Inibaru.id - Kuliner Indonesia kembali mendapat pengakuan dunia. Kali ini, empat makanan khas Nusantara berhasil masuk jajaran 10 besar makanan berbahan dasar tepung tapioka terbaik tahun 2026 versi Taste Atlas.
Tepung tapioka, yang juga dikenal sebagai tepung kanji atau aci, merupakan bahan pangan yang berasal dari ekstrak umbi singkong. Tepung ini banyak digunakan sebagai bahan pengental, pembuatan kue, camilan tradisional, hingga berbagai hidangan khas di sejumlah negara.
Melalui daftar 17 Best Tapioca Dishes in the World 2026, Taste Atlas menampilkan makanan-makanan berbahan dasar tepung tapioka dengan penilaian tertinggi dari para penggunanya. Hingga 17 Juni 2026, terdapat lebih dari 1 juta penilaian, dengan sekitar 657 ribu di antaranya dinyatakan valid oleh sistem.
Kabar membanggakan datang dari Indonesia. Empat kuliner Tanah Air berhasil menembus 10 besar, bahkan salah satunya berada di posisi kedua.
1. Pempek Duduki Peringkat Kedua
Pempek khas Palembang menjadi kuliner Indonesia dengan posisi tertinggi dalam daftar tersebut. Hidangan ini menempati peringkat kedua dengan nilai 4,3.
Pempek dibuat dari campuran daging ikan giling dan tepung tapioka, meski beberapa resep tradisional juga menggunakan tepung sagu. Menurut Taste Atlas, pempek berawal dari inovasi seorang warga Palembang yang mengolah ikan menjadi adonan bersama tepung, kemudian digoreng dan dijual berkeliling menggunakan sepeda.
Seiring waktu, pempek berkembang menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia. Variasinya pun semakin beragam, mulai dari pempek lenjer, adaan, kapal selam, kulit, hingga pistel.
Keunikan pempek juga terletak pada pelengkapnya berupa cuko, kuah berwarna cokelat dengan cita rasa manis, asam, pedas, dan gurih yang menjadi ciri khas hidangan ini.
2. Bakso Solo Masuk Lima Besar
Di posisi kelima terdapat Bakso Solo dengan nilai 3,9.
Kuliner khas Surakarta ini dibuat dari campuran daging sapi dan tepung tapioka sehingga menghasilkan tekstur yang kenyal sekaligus lembut. Bakso kemudian disajikan bersama kuah kaldu sapi bening yang dimasak perlahan menggunakan tulang sapi dan dibumbui bawang putih, bawang merah, merica, pala, serta seledri.
Penyajiannya biasanya dilengkapi mi kuning atau bihun, sehingga menjadi salah satu makanan yang banyak digemari masyarakat Indonesia.
3. Kue Lapis Tempati Peringkat Kedelapan
Jajanan tradisional kue lapis berhasil menempati peringkat kedelapan dengan skor 3,8.
Sesuai namanya, kue ini dibuat dengan cara mengukus adonan secara bertahap hingga membentuk lapisan-lapisan berwarna. Bahan utamanya merupakan perpaduan tepung tapioka dan tepung beras yang dicampur santan, gula, serta pewarna alami.
Teksturnya yang kenyal dan lembut menjadikan kue lapis tetap digemari lintas generasi.
4. Bakwan Malang Lengkapi Deretan 10 Besar
Posisi kesembilan ditempati Bakwan Malang dengan nilai 3,8.
Berbeda dengan pengertian bakwan yang identik dengan gorengan sayur, istilah bakwan dalam hidangan khas Malang ini merujuk pada sajian bakso lengkap. Isiannya terdiri atas bakso sapi, bakso goreng, siomai rebus, tahu bakso, pangsit goreng, serta mi kuning atau bihun.
Seluruh komponen tersebut disajikan bersama kuah kaldu sapi yang gurih dan kaya rempah.
Daftar Lengkap Makanan Berbahan Tepung Tapioka Terbaik 2026
Berikut daftar lengkap versi Taste Atlas:
- Pão de queijo (Brasil)
- Pempek (Indonesia)
- Xiajiao/Har Gow (Guangzhou, China)
- Egg Waffle (Hong Kong)
- Bakso Solo (Indonesia)
- Bánh bột lọc (Vietnam)
- Yu Wan (Guangdong, China)
- Kue Lapis (Indonesia)
- Bakwan Malang (Indonesia)
- Bánh Nậm (Vietnam)
- Cireng (Indonesia)
- Kerupuk Udang (Indonesia)
- Ruam Mit (Thailand)
- Nagasari (Indonesia)
- Bakso Bakar Malang (Indonesia)
- Cilok (Indonesia)
- Bakso Ayam (Indonesia)
Masuknya empat kuliner Indonesia ke dalam 10 besar kembali menunjukkan bahwa kekayaan kuliner Nusantara memiliki daya tarik yang kuat di mata dunia. Tak hanya dikenal karena cita rasanya, makanan-makanan tersebut juga mencerminkan kreativitas masyarakat Indonesia dalam mengolah tepung tapioka menjadi hidangan yang beragam dan khas. (Ike/E01)
