BerandaHits
Selasa, 20 Apr 2026 09:47

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

Ketua DPRD Jateng, Sumanto saat membuka gerakan penanaman pohon di Desa Kwadungan, Sabtu (18/4/2026). (DPRD Jateng)

Ketua DPRD Jateng Sumanto menyebut mitos pohon besar sarang hantu punya dampak positif bagi ekologi, yakni mencegah penebangan liar. Melalui gerakan "Jogo Kali", ia kini menanam pohon penyimpan air agar sumber mata air desa kembali melimpah di masa depan.

Inibaru.id – Gerakan Jogo Kali Merawat Bumi yang digagas Ketua DPRD Jateng Sumanto kembali berlanjut. Kali ini, aksinya menyambangi Desa Kwadungan, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (18/4/2026). Ada hal unik yang disentil Sumanto saat mengajak relawan dan petani menanam pohon penyimpan air yaitu mitos soal pohon besar yang "angker".

Pohon-pohon raksasa macam beringin, preh, atau bulu sering kali dikaitkan dengan cerita mistis seperti sarang Genderuwo. Tapi, bagi Sumanto, cerita horor ini justru jadi "benteng" alami bagi kelestarian alam.

"Kata Mbah-Mbah kita dulu, pohon-pohon besar ada penunggunya, biasanya genderuwo. Jangankan menebang, orang pun takut mendekat," kata Sumanto.

Strategi 'Wingit' yang Selamatkan Lingkungan

Menurut Sumanto, leluhur melabeli sebuah tempat angker merupakan cara menjaga lingkungan. (DPRD Jateng)

Sumanto menduga kalau mitos ini sebenarnya cara cerdas nenek moyang kita buat melindungi pohon dari tangan jahil. Karena orang takut menebang, pohon tersebut bisa tumbuh menjulang sampai ratusan tahun. Dampak ekologisnya? Tentu saja cadangan air di bawah pohon tersebut tetap terjaga dengan baik.

"Mungkin kesan angker atau wingit ini sengaja dibuat agar pohon tetap lestari, tidak ada yang mengganggu," tambah politisi PDI Perjuangan ini.

Berbeda dengan pohon komersial seperti jati atau sengon yang bakal ditebang saat sudah besar, pohon-pohon "angker" inilah yang jadi kunci keberadaan sumber mata air atau sendang. Inilah yang ingin direplikasi Sumanto melalui gerakan tanam pohonnya.

Investasi Air buat Anak Cucu

Melalui gerakan Jogo Kali, Sumanto ingin membangun "pabrik air" alami yang bakal dinikmati 5 hingga 10 tahun ke depan. Para relawan di setiap desa pun dikerahkan buat patroli rutin mengecek bibit-bibit yang sudah ditanam.

"Setiap hari muter sambil olahraga juga, supaya sehat," ujar Sumanto soal pola perawatan pohon oleh relawan.

Aksi ini mendapat sambutan hangat dari warga, termasuk Anggota DPRD Karanganyar, Suyono, dan Kepala Desa Kwadungan, Joko Raharjo. Selain bakal bikin suhu udara desa lebih sejuk, penanaman ini diharapkan jadi warisan berharga buat generasi mendatang.

Jadi, meskipun sekarang pohon-pohon yang ditanam masih kecil, nanti kalau sudah besar dan rimbun, jangan sampai ada yang jahil menebang ya. Siapa tahu nanti bakal ada "penunggu" yang jaga sumber air desa kita! (Ike P/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: