BerandaHits
Senin, 22 Feb 2026 11:01

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

Tarawih di masjid. (Beritajateng/Yuni Esa Anugerah)

Karena banyak faktor, banyak orang yang pengin salat tarawih 8 rakaat saja. Lantas, apakah mereka boleh pulang dari masjid jika sudah melaksanakan jumlah rakaat tersebut dan melanjutkan witir di rumah meski masjid masih melanjutkan tarawih hingga 20 rakaat?

Inibaru.id - Setiap malam Ramadan, masjid dan musala biasanya dipenuhi jamaah yang ingin menunaikan salat tarawih. Suasananya khas: lampu terang, suara imam yang merdu, dan barisan saf yang rapi. Namun, di tengah semangat itu, ada satu pertanyaan yang cukup sering muncul; apakah boleh ikut tarawih hanya delapan rakaat di masjid, lalu melanjutkan witir di rumah?

Pertanyaan ini wajar, karena di Indonesia sendiri praktik tarawih tidak selalu sama. Sebagian masjid melaksanakan 20 rakaat tarawih ditambah tiga rakaat witir. Namun, ada juga yang melaksanakan delapan rakaat tarawih saja. Selain itu, tidak semua orang punya kondisi fisik atau waktu yang memungkinkan untuk mengikuti seluruh rangkaian salat hingga selesai.

Menurut Arsad Hidayat dari Kementerian Agama RI, umat Islam diperbolehkan memisahkan diri dari jamaah setelah delapan rakaat tarawih, lalu melanjutkan witir di rumah. Dalam istilah fikih, tindakan ini disebut mufaraqah, yaitu memisahkan diri dari imam dengan niat tertentu.

“Boleh kok kalau tarawih 8 rakaat di masjid, lalu memisahkan diri dan melaksanakan witir di rumah,” terang Arsad sebagaimana dinukil dari Kompas, Kamis (19/2/2026).

Hal ini diperbolehkan karena tarawih merupakan salat sunnah, bukan salat wajib. Artinya, pelaksanaannya fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Jadi, jika seseorang hanya mampu melaksanakan delapan rakaat di masjid, lalu ingin menyempurnakannya di rumah, hal itu tetap sah dan diperbolehkan.

Ilustrasi: Salat witir di rumah. (Ohbulan)

Meski begitu, ada keutamaan tersendiri jika seseorang mengikuti imam sampai selesai. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa orang yang salat bersama imam hingga selesai akan mendapatkan pahala seperti salat semalam penuh. Keutamaan ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak jamaah memilih untuk tetap mengikuti seluruh rangkaian tarawih dan witir di masjid.

Namun, bukan berarti salat di rumah nilainya lebih rendah. Justru, salat sunnah yang dilakukan di rumah juga memiliki keutamaan tersendiri. Selain bisa dilakukan dengan lebih tenang, salat di rumah juga dapat menjadi cara untuk mempererat hubungan spiritual sekaligus membangun kebiasaan ibadah bersama keluarga.

Jumlah rakaat tarawih sendiri pada dasarnya tidak bersifat kaku. Ada yang melaksanakan delapan rakaat, ada juga yang 20 rakaat. Yang terpenting bukan jumlahnya, tetapi kualitasnya, mulai dari kekhusyukan, ketenangan, hingga kesungguhan dalam beribadah.

Pada akhirnya, tarawih adalah ibadah sunnah yang bertujuan mendekatkan diri kepada Allah, bukan menjadi beban. Jadi, baik itu memilih tarawih delapan rakaat di masjid lalu witir di rumah, atau mengikuti seluruh rangkaian di masjid, keduanya sama-sama diperbolehkan.

Yang paling penting adalah menjaga niat, konsistensi, dan kekhusyukan. Karena esensi Ramadan bukan soal seberapa banyak rakaat yang dilakukan, tetapi seberapa tulus dan sungguh-sungguh seseorang dalam menjalankan ibadahnya. Setuju kan, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: