BerandaTradisinesia
Jumat, 29 Sep 2022 17:05

Kesempurnaan Lelaki dalam Primbon Jawa, Masihkah Relevan?

Motogologo standar kesempurnaan lelaki menurut Primbon Jawa. (Instagram/Danielrobertd)

Orang Jawa memiliki Primbon yang membahas tentang segala hal dan digunakan sebagai pedoman hidup. Bahkan, Primbon juga membahas standar untuk menilai kesempurnaan seorang lelaki, lo.

Inibaru.id – Orang Jawa zaman dahulu sering menggunakan Primbon sebagai pedoman hidup. Di sana, ada banyak catatan yang digunakan untuk mengambil langkah-langkah atau keputusan, termasuk dalam hal mencari jodoh, melakukan aktivitas, dan lain-lain.

Menariknya, di dalam Primbon juga, ada sejumlah petunjuk yang bisa dipakai laki-laki Jawa untuk mendapatkan kesempurnaan dalam kehidupannya. Dengan memakai petunjuk ini, laki-laki Jawa disebut-sebut bisa menjalani kehidupan dengan baik.

Dalam Primbon Jawa, standar kesempurnaan lelaki bisa dibagi menjadi beberapa hal, yaitu wismo, wanito, turogo, ukilo dan curigo. Biasanya, kelima standar ini disingkat menjadi motogologo. Yuk kita kulik satu per satu arti dari standar-standar kesempurnaan tersebut.

Wismo (rumah)

Bagi orang Jawa dulu, seseorang yang memiliki keris berarti memiliki sifat <i>kendel.</i> (Instagram/Birotapemsetdadiy)

Wismo secara harfiah dapat diartikan sebagai rumah. Artinya, seorang laki-laki dianggap sempurna bila dia sudah memiliki tempat berteduhnya sendiri.

Bagi masyarakat Jawa, Wismo juga dapat diartikan sebagai seorang lelaki harus sanggup melindungi dan dijadikan sebagai tempat berlindung (rumah) bagi keluarganya.

Garwo (istri)

Wanita adalah lambang kehidupan dan penghidupan, kesuburan, kemakmuran, dan kesejahteraan. Lelaki dianggap sempurna bila sudah memiliki istri. Lelaki yang sempurna juga harus bisa bertanggung jawab atas segala kebutuhan istrinya.

Turogo (kuda)

Secara harfiah, turogo diartikan sebagai kuda. Pada zaman dahulu, kuda difungsikan sebagai alat transportasi. Tapi, jika kita mengartikannya secara filosofis, maknanya adalah seorang lelaki harus cekatan dalam mencari nafkah untuk keluarga. Jadi, lelaki sempurna adalah lelaki yang sudah mempunyai pekerjaan untuk memberi nafkah keluarganya dan kendaraan untuk aktivitasnya sehari-hari.

Dulu burung difungsikan sebagai penghibur, kesenangan, atau hobi. (Instagram/Gendhis Jawa)

Kukila (burung)

Kukila dapat diartikan sebagai burung. Dulu, seorang lelaki yang sudah mapan memiliki burung peliharaan seperti kutilang, kepodang, jalak, kakatua, atau merak. Nah, bagi mereka, burung difungsikan sebagai penghibur, kesenangan atau hobi.

Jadi, laki-laki dikatakan sempurna bila sudah memiliki kesenangan tersendiri. Selain untuk dirinya, lelaki sempurna harus bisa menyenangkan dan membahagiakan keluarga, istri, dan anaknya.

Curigo (keris atau pusaka)

Curigo dapat diartikan sebagai keris, pusaka, atau senjata yang dapat diandalkan. Keris ini menjadi lambang kewaspadaan, kesiagaan, dan alat untuk mempertahankan keempat standar sebelumnya.

Dulu, keris dianggap sebagai simbol sifat kendel yang harus dimiliki seorang laki-laki Jawa. Dengan adanya sifat ini pula, lelaki Jawa harus punya kekuatan dan keberanian untuk melindungi anak dan istrinya dari segala macam ancaman.

Gimana, menurut kamu standar kesempurnaan lelaki menurut Primbon Jawa masih relevan pada zaman sekarang nggak, Millens? (Lar, Bad, Bon/IB32/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: