BerandaPasar Kreatif
Selasa, 20 Agu 2018 13:00

Kerupuk Petis Kendal Favorit Para TKI

Kerupuk Petis. (rumah05.blogspot.com)

Di Kendal ada pabrik pembuatan kerupuk yang tiap harinya memproduksi 1,2 ton kerupuk, lo. Selain dipasarkan ke daerah-daerah di sekitarnya, kerupuk petis ini juga seringkali dibeli para TKI sebelum mereka kembali bekerja.

Inibaru.id – Makan memang kurang semarak kalau nggak ada yang kriuk-kriuk seperti kerupuk. Nah, di Kendal, Jawa Tengah ada kerupuk khas yaitu kerupuk petis. Nggak cuma karena enak aja nih, kerupuk ini juga sudah go international, lo!

Sering kali kerupuk produksi Edi Warjiyanto itu dibeli oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk oleh-oleh saat kembali ke negara tempat mereka bekerja, sehingga kerupuk petis secara nggak langsung juga dikenal di luar negeri. Pemesanan juga datang paling banyak dari luar kota seperti Jepara, Semarang, Pekalongan, Solo, serta Yogyakarta.

Berada di RT 2 RW 3 Kelurahan Sijeruk, Kecamatan Kendal, pabrik kerupuk milik Edi memproduksi dua jenis kerupuk. Ada kerupuk petis ikan dan petis udang.

Bisnis Warisan Orang Tua

Usaha ini sebenarnya warisan ibu Edi, Millens. Di tangannya, pabrik ini berkembang pesat. Produksi kerupuk yang tadinya satu kuintal atau 0,1 ton dalam seminggu, naik menjadi 1,2 ton per hari. Wah!

Proses pengemasan kerupuk oleh pekerja pabrik kerupuk. (Tribunjateng.com/Dhian Adi Putranto)

"Saat ini, dirinya membuka tiga cabang pabrik pembuatan kerupuk, di antaranya di Kelurahan Tunggulrejo dan dua pabrik di Desa Cempokomulyo, Kecamatan Gemuh," ujarnya, seperti ditulis Tribunnews.com, Rabu (18/4/2018).

Kamu nggak akan menyangka kalau pabrik ini masih menggunakan alat-alat manual. Karena itu, untuk membuat menghasilkan kerupuk sebanyak 1,2 ton Edi mempekerjakan 25 orang.

Setiap hari Edi dan pekerjanya mengolah 9 ton tepung tapioka. Wah banyak banget ya. Tepung itu dibeli dari Desa Ngemplak, Kabupaten Pati. Sedangkan untuk ikan dan udang, dia membeli dari Kabupaten Kendal.

Proses pembuatan kerupuk ini nggak beda dengan proses pembuatan kerupuk lain, Millens. Tepung dan bahan-bahan lain diuleni dan dibentuk memanjang. Selanjutnya adonan direbus lalu dijemur. Barulah adonan diiris tipis dan dibumbui. Setelah itu irisan kerupuk dijemur kembali hingga benar-benar kering. Tahap berikutnya pengemasan dan pemasaran.

"Kami mengemasnya dengan ukuran seperempat kilogram tiap kemasan dan dijual dalam bentuk satu paket yang isinya sebanyak 20 buah atau lima kilogram dengan harga Rp 72.000," ujar Edi. 

Kalau Millens suka kerupuk petis ikan apa udang? (IB07/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: