BerandaHits
Jumat, 5 Mar 2026 09:01

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

Festival Musim Semi di Korea Selatan. (Hapkorea.net)

Meski banyak ditemukan di jalanan, mekarnya sakura yang cantik juga dijadikan festival musim semi di Korea. Apa saja ya festival-festival tersebut?

Inibaru.id - Musim semi di Korea Selatan memang singkat, tapi selalu sukses bikin orang dari berbagai negara datang untuk melihat kecantikannya. Begitu suhu mulai menghangat dan bunga-bunga bermekaran, bukan cuma turis mancanegara, warga lokal pun ramai-ramai berburu lanskap warna-warni yang cuma muncul setahun sekali.

Salah satu magnet utamanya tentu saja ibu kota, Seoul. Saat Festival Bunga Musim Semi Yeongdeungpo digelar pada 8–12 April, kawasan Yeouido di tepi Sungai Han berubah jadi lorong merah muda. Deretan pohon sakura membentuk kanopi alami, ditemani azalea dan forsythia yang ikut bermekaran.

Nggak heran kalau pencarian akomodasi di sekitar kawasan tersebut melonjak drastis. Selain foto-foto estetik, pengunjung bisa jajan di food truck, menikmati lagu-lagu yang dinyanyikan pengamen jalanan, atau berburu spot foto yang sudah disiapkan panitia.

Bergeser ke selatan, ada Gurye di Provinsi Jeolla Selatan yang nggak kalah menarik. Festival Gurye 300-ri Cherry Blossom menghadirkan rute sepanjang 129 kilometer yang menghubungkan tujuh lokasi cantik.

Di sana, konsepnya bukan sekadar datang, foto-foto, lalu pulang. Banyak yang memilih melakukan slow drive dengan kendaraan bermotor, bersepeda, atau piknik di tepi sungai. Program interaktif seperti stamp tour sampai “camp-nic” (camping plus piknik) bikin orang betah berlama-lama menikmati suasana.

Taean Tulip Festival di Korea Selatan. (Tiket)

Masih di provinsi yang sama, Gwangyang punya Festival Maehwa yang menampilkan bukit-bukit yang berubah warna jadi putih berkat bunga plum yang bermekaran. Tahun ini, acaranya makin kaya dengan pameran seni, instalasi media art, dan pertunjukan pelajar. Jadi, di festival ini, menikmati bunga bukan cuma soal visual, tapi juga pengalaman budaya.

Kalau bosan dengan nuansa pink dan putih, coba arahkan kendaraan ke Taean. Di sana, World Tulip Flower Festival menghadirkan hamparan tulip merah, kuning, dan ungu yang ditata rapi seperti garis-garis pelangi di daratan. Warnanya kontras dan mencolok, sehingga bisa menjadi surga bagi pecinta fotografi.

Sementara itu, Pulau Jeju menawarkan sensasi berbeda lewat Seogwipo Canola Flower International Walking Festival. Jalur pesisir dengan bunga canola kuning cerah berpadu dengan pemandangan lautan yang biru. Banyak yang datang untuk trekking ringan sambil menikmati angin laut yang menyegarkan.

Terakhir, ada Yeosu dengan Bloom and Run Festival. Di sana, Gunung Yeongchwisan berubah jadi lautan azalea pink dan ungu. Selain pertunjukan musik, ada lomba lari 12 kilometer yang mencerminkan tren “run-trip” bertema liburan sambil olahraga. Pengunjung juga bisa mencoba membuat hwajeon, pancake nasi berhias bunga yang cantik sekaligus lezat.

Dari sakura sampai canola, musim semi di Korea Selatan bukan cuma soal bunga, tapi juga tentang cara orang merayakan momen yang datang sebentar ini. Nggak heran kalau tiap tahun, destinasi-destinasi ini selalu jadi jujugan favorit. Apakah kamu juga tertarik menikmati musim semi di sana, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: