BerandaPasar Kreatif
Minggu, 29 Agu 2026 14:13

Berburu Barang Antik di Solo? Ini 3 Tempat Favorit yang Wajib Dikunjungi Kolektor

Ilustrasi suasana kios-kios barang antik di Solo yang dipenuhi koleksi vintage, mulai dari perabot lawas hingga benda-benda bersejarah. (Chatgpt)

Solo memiliki sejumlah destinasi favorit untuk berburu barang antik, mulai dari Pasar Antik Triwindu hingga Pasar Malam Ngarsopuro yang menawarkan koleksi unik dengan nuansa sejarah.

Inibaru.id – Kota Solo tak hanya dikenal sebagai pusat budaya Jawa, tetapi juga menjadi surga bagi para pecinta dan kolektor barang antik. Berbagai benda bernilai sejarah, mulai dari uang kuno, perabot lawas, hingga keramik antik, bisa ditemukan di sejumlah sudut kota.

Menariknya, berburu barang antik di Solo bukan sekadar aktivitas belanja. Pengunjung juga dapat menikmati suasana kota yang sarat akan nilai sejarah dan budaya. Jika kamu berencana mencari barang-barang vintage atau koleksi antik, berikut beberapa tempat yang layak dikunjungi.

1. Pasar Antik Triwindu, Ikon Berburu Barang Antik di Solo

Pasar Antik Triwindu merupakan destinasi paling legendaris bagi para pemburu barang antik di Solo. Berdiri sejak 1939, pasar ini telah menjadi salah satu ikon wisata budaya yang selalu ramai dikunjungi wisatawan maupun kolektor dari berbagai daerah.

Berlokasi di Jalan Diponegoro, Keprabon, Kecamatan Banjarsari, pasar ini hanya berjarak sekitar 300 meter dari Pura Mangkunegaran sehingga mudah dijangkau.

Di dalam bangunan dua lantai yang tertata rapi, pengunjung dapat menemukan beragam koleksi, mulai dari uang kuno, jam antik, lampu gantung klasik, piring porselen, topeng, hingga patung Loro Blonyo. Harga yang ditawarkan pun sangat beragam, mulai dari puluhan ribu rupiah hingga jutaan rupiah untuk koleksi yang langka.

Jangan lupa menawar karena sistem tawar-menawar masih menjadi bagian dari tradisi jual beli di pasar ini.

2. Pasar Malam Ngarsopuro, Berburu Barang Vintage Sambil Menikmati Suasana Malam

Jika ingin menikmati pengalaman berburu barang antik dengan suasana berbeda, Pasar Malam Ngarsopuro bisa menjadi pilihan.

Pasar yang hanya buka pada akhir pekan ini berada di sepanjang Jalan Diponegoro, tepat di depan Pasar Antik Triwindu. Selain aneka kerajinan tangan dan batik, banyak pedagang yang menawarkan barang-barang antik, klithikan, serta berbagai koleksi bernuansa vintage.

Karena merupakan pasar rakyat, harga barang-barang berukuran kecil umumnya cukup terjangkau. Tak heran jika kawasan ini menjadi salah satu destinasi wisata malam favorit di Solo.

3. Toko Barang Antik di Kawasan Pasar Gede

Pasar Gede memang lebih dikenal sebagai pusat kuliner tradisional Solo. Namun, di kawasan sekitarnya terdapat sejumlah toko yang menjual barang-barang antik pilihan.

Koleksi yang ditawarkan antara lain perabot rumah tangga lawas, peralatan dapur berbahan tembaga, hingga berbagai pajangan klasik yang cocok dijadikan dekorasi rumah.

Lokasinya yang berada di kawasan Pasar Gede membuat pengunjung dapat sekaligus menikmati wisata kuliner setelah selesai berburu barang antik.

Tips Berburu Barang Antik di Solo

Agar pengalaman berburu barang antik semakin menyenangkan, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan.

Pertama, teliti keaslian barang sebelum membeli. Periksa material, kondisi fisik, hingga perkiraan usia benda karena tidak sedikit barang reproduksi yang dijual menyerupai koleksi antik.

Kedua, datanglah ke Pasar Antik Triwindu pada pagi hari, sekitar pukul 09.00. Selain suasana masih nyaman, pengunjung juga bisa lebih leluasa menjelajahi setiap kios sebelum pasar semakin ramai.

Terakhir, siapkan uang tunai. Meskipun sebagian pedagang sudah menerima pembayaran digital, transaksi tunai masih menjadi pilihan utama dan biasanya memudahkan proses tawar-menawar.

Dengan koleksi yang beragam dan atmosfer yang kental akan sejarah, Solo menjadi destinasi yang menarik bagi siapa saja yang ingin berburu barang antik sekaligus menikmati pesona budaya Kota Bengawan. (Ike/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Desil 9-10, Siapa Saja yang Masuk Kelompok Ini?

15 Agu 2026

Rerie Dorong Situs Patiayam Terus Dijaga sebagai Warisan Peradaban

16 Agu 2026

Unik! Upacara HUT RI di Gang Presiden Puntan Diramaikan Kostum Daur Ulang Sampah

17 Agu 2026

Motor Bensin Bisa Ditukar Motor Listrik, Pemerintah Siapkan Skema Baru

18 Agu 2026

Bukan Rekaman Asli 17 Agustus 1945, Ini Sejarah Suara Proklamasi Bung Karno

19 Agu 2026

Negara Pertama yang Mengakui Indonesia Merdeka

20 Agu 2026

Sinewara, Bioskop BUMN Besutan PFN Siap Meluncur 2027

21 Agu 2026

Garuda Indonesia Uji Internet Cepat di Udara, Video Call dari Ketinggian 30 Ribu Kaki

22 Agu 2026

Mulai 1 Oktober, Semua Merchant Bisa Nikmati Transaksi QRIS Bebas Biaya

24 Agu 2026

Mengenal Sekaten, Tradisi Maulid Nabi Warisan Dakwah Wali Songo

25 Agu 2026

Indonesia Mulai Program PLTS, 14 Proyek Jadi Tahap Awal

26 Agu 2026

Wayang Klithik, Wayang Kayu Pipih yang Lahir dari Tradisi Jawa dan Bunyi "Klithik"

27 Agu 2026

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

28 Agu 2026

ARTOTEL Gajahmada Semarang Hadirkan “Layers of Living”, Pameran Dua Seniman dengan Perspektif Berbeda

28 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: