BerandaHits
Rabu, 16 Jun 2026 14:49

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

Ilustrasi penggunaan media sosial di Indonesia yang semakin didominasi platform berbasis konten video pendek seperti TikTok. (Chatgpt AI)

TikTok menjadi media sosial yang paling sering diakses masyarakat Indonesia pada 2026 dengan persentase 31,8 persen, mengungguli Facebook dan Instagram di tengah meningkatnya jumlah pengguna internet nasional.

Inibaru.id – Cara masyarakat Indonesia berinteraksi di dunia digital terus mengalami perubahan. Jika dulu media sosial identik dengan berbagi status atau foto, kini konten video pendek semakin mendominasi perhatian pengguna internet.

Hal tersebut tercermin dalam hasil Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Penggunaan Internet 2026 yang dirilis oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Dalam survei tersebut, TikTok tercatat sebagai media sosial yang paling sering diakses oleh masyarakat Indonesia sepanjang 2026.

Platform berbasis video pendek itu memperoleh porsi penggunaan sebesar 31,8 persen, mengungguli Facebook yang berada di posisi kedua dengan 29,4 persen dan Instagram di urutan ketiga dengan 27,7 persen.

Temuan ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin menyukai platform yang menawarkan pengalaman visual, interaktif, dan cepat. Kehadiran algoritma yang mampu menyesuaikan konten dengan minat pengguna menjadi salah satu faktor yang membuat TikTok terus diminati berbagai kelompok usia.

Sementara itu, Facebook masih mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu media sosial favorit masyarakat. Meski tergolong platform yang lebih dulu populer, Facebook tetap banyak digunakan untuk kebutuhan komunikasi komunitas, berbagi informasi, hingga aktivitas jual beli.

Instagram juga masih menjadi pilihan utama pengguna internet Indonesia, terutama untuk berbagi foto dan video, membangun personal branding, hingga mendukung aktivitas promosi bisnis dan usaha.

Meningkatnya popularitas media sosial tidak lepas dari pertumbuhan jumlah pengguna internet di Indonesia. Berdasarkan survei yang sama, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2026 mencapai 81,72 persen.

Artinya, dari total populasi Indonesia yang mencapai sekitar 287,88 juta jiwa, sebanyak 235,26 juta jiwa telah terhubung dengan internet. Angka tersebut meningkat sekitar 1,06 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa akses terhadap teknologi digital semakin merata dan menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, mulai dari berkomunikasi, belajar, bekerja, mencari informasi, hingga menikmati hiburan.

WhatsApp hingga Threads Masih Digunakan

Selain tiga platform teratas, survei APJII juga mencatat sejumlah media sosial lain yang masih rutin diakses masyarakat Indonesia.

Berikut daftar media sosial yang paling sering diakses pada 2026:

  1. TikTok: 31,8 persen
  2. Facebook: 29,4 persen
  3. Instagram: 27,7 persen
  4. WhatsApp: 1,7 persen
  5. YouTube: 1,6 persen
  6. X: 1,5 persen
  7. Threads: 1,0 persen
  8. Lainnya: 5,5 persen

Meski persentasenya relatif kecil, platform seperti WhatsApp, YouTube, X, dan Threads tetap memiliki basis pengguna yang loyal sesuai kebutuhan masing-masing.

Menariknya, dominasi TikTok tidak hanya terjadi pada kelompok usia muda. Berdasarkan pembagian generasi dalam survei APJII, TikTok menjadi media sosial yang paling sering diakses hampir di seluruh kelompok umur.

Pada kelompok Gen Z (13–28 tahun), TikTok diakses oleh 32,3 persen responden. Angka tersebut tidak berbeda jauh dengan kelompok Milenial (31,9 persen), Gen X (31,2 persen), hingga Baby Boomers (30,7 persen).

Fenomena ini menunjukkan bahwa daya tarik video pendek kini tidak lagi terbatas pada generasi muda. Beragam konten edukasi, hiburan, informasi, hingga bisnis membuat TikTok mampu menjangkau pengguna dari berbagai rentang usia.

Di sisi lain, Instagram masih menunjukkan kekuatan yang cukup besar di kalangan generasi muda. Sebanyak 30,8 persen Gen Z menjadikan Instagram sebagai media sosial yang paling sering diakses, sementara Facebook cenderung lebih kuat pada kelompok Milenial dan Gen X.

Hasil survei APJII memperlihatkan bahwa preferensi masyarakat Indonesia semakin mengarah pada platform yang mengedepankan konten visual dan interaksi yang cepat.

Perubahan ini menjadi sinyal penting bagi pelaku bisnis, media, kreator konten, maupun lembaga pendidikan untuk menyesuaikan strategi komunikasi mereka. Di tengah banjir informasi digital, konten yang ringkas, menarik, dan mudah dipahami tampaknya akan semakin menjadi pilihan utama masyarakat.

Dengan jumlah pengguna internet yang terus bertambah dan pola konsumsi informasi yang semakin dinamis, media sosial diperkirakan akan terus memainkan peran besar dalam membentuk cara masyarakat Indonesia berkomunikasi dan memperoleh informasi di masa mendatang. (Ike/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: