BerandaHits
Sabtu, 1 Agu 2025 17:31

Nyai Bagelen, Perempuan Tangguh di Balik Nama Sebuah Daerah

Bagelen merupakan kecamatan di Purworejo, Jawa Tengah. (Kecamatan Purworejo)

Bukan cuma cantik dan bijaksana, Nyai Bagelen juga pemimpin yang bangkit dari luka kehilangan dan menanamkan semangat bertani ke tanah yang kini jadi lumbung pangan.

Inibaru.id - Di balik nama Bagelen, sebuah wilayah tenang di Purworejo, Jawa Tengah, tersimpan kisah tentang seorang perempuan tangguh yang kehilangan anak-anaknya, tapi tetap memilih berdiri tegak untuk bangsanya. Dialah Nyai Bagelen, tokoh perempuan yang bukan hanya cantik dan cerdas, tapi juga bijak dan penuh daya juang.

Dikisahkan, sebelum kelahiran Nyai Bagelen, Raja Sri Panuwun tengah galau. Dua anaknya lahir dalam kondisi cacat. Ia pun bertapa mencari petunjuk. Di tengah pertapaannya, dia bertemu seorang gadis rupawan yang kemudian menjadi istrinya dan melahirkan seorang anak perempuan: Rara Wetan, kelak dikenal sebagai Nyai Bagelen.

Bukan dongeng kalau tak ada romansa. Rara Wetan tumbuh jadi gadis jelita yang memikat hati banyak lelaki. Tapi hatinya hanya tertambat pada satu nama: Raden Awu-Awu Langit. Mereka menikah dan dikaruniai tiga anak. Hidup pun tampak berjalan harmonis. Bersama sang suami, Nyai Bagelen mengelola tanah, bertani, beternak, dan membangun kesejahteraan rakyat. Bagelen, nama wilayah tempat tinggal mereka, makin dikenal karena hasil buminya yang melimpah: padi, ketan, hingga kedelai.

Tapi hidup, seperti cuaca di pegunungan, tak selalu cerah. Pada suatu Selasa Wage, musim panen kedelai dan ketan hitam sedang jaya-jayanya. Nyai Bagelen sibuk menenun, suaminya sibuk di ladang. Dua anak mereka yang masih kecil menghilang. Setelah pencarian penuh kecemasan, Nyai Bagelen menemukan mereka telah tewas tertimbun panen di lumbung. Dunia seakan runtuh.

Makam Nyai Ageng Bagelen. (via Detik)

Tragedi itu jadi awal keretakan rumah tangga mereka. Raden Awu-Awu Langit memilih pergi. Tapi Nyai Bagelen tak lantas jatuh. Ia bangkit dan memimpin rakyatnya sendiri. Ia mengurus lahan, memajukan pertanian, dan jadi simbol kekuatan perempuan desa yang bisa menata negeri dengan tangan sendiri.

Kini, nama dan petilasannya tetap lestari di Purworejo. Di antara makam-makam kuno dan jejak peninggalan masa lalu, kisah Nyai Bagelen terus hidup. Ia bukan hanya legenda, tapi cermin dari keteguhan hati seorang ibu, seorang pemimpin.

Kisah Nyai Bagelen ini jadi pengingat, bahwa di balik nama sebuah daerah, sering tersembunyi perjuangan seorang perempuan luar biasa. Betewe, kalau tempat tinggalmu ada kisah menarik yang bisa disimak nggak, Gez? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: