BerandaHits
Minggu, 21 Feb 2026 20:40

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

Gastrodia bambu atau anggrek 'hantu'. (Destario Metusala/Kompas)

Siapa bilang semua anggrek itu berwarna cerah? Di balik rimbunnya hutan bambu lereng Merapi, hidup Gastrodia bambu alias Anggrek Hantu yang misterius. Tak punya daun dan beraroma unik, bunga langka yang kini ditemukan hingga kaki Himalaya ini sedang berjuang bertahan hidup di tengah ancaman kerusakan habitat.

Inibaru.id - Sering dengar tentang anggrek dengan kelopak warna-warni yang cantik di pot bunga? Nah, lupakan sejenak citra itu, Gez. Di kedalaman hutan lereng Gunung Merapi, ada satu penghuni misterius yang jauh dari kata "manis", tapi pesonanya bikin para peneliti jatuh hati. Kenalan, yuk, sama Gastrodia bambu, si "Anggrek Hantu" yang hobi sembunyi di kegelapan!

Btw, anggrek ini memang beda dari yang lain. Kalau tanaman lain sibuk "berjemur" buat fotosintesis, Anggrek Hantu ini justru sebaliknya. Ia nggak punya daun sama sekali! Julukan "hantu" melekat karena sifatnya yang holomikotropik; ia cuma muncul tiba-tiba dari lantai hutan yang lembap dan gelap, lalu menghilang tanpa bekas dalam hitungan minggu.

Untuk urusan perut, ia nggak butuh cahaya matahari. Anggrek ini mengandalkan simbiosis dengan jamur mikoriza untuk menyerap nutrisi dari material organik di sekitarnya. Benar-benar mandiri dan beda dari yang lain, ya?

Lonceng Cokelat Beraroma 'Ikan Busuk'

Berbeda dengan bunga lain, aroma anggrek ini sangat busuk. (AP/Aman Rochman)

Jangan harap mencium wangi semerbak dari bunga ini. Gastrodia bambu punya bentuk unik mirip lonceng kecil berwarna cokelat gelap yang mengkilap. Alih-alih wangi bunga, ia justru mengeluarkan aroma menyengat mirip ikan busuk. Eits, tapi aroma ini bukan tanpa alasan, Gez. Bau ini adalah taktik jitunya untuk menarik serangga penyerbuk (polinator) agar mendekat.

Penjelajah Antarnegara: Dari Merapi hingga Himalaya

Awalnya, saat ditemukan oleh peneliti Destario Metusala dan Jatna Supriatna pada 2017, anggrek ini dianggap sebagai penghuni asli (endemik) Pulau Jawa saja. Tapi ternyata, si hantu ini punya hobi "jalan-jalan" yang jauh!

Riset terbaru di Journal of Japanese Botany (2023) mengungkap fakta mengejutkan: spesies ini juga ditemukan di Vietnam dan bahkan sampai ke Kalimpong, India, di ketinggian 1.120 mdpl. Ternyata, daya jelajah ekologisnya gokil banget, membentang dari Indonesia sampai ke kaki pegunungan Himalaya!

Rumah yang Terancam Hilang

Sayangnya, kabar kepopulerannya berbanding terbalik dengan kondisi rumahnya. Anggrek Hantu ini sangat "pemilih" soal tempat tinggal. Ia cuma mau tumbuh di bawah rumpun bambu tua yang lembap.

Di lereng Merapi, habitatnya terancam oleh penebangan rumpun bambu dan aktivitas vulkanik. Sekali rumpun bambunya hilang, jamur mikoriza tempatnya bergantung pun ikut lenyap. Artinya, siklus hidup si anggrek hantu ini bisa terputus selamanya.

FYI, Indonesia punya sekitar 5.000 spesies anggrek, dan Pulau Jawa sendiri menampung hampir 1.000 spesies. Menjaga kelestarian Gastrodia bambu berarti menjaga kepingan penting dari kekayaan hayati kita.

Gimana, tertarik buat blusukan ke hutan demi melihat si lonceng cokelat ini secara langsung? Tapi ingat ya, cukup dilihat dan difoto saja, jangan sampai merusak habitatnya! (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Mencicipi Kuliner Langka Kota Semarang; Soto Bayam Bu Cempluk

8 Feb 2026

Sebenarnya, Investasi Emas Digital Aman Nggak Sih?

8 Feb 2026

Lapar Tengah Malam? Sikat 5 Camilan Ini Biar Lemak Malah Rontok!

8 Feb 2026

Puasa Demi Hadiah? Psikolog Ingatkan Orang Tua soal Dampak Iming-iming Materi pada Anak

8 Feb 2026

Memulai Live Streaming secara Profesional; Perangkat Penting yang Wajib Dipakai!

8 Feb 2026

Mengintip Keindahan yang Ditawarkan Curug Krecek di Temanggung

9 Feb 2026

K-Hiking, Tren Mendaki Gunung di Korea yang Makin Populer

9 Feb 2026

Menyeriusi Penguatan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak di Daerah

9 Feb 2026

Dugderan, Panggung Rakyat yang Sedang Berjuang jadi Warisan Budaya Indonesia

9 Feb 2026

Habis Basa-Basi Kok Malah Lelah? Ternyata Ini Alasan Ilmiahnya!

9 Feb 2026

Main Bareng Keluarga Kita; Merayakan Cinta tanpa Terhalang Layar di Kota Lunpia

9 Feb 2026

Satgas MBG Pati Siap Sidak Layanan Gizi yang Dikeluhkan Warga!

9 Feb 2026

Kontrasnya Gaji Guru di Indonesia dengan Gaji Guru di Negara Maju

10 Feb 2026

Memori HP Penuh? Coba Cek Pengaturan WhatsApp Berikut

10 Feb 2026

Merayakan Harmoni Toleransi dan Kebersamaan di Pasar Imlek Semawis 2026

10 Feb 2026

Terkait BPJS PBI, Menkes Pastikan Pasien Kronis Tetap Dapat Layanan Kesehatan

10 Feb 2026

Kalender Event Semarang Februari; Didominasi Perhelatan Budaya dan Religi

10 Feb 2026

Rayakan Libur Imlek, KAI Daop 4 Semarang Guyur 83 Ribu Tiket dan Hias Stasiun dengan Lampion Cantik!

10 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: