BerandaHits
Rabu, 3 Mar 2026 19:39

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

Anak di bawah 16 tahun dilarang mengakses media sosial. (Pexels)

Lewat PP Tunas, anak di bawah 16 tahun kini dilarang akses medsos secara bebas mulai Maret ini. Dengan verifikasi usia yang super ketat, pemerintah pengin melindungi mental generasi muda dari kerasnya dunia maya. Saatnya medsos jadi ruang aman, bukan ladang bahaya!

Inibaru.id - Dunia digital memang asyik, tapi risikonya buat mental anak-anak nggak main-main. Mulai dari cyberbullying sampai paparan konten yang belum waktunya dilihat, semuanya jadi alasan kenapa pemerintah akhirnya mengeluarkan "kartu kuning".

Lewat Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), pemerintah memberlakukan PP Tunas alias PP Nomor 17 Tahun 2025. Isinya? Tata kelola perlindungan anak di ruang digital yang bakal bikin sistem verifikasi akun jadi jauh lebih ribet tapi aman.

Bukan Cuma Imbauan, tapi Aturan Tegas

Platform medsos wajib memastikan setiap akun melewati verifikasi usia yang ketat. (Hello Sehat)

Kebijakan yang efektif mulai Maret 2026 ini nggak cuma sekadar larangan di atas kertas. Penyelenggara layanan digital alias platform medsos punya tugas berat. Mereka wajib menerapkan sistem verifikasi usia yang valid.

Kalau medsos langgananmu ketahuan membiarkan anak di bawah umur bikin akun tanpa izin orang tua atau tanpa melewati sensor usia yang ketat, sanksinya nggak main-main. Mulai dari teguran administratif sampai pembatasan operasional bisa dijatuhkan ke platform tersebut.

Menkomdigi Meutya Hafid menjelaskan kalau langkah ini diambil demi menciptakan ruang digital yang lebih ramah anak. Tekanan sosial di medsos seringkali jadi pemicu masalah kesehatan mental pada remaja. Dengan aturan ini, pemerintah pengin meminimalkan risiko tersebut sebelum dampaknya makin luas.

Indonesia sendiri bukan satu-satunya yang "galak" soal urusan ini. Kita menyusul langkah Australia yang sudah memberlakukan aturan serupa akhir tahun lalu, disusul Singapura dan Malaysia yang juga sedang menggodok regulasi sejenis.

Tentu saja, aturan ini bakal punya tantangan besar, terutama soal privasi data saat proses verifikasi identitas. Namun, kunci utamanya tetap ada di rumah. Aturan pemerintah hanyalah "pagar", sementara orang tua adalah "penjaganya". Peran keluarga tetap nomor satu dalam mendampingi anak-anak agar bijak berinternet.

Hm, kalau kamu setuju nggak nih bocil-bocil dilarang akses medsos? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: