BerandaHits
Sabtu, 6 Mar 2026 09:01

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

Cadangan minyak Indonesia sekitar 20 hari ke depan. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Dibandingkan dengan cadangan minyak Jepang yang sampai 254 hari, angka cadangan minyak Indonesia tentu sangat sedikit. Tapi, hal ini ternyata ada alasannya.

Inibaru.id – Konflik di Timur Tengah yang berimbas pada penutupan Selat Hormuz memberikan dampak yang nggak main-main, yaitu terganggunya distribusi minyak di seluruh dunia. Sejumlah negara pun mengaku khawatir akan mengalami dampak buruk akibat hal ini, termasuk Indonesia. Apalagi, kebutuhan BBM biasanya akan melonjak pada arus mudik Lebaran 2026 nanti.

Memang, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sempat menyebut stok BBM di Indonesia hanya cukup untuk 20 hari ke depan. Tapi, hal ini justru bikin banyak orang khawatir andai konflik di Timur Tengah nggak kunjung berhenti. Apalagi, negara lain seperti Jepang juga mengungkap kekhawatiran yang sama meski cadangan BBM-nya masih ada sampai 254 hari ke depan.

Tapi, sebenarnya kok bisa sih cadangan minyak Indonesia sangat sedikit jika dibandingkan dengan cadangan minyak Jepang? Usut punya usut, ternyata memang secara aturan, standar minimal cadangan nasional kita memang segitu, Gez.

“Daya tampung BBM kita juga maksimal hanya di 25 hari, dan minimal 20 hingga 23 hari. Itu standar minimal cadangan nasional secara aturan. Kenapa nggak bisa lebih seperti misalnya 60 hari? Mau ditaruh di mana kalau storage-nya nggak ada?” ungkap Bahlil sebagaimana dinukil dari Kemensetneg RI.

Yang pasti, Bahlil menjamin pasokan BBM Indonesia untuk 1 sampai 2 bulan ke depan masih nggak ada masalah. Pemerintah juga nggak tinggal diam dengan adanya potensi terganggunya distribusi minyak global.

Beberapa solusi sudah disiapkan seperti membangun sejumlah sarana penyimpanan minyak tambahan di Sumatera. Harapannya, hal ini bisa bikin kapasitas penyimpanan minyak bisa naik jadi 90 hari, Gez.

Pertamina memastikan pasokan BBM masih lancar sejauh ini. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Nggak hanya Kementerian ESDM yang minta masyarakat nggak panik berlebihan, Pertamina selaku pengendali distribusi BBM di Tanah Air juga. Mereka pun meminta masyarakat nggak memborong BBM secara berlebihan.

“Sejauh ini distribusi aman dan lancar. Kami juga tetap memastikan ketahanan pasokan terus terjaga. Jadi, kami harap masyarakat nggak perlu panik dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan saja,” saran Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, Ahad Rahedi dalam rilisan resminya pada Kamis (5/3/2026).

Meski begitu, sejumlah warga mengaku tetap khawatir akan mengalami masalah kelangkaan BBM di kemudian hari. Salah satunya adalah Ranto, warga Kota Semarang.

“Masalahnya kendaraan yang saya miliki cuma sepeda motor. Nggak mungkin beli lebih banyak dari Rp50 ribu dan paling itu hanya bisa bertahan semingguan. Jadi mau panic buying gimana juga caranya? Semoga saja pas mudik nanti nggak ada masalah sama sekali,” ungkapnya pada Jumat (6/3).

Yap, semoga saja pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah mitigasi terbaik karena jika sampai krisis energi terjadi, yang mengalami kerugian tentu saja masyarakat. (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: