telah berdiri berdekatan selama ratusan tahun, menjadi bukti bahwa toleransi bukan sekadar slogan, melainkan bagian dari sejarah kota ini.

Berwisata ke Lasem tak hanya soal menikmati bangunan tua, tetapi juga menyusuri jejak sejarah yang masih hidup.

Beberapa destinasi yang menjadi ikon kota ini antara lain Rumah Merah Loseng, Klenteng Cu An Kiong, Masjid Jami Lasem, hingga Pantai Caruban yang menawarkan suasana pesisir yang tenang.

Setiap sudut Lasem menghadirkan perpaduan budaya Jawa dan Tionghoa yang berpadu secara alami, mulai dari arsitektur bangunan, tradisi masyarakat, hingga kulinernya.

Batik Lasem Mendunia

Selain sejarahnya, Lasem juga dikenal sebagai salah satu sentra batik pesisir di Indonesia. Batik Lasem memiliki ciri khas warna merah menyala yang sering disebut sebagai "merah darah ayam", warna yang menjadi identitas batik dari daerah ini sejak pertengahan abad ke-19.

Hingga kini, tradisi membatik masih terus dilestarikan oleh para perajin. Salah satunya di Omah Batik Lasem, tempat wisatawan dapat melihat sekaligus membeli batik asli dengan harga yang bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung motif, teknik, dan tingkat kerumitannya.

Setelah puas berburu batik, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan ke kawasan Chinatown Lasem yang memiliki jalan berlantai merah dan dipenuhi bangunan-bangunan bersejarah.

Bagi pencinta wisata alam, Lasem juga memiliki sejumlah pantai yang menarik untuk disinggahi, seperti Pantai Caruban, Pantai Karang Jahe, dan Pantai Binangun Indah. Pantai-pantai tersebut menjadi pilihan tepat untuk menikmati suasana sore sambil melepas penat.

Meski berukuran kecil, Lasem menyimpan kekayaan sejarah, budaya, dan wisata yang begitu lengkap. Tak heran jika kota ini menjadi salah satu destinasi yang layak masuk dalam daftar perjalanan saat berkunjung ke Jawa Tengah, terutama bagi mereka yang ingin menikmati wisata budaya dengan suasana yang lebih tenang dan autentik. (Ning/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Asal Nama Rondo Royal, Jajanan Tape Goreng Khas Jepara

11 Okt 2026

Penonton MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157 Ribu, Cetak Rekor Baru

12 Okt 2026

Gentengisasi Jateng Disiapkan, 1,1 Juta Keping Genteng Dibutuhkan

13 Okt 2026

Pemerintah Tutup Permanen Ekspor Benih Lobster, Penyelundup Bakal Diburu

14 Okt 2026

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: