BerandaCOVID 19
Rabu, 14 Jun 2022 11:57

Menkes: Puncak Kasus Omicron BA.4 dan BA.5 Diperkirakan Pekan Kedua Juli

Menkes memprediksi puncak subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 pada pekan kedua dan ketiga Juli 2022. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Kasus Covid-19 cenderung meningkat dalam beberapa pekan belakangan. Sementara itu, Menkes memprediksi puncak kasus subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 pada pekan kedua Juli 2022. Apakah berbahaya?

Inibaru.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluarkan prediksi kalau kasus subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 bakal muncul pada pekan kedua dan ketiga pada Juli 2022. Apakah hal ini juga terkait dengan kenaikan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir?

“Pengamatan kami gelombang BA.4 dan BA.5 biasanya puncaknya tercapai sebulan setelah penemuan kasus pertama. Jadi harusnya di minggu kedua, ketiga Juli kita akan lihat puncak kasus dari BA.4 dan BA.5 ini,” kata Budi, Senin (13/6/2022).

Meski begitu, Budi yakin jika puncak penyebaran varian ini nggak bakal separah varian-varian sebelumnya. Apalagi jika masyarakat masih menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan sudah mendapatkan vaksinasi booster.

“Ditambah booster, daya tahan imunitas akan bertahan enam bulan lagi sampai Februari-Maret tahun depan,” jelas Budi.

Pemerintah terus melakukan pengamatan terkait dengan subvarian Covid-19 ini, khususnya di negara tempat subvarian ini kali pertama ditemukan, yaitu Afrika Selatan. Hasilnya, penularannya sekitar sepertiga dari puncak varian Delta dan Omicron. Selain itu, jumlah pasien yang dirawat akibat tertular subvarian BA.4 dan BA.5 hanyalah sepertiga dari jumlah pasien pada saat puncak varian Delta dan Omicron.

Adapun kasus kematian pasien yang terinfeksi subvarian BA.4 dan BA.5 juga hanya sepersepuluh saja jika dibandingkan dengan saat puncak varian Delta dan Omicron. Meski begitu, tetap saja, yang namanya kematian, satu saja nggak bisa disepelekan, ya Millens?

Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Antara/Muhammad Iqbal)

“Jadi walaupun memang BA.4 dan BA.5 ini menyebabkan kenaikan kasus di beberapa negara di dunia, tetapi puncak dari kenaikan kasusnya maupun hospitalisasinya maupun kematiannya jauh lebih rendah dibandingkan Omicron yang awal," lanjut Budi.

Sejumlah negara memang sudah melaporkan subvarian ini, termasuk Indonesia. Khusus untuk Tanah Air, sudah ada 8 kasus. Tiga diantaranya berasal dari orang yang datang dari Brasil, Amerika Serikat, dan Mauritius. Ketiganya hadir di acara Global Platform for Disaster Risk Reduction di Bali pada 23-28 Mei 2022 lalu.

Nah, 5 kasus lainnya adalah transmisi lokal. Satu orang ditemukan di bali dan sisanya ditemukan di Jakarta.

O ya, Kemenkes juga memastikan kalau subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 nggak terkait dengan kenaikan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan belakangan. Oleh karena itu, dia pun meminta kita untuk tetap menjaga prokotol kesehatan, khususnya dalam memakai masker di tempat umum yang tertutup atau sirkulasi udaranya kurang baik dan nggak berkerumun.

“Tidak ada ruginya kita bersikap hati-hati dan waspada,” saran Budi.

Hm, semoga saja kenaikan kasus Covid-19 nggak parah ya, Millens? (Kom,Cnn/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: