Inibaru.id - Indonesia untuk kali pertamanya mengekspor vaksin hewan buatan dalam negeri ke sejumlah negara di Afrika. Sebanyak 8,5 juta dosis vaksin unggas dikirim ke empat negara dengan nilai ekspor mencapai US$106.875 atau sekitar Rp1,9 miliar.
Ekspor perdana tersebut dilakukan pada Jumat (25/9/2026) dengan tujuan Republik Demokratik Kongo, Uganda, Zambia, dan Malawi. Pengiriman ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas pasar produk kesehatan hewan Indonesia ke tingkat global.
Vaksin yang diekspor merupakan vaksin unggas untuk mencegah sejumlah penyakit, di antaranya Newcastle disease, infeksi saluran pernapasan, dan infectious bursal disease.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Agung Suganda mengapresiasi ekspor perdana tersebut. Menurutnya, capaian ini menunjukkan kemampuan industri kesehatan hewan nasional dalam memenuhi kebutuhan pasar internasional.
Pemerintah juga menyatakan akan terus memberikan dukungan melalui pendampingan teknis, komunikasi antarotoritas veteriner, hingga membantu membuka akses ke pasar baru.
Perluas Pasar Vaksin Hewan Indonesia
Ekspor tersebut dilakukan PT Vaksindo Satwa Nusantara (Vaksindo), anak usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (Japfa). Pengiriman ke empat negara Afrika ini menjadi bagian dari ekspansi perusahaan ke pasar baru sekaligus memperluas akses vaksin untuk pencegahan penyakit unggas di kawasan tersebut.
Presiden Direktur Vaksindo sekaligus Head of Animal Health and Livestock Equipment Japfa Teguh Yodiantara Prajitno mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menyediakan produk kesehatan hewan yang memenuhi standar global.
"Langkah penetrasi ke pasar Afrika ini merupakan komitmen berkelanjutan kami untuk menyediakan solusi pencegahan penyakit unggas yang didukung oleh riset ilmiah, pengalaman panjang, serta standar kualitas yang konsisten di tingkat global," ujar Teguh dalam keterangan tertulis, Jumat (25/9/2026).
Sebelumnya, Vaksindo telah mengekspor berbagai produk vaksin dan obat-obatan hewan ke puluhan negara. Ekspor ke Afrika kini menjadi langkah lanjutan perusahaan untuk memperluas jangkauan produk kesehatan hewan Indonesia.
Vaksindo juga berencana terus membuka peluang kerja sama di berbagai kawasan baru. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses peternak di berbagai negara terhadap produk vaksin berkualitas.
"Kami optimistis produk kesehatan hewan Indonesia akan semakin dipercaya dan berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan global," ujarnya.
Ekspor perdana ke empat negara Afrika ini menjadi salah satu langkah industri kesehatan hewan Indonesia untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk dalam negeri di tingkat internasional. (Ike/E01)
