Inibaru.id - Selain pemandangan Gunung Sindoro dan Sumbing, Kabupaten Temanggung punya banyak kejutan lain soal wisata alam. Salah satunya adalah Curug Merak yang berlokasi di Dusun Dawe, Desa Sidoharjo, Kecamatan Candiroto, sekitar 30 kilometer ke arah utara dari Alun-alun Temanggung.
Curug Merak sering disebut sebagai “surga tersembunyi” karena belum resmi dikelola sebagai objek wisata. Lingkungannya masih alami, dikelilingi hutan dengan pepohonan rimbun dan aliran air yang jernih serta segar. Air terjun ini seolah membelah kawasan hutan, menghadirkan suasana sunyi yang cocok buat siapa saja yang ingin menjauh sejenak dari hiruk-pikuk kota.
Namun, untuk melihat keindahan Curug Merak memang menuntut usaha. Dari permukiman terakhir, kamu harus berjalan kaki sekitar 500 meter melewati jalan setapak dengan medan naik turun. Akses jalan menuju lokasi pun belum sepenuhnya mulus. Makanya, sepeda motor biasanya dititipkan di rumah warga sekitar dusun. Meski begitu, tantangan inilah yang membuat Curug Merak terasa spesial bagi para pencinta petualangan.
“Kalau sudah sampai, capeknya langsung terbayar. Pemandangannya benar-benar indah dan masih sangat alami,” ujar Sulasdi (45), salah satu pegiat wisata setempat yang ikut mengelola Curug Merak secara swadaya bersama pemuda desa sebagaimana dinukil dari Indozone, (22/8/2024).
Ia menjelaskan bahwa hingga kini Curug Merak belum memiliki fasilitas wisata yang lengkap, seperti area parkir resmi, warung makan, atau kamar kecil.
“Pengelolaannya masih sederhana. Pengunjung juga tidak kami tarik tiket masuk, gratis. Tapi mereka kami minta tetap menjaga alam agar tidak rusak dan kotor,” lanjut Sulasdi.
Keasrian inilah yang juga dirasakan para pengunjung. Malikul Aziz, salah satu wisatawan, menilai Curug Merak punya daya tarik kuat karena belum ramai meski pemandangannya luar biasa.
“Curug-nya mantap meski masih belum jadi objek wisata resmi. Akses jalannya memang kurang bagus, tapi tetap bisa dijangkau kok meski perlu usaha ekstra,” tulisnya dalam ulasan di Google.
Ulasan serupa datang dari Arya Dhimas yang menyebut Curug Merak sebagai salah satu air terjun terbaik di Temanggung. “Tempatnya jarang dikunjungi, jadi harus tanya warga sekitar untuk sampai ke lokasi pastinya. View-nya bagus dan sesuai ekspektasi. The best waterfall in Temanggung,” tulisnya.
Curug Merak buka setiap hari selama 24 jam. Tapi, karena fasilitas masih terbatas, kamu disarankan untuk datang di saat matahari sudah bersinar terang dan pas cuaca cerah. Ada baiknya kamu juga membawa bekal sendiri, mengenakan alas kaki yang nyaman, dan tetap menjaga kebersihan.
Intinya sih, bagi yang suka tantangan dan keindahan alam yang masih perawan, Curug Merak Temanggung layak masuk daftar tujuan berikutnya. Jadi, kapan nih kita wisata alam ke sana, Gez? (Arie Widodo/E07)
