BerandaAdventurial
Kamis, 4 Mar 2026 09:01

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

Air Terjun Kyai Buku di Jepara. (The Land Art)

Berlokasi di lereng Gunung Muria, Air Terjun Kyai Buku di Jepara tawarkan pemandangan yang masih alami. Akses menuju air terjun ini juga sudah cukup bagus.

Inibaru.id - Kalau selama ini kamu mengenal Jepara sebagai kota ukir dengan deretan mebel kayunya yang mendunia, coba deh geser sedikit pandanganmu ke sisi alamnya. Di lereng Gunung Muria, tepatnya di Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, ada satu air terjun yang masih terbilang “perawan” dan belum banyak dijamah wisatawan. Namanya Air Terjun Kyai Buku.

Lokasinya berada di Dukuh Medono RT 08 RW 04, sekitar satu jam perjalanan dari pusat Kota Jepara. Meski belum dikelola secara resmi, akses menuju ke sini sudah cukup ramah, terutama buat kamu yang naik sepeda motor. Hal ini sesuai dengan ulasan Elmarthony di Googlemaps yang berkunjung dua bulan lalu.

“Salah satu air terjun di Jepara yang aksesnya mudah dijangkau. Dengan memakai sepeda motor sekarang bisa sampai lokasi,” tulisnya.

Untuk rutenya, kamu tinggal arahkan kendaraan ke Desa Damarwulan. Setelah melewati vihara, akan ada pertigaan kecil. Belok kanan, lalu ikuti jalan tersebut sampai air terjun terlihat dari sisi jalan. Jalan menuju lokasi sudah dicor dengan lebar sekitar 1,5 meter. Sepeda motor bisa langsung sampai titik air terjun, sementara mobil harus parkir lebih jauh. Kamu lalu disarankan untuk berjalan kaki kurang lebih satu kilometer.

Soal harga tiket? Tenang, belum ada pungutan biaya masuk alias gratis. Air terjun ini juga buka 24 jam, tapi tetap disarankan datang pagi atau siang hari karena akses jalan cukup menantang dan minim penerangan saat malam.

Suasana Air Terjun Kyai Buku yang masih alami. (Farid Efendi)

Begitu sampai, suasana sejuk langsung menyambut. Airnya jatuh dari ketinggian dengan aliran yang cukup jernih, terutama saat musim hujan ketika debitnya lebih deras. Di bagian bawahnya ada kolam kecil dan aliran seperti sungai dangkal. Cocok buat sekadar basah-basahan atau main air ringan bareng keluarga.

Fatikin Ahmad membagikan pengalamannya datang ke air terjun ini dua bulan silam

“Tempatnya sejuk nyaman masih alami. Sepeda motor bisa sampai lokasi. Jalan cor lebar 1,5 meter. Buat mainan air anak-anak juga aman. Di lokasi juga ada gubuk buat berteduh sambil melihat pemandangan yang indah. Buat bakar-bakar atau nyate juga oke. Tidak ada tiket masuk.”

Dari ulasan itu, kebayang kan kalau tempat ini memang cocok buat piknik santai?

Di sekitar air terjun, kamu juga bakal melihat hamparan sawah dan kebun milik warga. Nuansanya benar-benar alami, jauh dari hiruk pikuk kota. Tapi, karena belum banyak warung di sekitar lokasi, sebaiknya bawa bekal sendiri. Jangan lupa juga pastikan kendaraan dalam kondisi prima karena jalurnya cukup menanjak dan berkelok.

Air Terjun Kyai Buku memang belum setenar destinasi wisata alam lain di Jepara. Tapi justru di situlah letak pesonanya. Buat kamu yang suka tempat tenang, alami, dan belum terlalu ramai, mungkin ini saatnya menjadikan Kyai Buku sebagai destinasi liburan berikutnya, Gez. (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Margin Kian Tipis, Banyak Seller Mulai Tinggalkan Marketplace

20 Mei 2026

SMA Negeri 1 Kemalang Resmi Berdiri, Anak Lereng Merapi Tak Perlu Sekolah Jauh Lagi

20 Mei 2026

Jateng Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Media Lokal di Era Digital

21 Mei 2026

Di Tengah Gempuran AI dan Buzzer, Media Lokal Diajak Kembali ke Jurnalisme Publik

22 Mei 2026

Jejak Panjang Pecel, Lotek, dan Gado-Gado: Saat Salad Nusantara Punya Cerita Peradaban

22 Mei 2026

BI Jateng Ingatkan Bahaya Penipuan Digital di Tengah Tren Transaksi QRIS

23 Mei 2026

Belajar dari Estonia, China, dan Singapura dalam Membangun Infrastruktur Digital

23 Mei 2026

Walkot Semarang Resmi Luncurkan LOFF 2026, Perkuat Ekosistem Perfilman Kreatif

24 Mei 2026

Peluang “Godzilla El Nino” 2026 di Indonesia Relatif Kecil, Ini Kata BRIN

25 Mei 2026

Jadi Wisudawan Terbaik UNRIYO, Pemuda Asal Semarang Ini Ingin Ciptakan Banyak Peluang Kerja

25 Mei 2026

Sebelum Nasi Mendominasi, Leluhur Kita Sudah Diversifikasi Pangan Sejak Dulu

26 Mei 2026

5 Tradisi Iduladha di Indonesia yang Unik, Sarat Makna, dan Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

28 Mei 2026

Congklak, Permainan Tradisional Tertua yang Kini Mulai Dilupakan

29 Mei 2026

Mengenal Thudong, Perjalanan Spiritual Para Biksu yang Selalu Mencuri Perhatian Saat Waisak

2 Jun 2026

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: