BerandaHits
Rabu, 18 Agu 2026 13:01

Motor Bensin Bisa Ditukar Motor Listrik, Pemerintah Siapkan Skema Baru

Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat beralih dari motor bensin ke motor listrik melalui skema tukar tambah yang sedang disiapkan pemerintah. (Chatgpt)

Pemerintah menyiapkan skema tukar tambah motor bensin ke motor listrik untuk mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik. Program tersebut diharapkan dapat mempermudah pembelian sekaligus mengurangi konsumsi BBM dan beban subsidi energi.

Inibaru.id - Pemerintah tengah menyiapkan skema untuk mendorong masyarakat beralih dari motor berbahan bakar bensin ke motor listrik. Salah satu opsi yang ditawarkan adalah program tukar tambah atau trade-in, dengan motor lama milik masyarakat menjadi bagian dari pembayaran motor listrik baru.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah melalui Danantara akan memberikan dukungan pembiayaan untuk memudahkan masyarakat membeli motor listrik. Bentuk dukungan tersebut antara lain berupa penurunan cicilan kredit hingga skema down payment (DP) 0 persen.

Menurut Prabowo, penggunaan motor listrik juga dapat memberikan penghematan biaya dibandingkan motor bensin. Ia menyebut penghematan tersebut bisa mencapai 50 hingga 70 persen.

"Jadi nanti ada yang masih pakai motor bensin ya rasain sendiri, kita tadi hitung memakai motor listrik dibandingkan motor bensin, penghematan minimal 50 persen," ujar Prabowo dalam Peluncuran Motor Listrik Nasional, Kamis (13/8/2026).

Prabowo menyadari masih banyak masyarakat yang sudah terlanjur memiliki motor berbahan bakar bensin. Karena itu, pemerintah akan menyiapkan skema agar proses peralihan menuju kendaraan listrik tidak terlalu membebani masyarakat.

Salah satu opsi yang disebut adalah tukar tambah. Melalui skema tersebut, masyarakat dapat menyerahkan motor bensin yang dimiliki untuk mendapatkan motor listrik baru dengan membayar selisih harga.

"Kau setor motor lama, dapat motor baru. Ya tambah dikit lah," kata Prabowo.

Gagasan tersebut kemudian mendapat penjelasan lebih lanjut dari pemerintah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Budi Santoso mengatakan skema trade-in dapat menjadi salah satu instrumen untuk mengurangi konsumsi BBM sekaligus mempercepat peralihan kendaraan konvensional ke kendaraan listrik.

"Ya memang kan tadi Presiden menyampaikan menyangkut masalah besarnya biaya subsidi BBM yang amat banyak dialokasikan. Nah artinya untuk mengurangi subsidi BBM itu berarti kan ada disampaikan juga oleh Pak Presiden tadi menyangkut masalah ya tukar tambah atau trade-in," ujar Budi seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (14/8/2026).

Motor Lama Tidak Kembali ke Pasar

Dalam skema yang sedang dipertimbangkan, nilai motor bensin lama akan diperhitungkan sebagai bagian dari pembelian motor listrik. Dengan demikian, pemilik kendaraan dapat mengetahui dengan jelas berapa nilai kendaraan lamanya dan berapa tambahan biaya yang perlu dibayarkan.

"Jadi artinya motor yang lama itu mungkin dihargai berapa, kemudian harga motor lama itu diberikan untuk motor listrik," kata Budi.

Namun, pemerintah juga perlu memastikan motor bensin yang masuk dalam program tidak kembali beredar di pasar kendaraan bekas. Jika motor tersebut dijual kembali dan digunakan oleh pemilik baru, tujuan pengurangan konsumsi BBM dari program trade-in akan menjadi kurang optimal.

Karena itu, salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah menghentikan penggunaan kendaraan lama tersebut, termasuk melalui proses scrapping atau penghancuran kendaraan.

"Tapi motor lamanya itu tidak dijual lagi, mungkin langsung di-scrapping gitu, tidak boleh digunakan lagi gitu karena memang kan intinya untuk mengganti motor lama dengan motor yang baru untuk supaya nanti ada pengurangan subsidi BBM," ujar Budi.

Program trade-in tidak hanya ditujukan untuk memudahkan masyarakat memperoleh motor listrik. Pemerintah juga melihatnya sebagai salah satu cara mengurangi konsumsi BBM dan beban subsidi energi.

Semakin banyak motor bensin yang digantikan dengan kendaraan listrik, semakin besar pula potensi pengurangan konsumsi BBM dari sektor transportasi roda dua.

Di sisi lain, skema tersebut dapat memberikan jalur yang lebih praktis bagi masyarakat yang ingin beralih kendaraan. Nilai motor lama dapat menjadi modal untuk memperoleh kendaraan listrik sehingga biaya yang harus dikeluarkan tidak sepenuhnya berasal dari pembelian baru.

Prabowo juga mengingatkan bahwa peralihan menuju kendaraan listrik merupakan bagian dari tren penggunaan energi dunia. Ia mencontohkan Beijing, China, yang menurutnya telah menerapkan penggunaan kendaraan listrik secara luas.

"Jadi ini warning aja yang masih nekad gandrung dengan motor bensin," ujar Prabowo.

Meski demikian, skema tukar tambah motor bensin ke motor listrik tersebut masih perlu dimatangkan, terutama terkait mekanisme penilaian kendaraan lama, besaran subsidi atau pembiayaan, hingga pengelolaan motor yang ditarik dari masyarakat.

Jika diterapkan dengan mekanisme yang jelas, program trade-in berpotensi menjadi salah satu cara pemerintah mempercepat transisi kendaraan bensin menuju kendaraan listrik sekaligus menekan konsumsi BBM dan beban subsidi energi. (Ning/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Berkolaborasi dengan China, Lampung Siap Luncurkan Satelit Lampung-1

4 Agu 2026

Naik Lima Kali Lipat, Biaya Lepas Status WNI Resmi Naik Jadi Rp5 Juta, Ini Alasannya

5 Agu 2026

Kemenkeu Ambil Alih 60% Saham KCIC untuk Restrukturisasi Utang Whoosh

6 Agu 2026

CoreWeave Investasi Miliaran Dolar AS, Bangun Tiga Pusat Data AI Pertama di Indonesia

7 Agu 2026

Wayang Beber, Wayang Tertua di Nusantara yang Masih Bertahan hingga Kini

8 Agu 2026

Desa Giyombong Pernah Jadi Ibu Kota Jawa Tengah pada 1948, Ini Kisahnya

10 Agu 2026

Tari Lengger Banyumas: Warisan Budaya Penuh Makna yang Tetap Menari Melintasi Zaman

11 Agu 2026

AI Factory Terbesar di Asia Tenggara Bakal Dibangun di Indonesia, Kapasitas Capai 1 GW

12 Agu 2026

Pelajar SD-SMP di Yogyakarta Bakal Wajib Berbahasa Jawa Krama Inggil Sehari dalam Sepekan

13 Agu 2026

Temuan Situs Bongal Geser Linimasa Masuknya Islam ke Nusantara hingga Tujuh Abad

14 Agu 2026

HUT ke-81 RI, KAI Beri Diskon Tiket 17 Persen

14 Agu 2026

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Desil 9-10, Siapa Saja yang Masuk Kelompok Ini?

15 Agu 2026

Rerie Dorong Situs Patiayam Terus Dijaga sebagai Warisan Peradaban

16 Agu 2026

Unik! Upacara HUT RI di Gang Presiden Puntan Diramaikan Kostum Daur Ulang Sampah

17 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: