BerandaHits
Kamis, 10 Jun 2020 15:26

Nekat Bawa Pulang Sendiri Jenazah Covid-19, Begini Dampaknya

Ilustrasi pemakaman jenazah Covid-19. (Vice/Muhammad Ishomuddin)

Belakangan ini viral kabar yang menyebutkan sejumlah keluarga memaksa membawa pulang jenazah anggota keluarganya yang berstatus positif atau PDP Covid-19. Tindakan ini sangat berisiko dan bisa membahayakan banyak orang.


Inibaru.id – Pandemi Covid-19 di Indonesia telah memakan ribuan korban jiwa. Tak hanya yang berstatus positif, banyak korban yang meninggal dalam status pasien dalam pemantauan (PDP) atau orang dalam pemantauan (ODP).

Masalahnya, banyak keluarga yang nggak merelakan anggota keluarganya meninggal dengan status tersebut. Mereka pun mengambil paksa jenazah agar tidak dimakamkan dengan prosedur standar pemakaman virus corona. Padahal, hal ini bisa sangat berbahaya.

Di Makassar, Sulawesi Selatan, kasus penjemputan paksa jenazah PDP terjadi. Pada Jumat (5/6/2020), sekitar 100 orang bersenjata tajam menjemput paksa jenazah di rumah sakit. Padahal, petugas medis belum sempat mengambil sampel swab pasien. Hal ini membuat sekitar 100 orang yang datang tersebut ditetapkan sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Sementara itu, di Manado, jenazah PDP berusia 52 tahun diambil paksa oleh keluarganya di RS GMIM pada Senin (1/6). Tindakan pengambilan jenazah di ruang pemulasaran ini memicu keributan. Masalahnya adalah, hasil tes swab yang keluar setelah insiden ini justru menunjukkan bahwa sang pasien positif Covid-19.

Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian serta Jubir Satgas Covid UNS Dr. Tonang Dwi Ardyanto menanggapi kasus ini. Menurutnya, rumah sakit berkewajiban menjaga agar semua pasien dalam keadaan aman sehingga proses perawatan berjalan sesuai standar. Hal ini berarti, proses pengamanan, khususnya di pintu-pintu masuk harus dipastikan berjalan dengan baik.

Di beberapa tempat, keluarga memilih untuk memakamkan sendiri anggota keluarga yang berstatus positif atau PDP corona. (Vice/Muhammad Ishomuddin)

Sebagaimana Pedoman Kemenkes dan Protokol Gugus Tugas Nasional Covid-19, pasien meninggal harus dimakamkan dengan prosedur pemakanan Covid-19. Di dalam prosedur tersebut, pihak keluarga nggak bisa menemui jenazah apalagi melakukan perawatan pada jenazah seperti memandikannya.

Sayangnya, nggak semua orang mau memahaminya. Mereka pun nekat membawa pulang jenazah, memandikan, hingga memakamkannya sendiri.

Tonang melanjutkan, rumah sakit juga berkewajiban melakukan perawatan jenazah sesuai dengan Pedoman Kemenkes. Jenazah harus dibungkus tiga lapis, berseling plastik dengan total 6 lapis, dan melalui proses desinfeksi. Proses pengantaran dan pemakaman jenazah juga harus dilakukan dengan sangat ketat.

"Ketika ada pihak-pihak yang memaksa (membawa pulang jenazah) seperti itu, posisi RS menjadi terjepit. Sebisanya kami menjelaskan, tapi bila sudah dipaksa dan membahayakan RS maupun para pegawainya, kami tidak bisa memaksakan lagi. Ini posisi sulit dan berat bagi RS," katanya

Nggak hanya bisa membuat keluarga berpotensi tertular virus corona dari jenazah yang telah meninggal, bisa jadi warga di sekitar keluarga juga akan ikut tertular. Hal ini tentu bisa meningkatkan jumlah kasus Covid-19. Jika sampai hal ini terjadi, tenaga kesehatan bisa kewalahan menangani pasien Covid-19 dan penyakit lainnya.

Semoga saja kasus pengambilan paksa jenazah Covid-19 nggak lagi terulang, ya Millens?(Lin/IB07/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: