BerandaHits
Jumat, 29 Sep 2022 11:01

Tahu Hakim Agung Sudrajad Dimyati Ditangkap KPK, Warga Purworejo Langsung Syukuran

Warga Purworejo menggelar syukuran karena Hakim Agung Sudrajad Dimyati ditangkap KPK. (RRI/S Heru Prayogo)

Hakim Agung Sudrajad Dimyati adalah salah seorang hakim di Mahkamah Agung yang memenangkan kasasi pemerintah terkait dengan pengadaan tanah proyek pembangunan Bendungan Bener di Purworejo.

Inibaru.id – Sampai hari ini, pembangunan Bendungan Bener di Purworejo, Jawa Tengah, memang masih jadi hal yang kontroversial. Banyak warga yang bahkan secara terang-terangan masih menunjukkan penolakan pembangunan tersebut. Oleh karena itulah, saat mengetahui kabar bahwa Hakim Agung Sudrajad Dimyati ditangkap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), sebagian warga Purworejo justru menyambutnya dengan rasa senang.

Sebagaimana ditulis Kompas, Rabu (28/9/2022), syukuran dilakukan di lokasi pembangunan bendungan tersebut di Desa Nglaris, Kecamatan Bener. Ratusan warga yang datang mengaku senang dengan kabar tersebut karena merasa kecewa dengan tindakan Hakim Agung Sudrajad Dimyati sebelumnya.

Sudrajad dan sejumlah hakim lainnya dari Mahkamah Agung beberapa saat lalu mengabulkan kasasi panitia pengadaan tanah untuk pembangunan Bendungan bener. Dampak dari keputusan ini, warga nggak bisa menaikkan harga tanah dan tanah tumbuh.

Keputusan ini bertolak belakang dari putusan pengadilan negeri dan pengadilan tinggi yang memenangkan tuntutan warga.

Warga Merasa Dizalimi Pemerintah dan Sudrajad Dimyati

Warga merasa dizalimi oleh keputusan Sudrajad Dimyati yang memenangkan kasasi pemerintah di Mahkamah Agung. (RRI/S Heru Prayogo)

Menurut salah seorang warga yang terdampak proyek pembangunan bendungan, Baniyati, syukuran ini adalah bentuk respons dari masyarakat sekitar yang selama ini dizalimi pemerintah. Padahal, selama ini warga sudah mau bekerja sama mendukung program pembangunan bendungan. Tapi, mereka justru tidak mendapatkan ganti rugi yang adil sampai sekarang.

“Tanah kami sudah kami berikan atas permintaan negara. Tapi diberikan ganti rugi yang nggak manusiawi. Tuntutan kami sebenarnya sudah dimenangkan Pengadilan Negeri Purworejo dan Pengadilan Tinggi Jawa Tengah. Tapi, kasasi pemerintah di Mahkamah Agung mementahkannya. Salah satu hakim yang menanganinya adalah Sudrajad Dimyati,” ujar warga berusia 42 tahun tersebut.

Hal serupa juga diungkap Sunarti. Dia bahkan sampai membuat ayam ingkung lengkap dengan pelengkapnya sebagaimana melakukan syukuran besar-besaran dalam Adat Jawa.

“Kami bersyukur sekali, hakim yang mengalahkan kasasi kami ditangkap KPK,” cerita perempuan berusia 39 tahun tersebut.

Pemerintah Sebut Pengadaan Tanah untuk Bendungan Bener Hampir Tuntas

Pengadaan tanah proyek Bendungan Bener sudah hampir tuntas. (purworejokab.go.id)

Di sisi lain, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Purworejo Andri Kristanto mengaku jika pengadaan tanah untuk Bendungan Bener sudah hampir tuntas meski prosesnya masih menjadi kontroversi dan mendapatkan banyak penolakan dari warga. Dia menyebut progresnya sudah mencapai 85 persen dan ditargetkan selesai akhir tahun ini.

“Yang terakhir (belum selesai) adalah Desa Wadas yang kami kejar terus progresnya. Tinggal kurang 12,36 persen lagi yang akan kami tuntaskan akhir tahun ini,” ungkap Andri sebagaimana dikutip dari Porworejo.sorot.co, Selasa (27/9/2022)

Dia memastikan proses pengadaan tanah akan dilakukan sebaik mungkin dengan cara persuasif demi mencegah polemik dengan warga.

“Kita selalu memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat terdampak sehingga mereka tidak menerima informasi yang keliru,” ujarnya.

Kalau menurutmu, wajar nggak sih jika ada warga Purworejo yang bahagia mendengar kabar ditangkapnya Sudrajad Dimyati? Apalagi dengan polemik pembangunan Bendungan Bener yang belum benar-benar tuntas. Semoga saja warga bisa mendapatkan keadilan ya, Millens. (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: