BerandaHits
Sabtu, 27 Des 2024 13:30

Bencana Alam Berpotensi Meningkatkan Kebiasaan Merokok

Musibah meningkatkan kebiasaan merokok seseorang. (detik/andi)

Bencana alam sering kali memicu peningkatan kebiasaan merokok, terutama sebagai cara menghadapi stres dan trauma.

Inibaru.id - Bencana alam membawa dampak besar bagi kehidupan manusia, baik secara fisik maupun emosional. Di tengah tekanan dan ketidakpastian yang ditimbulkan, banyak orang beralih pada kebiasaan tertentu untuk mengatasi stres, salah satunya adalah merokok.

Mengapa bencana alam sering dikaitkan dengan peningkatan kebiasaan merokok? Berikut beberapa alasannya:

1. Cara Mengatasi Stres dan Kecemasan

Bencana alam seperti gempa bumi, banjir, atau topan sering kali meninggalkan trauma mendalam. Dalam situasi seperti ini, merokok kerap dianggap sebagai pelarian cepat untuk meredakan stres. Nikotin yang terdapat dalam rokok memberikan efek menenangkan sementara, meskipun pada akhirnya dapat memperburuk kondisi kesehatan secara keseluruhan.

2. Akses Terbatas pada Dukungan Emosional

Merokok dianggap menjadi salah satu pilihan untuk mengurangi stres. (iStockphoto/altybe)

Setelah bencana, akses ke layanan dukungan emosional, seperti konseling, sering kali terbatas. Dalam situasi ini, orang mungkin mencari cara mudah untuk mengurangi tekanan, dan merokok menjadi salah satu pilihan yang paling cepat tersedia.

3. Pengaruh Lingkungan Sosial

Selama masa pemulihan, orang-orang sering berkumpul dalam kelompok untuk berbagi pengalaman atau mencari rasa kebersamaan. Jika sebagian anggota kelompok adalah perokok, kebiasaan ini dapat dengan mudah menular kepada yang lain.

4. Kehilangan Rutinitas Sehari-Hari

Bencana sering kali memaksa orang keluar dari rutinitas mereka, seperti bekerja atau bersekolah. Ketika rutinitas terganggu, orang cenderung mengisi waktu dengan kebiasaan baru atau kembali ke kebiasaan lama, termasuk merokok.

5. Kurangnya Alternatif Penanganan Stres yang Sehat

Dalam situasi darurat, sulit bagi banyak orang untuk menemukan cara sehat mengelola emosi, seperti berolahraga atau bermeditasi. Tanpa alternatif yang memadai, kebiasaan merokok menjadi pilihan yang lebih mudah dijangkau.

Untuk mencegah peningkatan kebiasaan merokok pasca-bencana, diperlukan intervensi yang tepat, seperti penyediaan layanan konseling psikologis di tempat pengungsian dan kampanye edukasi tentang risiko kesehatan rokok.

Selain itu, menyediakan aktivitas yang membangun, seperti kerja bakti atau pelatihan keterampilan, dapat membantu mengalihkan perhatian dari kebiasaan buruk.

Bencana alam memang memunculkan tantangan besar, tetapi dengan penanganan yang baik, risiko peningkatan kebiasaan merokok dapat diminimalkan. Membantu masyarakat menemukan cara sehat untuk mengatasi tekanan adalah langkah penting menuju pemulihan yang lebih baik. Sangat disayangkan ya jika masyarakat melarikan diri dari tekanan psikis akibat bencana dengan merokok, Millens. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: