BerandaHits
Kamis, 4 Mar 2026 13:01

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

Ilustrasi: Program sekolah swasta gratis di Kota Semarang. (Hoshizora)

Ratusan sekolah swasta gratis yang bakal terintegrasi dengan SPMB Kota Semarang untuk tahun ajaran 2026/2027 akan memudahkan anak dari keluarga kurang mampu mengakses pendidikan tanpa khawatir terbebani oleh biaya atau jarak.

Inibaru.id - Semakin banyak opsi bagi warga Kota Semarang untuk mengakses pendidikan secara gratis. Nggak hanya sekolah negeri, masyarakat juga memiliki tambahan opsi untuk mengakses pendidikan dari sekolah swasta.

Program yang sudah dimulai sejak 2025 lalu itu kini kian memudahkan masyarakat lantaran bakal segera terintegrasi dengan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Semarang, yang rencananya akan mulai bisa diakses pada tahun ajaran 2026/2027 mendatang.

Sebanyak 133 sekolah swasta, mulai dari TK, SD, hingga SMP, bakal menjadi opsi alternatif bagi para calon peserta didik sekaligus memberikan jaminan mereka yang nggak lolos sekolah negeri untuk tetap bisa bersekolah secara gratis.

Sedikit informasi, jumlah sekolah swasta gratis yang bisa diakses warga Semarang tahun lalu sebanyak 129 sekolah. Tahun ini, jumlahnya ditambah untuk memberikan kesempatan lebih besar bagi anak dari keluarga kurang mampu untuk bersekolah tanpa biaya tambahan.

Kepastian Akses Pendidikan

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, untuk ajaran baru mendatang akan ada 133 sekolah swasta yang tersedia, dengan rincian 40 TK, 48 SD, dan 45 SMP. Menurutnya, perluasan ini akan memastikan lebih banyak anak dari keluarga kurang mampu bisa sekolah tanpa biaya.

"Tahun lalu, program ini membantu 16.340 siswa dengan anggaran Rp25,79 miliar," kata Agustina dalam keterangan tertulis yang diterima Inibaru.id belum lama ini.

Agustina menegaskan, fokus utama dari peluncuran program ini adalah untuk menyediakan kepastian akses pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu. Perubahan regulasi saat ini adalah bentuk perbaikan yang diperlukan untuk menjaga transparansi dan menutup peluang praktik "titip-menitip" saat SPMB.

"Saya pastikan tahun lalu tidak ada titipan (titip-menitip siswa) karena sistemnya sudah solid dan akuntabel. Sekarang diperkuat lagi, karena kami ingin masyarakat yakin bahwa semua anak diperlakukan adil," lontarnya.

Memperkuat Skema Afirmasi

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang Muhammad Ahsan mengungkapkan, untuk memperkuat skema afirmasi bagi siswa dari keluarga kurang mampu, dalam waktu dekat Perwal SPMB 2026 akan diperbarui.

"Salah satu yang diperbarui adalah bahwa sekolah swasta gratis bakal masuk ke dalam sistem di SPMB," terangnya. "Anak yang mampu tetap punya pilihan dua sekolah negeri, sedangkan yang dari keluarga kurang mampu punya satu opsi tambahan, yaitu sekolah swasta gratis yang sudah terintegrasi."

Maksud dari opsi ketiga itu, dia menambahkan, adalah apabila siswa dari keluarga kurang mampu tersebut nggak diterima di sekolah negeri yang menjadi pilihan pertama dan kedua mereka, sistem akan secara otomatis mengalihkan pilihan ke sekolah swasta gratis terdekat sesuai domisili.

"Skema ini tetap mengikuti prinsip zonasi agar siswa tidak terbebani ongkos transportasi. Kategori siswa kurang mampu yang berhak masuk sekolah swasta gratis kami pastikan akurat karena mengacu pada data Dinas Sosial Kota Semarang," tandasnya.

Dengan sistem terbaru tersebut, opsi untuk bersekolah bagi calon peserta didik dari keluarga kurang mampu pun semakin terjamin; mendekatkan akses pendidikan yang lebih inklusif bagi warga Kota Semarang. (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Gatot, Jajanan Gunungkidul yang Konon Berasal dari Gaplek “Gagal Total”

19 Sep 2026

Jejak Yerusalem dalam Nama Kudus hingga Dijuluki Yerusalem van Java

21 Sep 2026

Prabowo Ungkap Rencana Bikin Bensin dari Batu Bara, Ini Tantangannya

22 Sep 2026

BDx Bangun Pusat Data AI 640 MW di Jatiluhur

23 Sep 2026

Dari Kuliner Perantauan hingga Jadi Identitas Daerah, Ini Fakta Menarik Mi Ayam Wonogiri

24 Sep 2026

SKCK Bakal Bisa Dicetak Sendiri, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi

25 Sep 2026

670 Penari Bawa Tari Lajur Caping Kalo Kudus Pecahkan Rekor MURI

26 Sep 2026

67 Juta Orang Gunakan QRIS, Apakah Masyarakat Mulai Tinggalkan Uang Tunai?

28 Sep 2026

Dari Gunung hingga Tokoh Wayang, Ini Inspirasi Nama Kereta Api di Indonesia

29 Sep 2026

Antrean Haji Dipangkas, dari 49 Tahun Kini Jadi 14 Tahun

29 Sep 2026

Vaksin Hewan Buatan Indonesia Perdana Diekspor ke Afrika

30 Sep 2026

STNK Digital Resmi Diluncurkan, Dokumen Kendaraan Bisa Diakses dari Ponsel

1 Okt 2026

Terapi TBC Dikembangkan Lebih Singkat untuk Cegah Putus Obat

2 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: