BerandaKulinary
Selasa, 6 Mei 2019 15:59

Sate Kere Mbak Tug, Warung Sederhana dengan Pengunjung Luar Biasa

Sate Kere khas Solo yang terbuat dari tempe gembus. (Kompas)

Banyak warung sate kere di Solo. Namun, nggak lengkap rasanya ke Solo kalau belum mencicipi Sate Kere Mbak Tug yang cukup tersohor di kalangan masyarakat. Apa istimewanya?

Inibaru.id – Berada di Jalan Arifin, Kepatihan, Solo, atau tepatnya di seberang Depot Es Nini Thowong, warung Sate Kere Mbak Tug mulai buka sekitar pukul 13.00 WIB. Namun, begitu buka, biasanya warung tak permanen itu bakal langsung dipenuhi pembeli.

Dari segi tampilan, warung Mbak Tug sungguh sederhana dengan menempati sebagian teras rumah. Dengan tambahan satu meja besar dan beberapa kursi plastik, mereka melayani pengunjung yang hampir nggak pernah berhenti berdatangan.

Lapak berjualan Sate Kere Mbak Tug (Tribunnews)

Oya, sate kere merupakan satai dengan bahan berupa tempe gembus. Di Solo, sate kere Mbak Tug memang tiada duanya. Namun, buat kamu yang kurang suka sate kere, warung itu juga menyajikan satai lain seperti babat, jeroan, dan daging sapi.

Tidak seperti kebanyakan warung yang menjual satai per porsi, warung Mbak Tug menjualnya per tusuk. Satu tusuk satai dihargai Rp 2.000. Ini berlaku untuk semua jenis satai.

Dalam penyajiannya, warung Mbak Tug tidak menggunakan piring keramik, melainkan piring anyaman beralas daun pisang.

Tertarik mampir ke sini, Millens? Eits, tunggu waktu buka ya! Ha-ha. (IB23/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: