BerandaKulinary
Rabu, 16 Apr 2024 09:00

Kuliner Torpedo Sapi, Menu Andalan di Nasi Koyor Mak Mi

Nasi Koyor Mak Mi Semarang, warung yang menyediakan kuliner torpedo sapi. (Google Street View)

Nggak jauh dari Tugu Muda Semarang, ada warung yang menyediakan kuliner torpedo sapi. Namanya Warung Nasi Koyor Mak Mi. Seperti apa ya keunikan kuliner yang ada di sana?

Inibaru.id - Lagi di Kota Semarang dan pengin mencicipi kuliner yang beda dari biasanya? Coba deh datang ke Warung Nasi Koyor Mak Mi! Lokasinya ada di Jalan Suyudono Nomor 51 A, Bulustalan, hanya sekitar 600 meter dari Tugu Muda Semarang. Di sini, kamu bisa mencicipi kuliner torpedo sapi, Millens.

Buat kamu yang nggak tahu, torpedo sapi adalah biji dari alat kelamin sapi jantan. Yap, meski berasal dari bagian tubuh yang nggak biasa untuk dikonsumsi, nyatanya torpedo sapi cukup banyak peminatnya, lo. Apalagi, di Warung Mak Mi, torpedo sapi diolah menjadi sejumlah menu yang menggoda, yaitu nasi koyor torpedo serta torpedo sambal hijau.

Menurut pemilik warung tersebut, Sugiarti, warung ini sudah eksis cukup lama, tepatnya pada 1960. Selain karena berlokasi di salah satu pasar terbesar di Kota Semarang, yaitu Pasar Bulu, alasan lain mengapa warung ini bisa melegenda tentu saja karena menyediakan menu makanan yang unik tersebut.

“Dulu saya berjualan kaki lima, meneruskan usaha dari ibu saya. Nah, hasil dari berjualan kuliner dengan bahan torpedo ini ternyata bisa membuat saya sekarang berjualan di ruko,” ucap perempuan yang kini berusia 57 tahun tersebut sebagaimana dilansir dari Detik, Sabtu (27/1/2024).

Asal kamu tahu saja, dalam sehari, Sugiarti bisa menyiapkan 20 sampai 25 torpedo sapi dalam sehari, lo. Artinya, meski kuliner ini cukup ekstrem, nyatanya cukup banyak orang yang menyukainya.

Nasi koyor torpedo di Warung Mak Mi Semarang. (Googleuser/Sotya Ajisewoko)

Selain kuliner torpedo sapi, ada juga menu-menu lain yang nggak kalah menggoda di warung tersebut, yaitu semur koyor sapi, mata sapi, cumi hitam, olahan ikan, dan lain sebagainya

“Yang paling populer di sini koyor torpedo, torpedo lombok hijau, cumi hitam, dan gimbal udangnya,” lanjut Sugiarti.

Terkait dengan harga per porsi dari makanan yang disediakan di warung ini, Sugiarti menjelaskan kalau hal ini bergantung pada jenis makanan yang dipesan. Khusus untuk kuliner torpedo, besar kecilnya torpedo juga ikut mempengaruhi, Millens.

“Harga torpedo beda-beda tergantung besar kecilnya. Yang kecil bisa Rp10 ribu. Kalau yang besar bisa sampai Rp50 ribu atau bahkan lebih. Tapi biasanya nasi koyor torpedo dibanderol Rp25 ribu saja per porsi. Kalau mau setengahnya saja bisa,” jelasnya.

Memangnya, apa sih alasan torpedo bisa sampai laris banget di warung ini? Selain berasal dari bagian sapi yang nggak biasa, banyak orang yang menganggap rasanya enak, mirip galantin. Selain itu, banyak yang percaya kalau setelah memakannya, badan jadi lebih kuat dan nggak mudah sakit.

Wah, kamu penasaran seperti apa rasa kuliner torpedo di Warung Nasi Koyor Mak Mi di Kota Semarang, Millens? Cobain yuk! (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT