BerandaHits
Jumat, 5 Des 2024 15:38

Film Indonesia 'The Shadow Strays' Tembus Pasar Internasional!

Film Indonesia 'The Shadow Strays'. (Netflix)

Siapa sangka, film Indonesia 'The Shadow Strays' menembus daftar Global Top 10 Film Non-Bahasa Inggris di Netflix. Apa kunci dari kesuksesan film ini menembus pasar internasional, ya?

Inibaru.id – Perkembangan dunia film Indonesia dalam sedekade belakangan memang cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya sejumlah film Tanah Air yang menembus pasar internasional. Nah, belakangan film yang mendapatkan status tersebut adalah The Shadow Strays yang masuk daftar Global Top 10 untuk film-film non-Bahasa Inggris di kanal streaming berbayar Netflix.

Status ini didapat hanya sepekan setelah film laga ini dirilis. Bahkan, yang cukup membanggakan, The Shadow Strays juga masuk Top 10 film paling banyak ditonton di Amerika Serikat dan 80-an negara lain seperti Kanada, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Brasil, Jepang, Prancis, dan Inggris.

“Netflix memungkinkan film layer lebar jadi bisa ditonton di mana saja dan kapan saja. Kalau filmnya banyak dibicarakan, dampaknya bakal banyak ditonton di banyak negara. Makanya, film Indonesia yang bagus, yang punya standar internasional, saya kira bisa eksis di pasar internasional,” komentar sutradara film ini Timo Tjahjanto sebagaimana dilansir dari VOA, Rabu (12/5/2024).

Asal kamu tahu saja, The Shadow Strays jadi proyek kesekian Timo dengan Netflix setelah sebelumnya sukses besar dengan The Night Comes for Us (2018) yang dibintangi Iko Uwais dan Joe Taslim dan The Big 4 pada 2022. Kesuksesan tiga film ini meneruskan kesuksesan film-film garapan Timo lainnya seperti The Raid: Redemption (2011), dan The Raid 2 (2014). Khusus untuk dua film yang disebut terakhir, hanya tayang di bioskop, Milens.

Film laga masih jadi andalan

Timo Tjahjanto saat menyutradarai 'The Shadow Strays'. (Netflix)

Tapi, dari sekian banyak film-film Garapan Timo yang mendunia, ada satu hal yang menghubungkan semuanya, yaitu genre laga. Yap, bisa jadi, sejauh ini memang film-film inilah yang bikin nama Indonesia dikenal di dunia layar lebar internasional.

“Film-film laga berkualitas memang diharapkan dari Indonesia karena masih adanya stereotype film Asia ya film laga. Makanya The Shadow Strays, The Night Comes for Us, dan The Raid bisa populer,” terang movie blogger Rama Tampubolon yang kini berada di Los Angeles, Amerika Serikat.

Bedanya dengan film laga Hollywood adalah, film laga dari Indonesia dihiasi dengan koreografi perkelahian yang ciamik dan brutal, khususnya dengan menggunakan seni bela diri pencak silat yang memang dikenal brutal namun indah. Sementara itu, banyak film Hollywood yang mengandalkan atraksi nggak masuk akal seperti ledakan hebat, kebut-kebutan mobil, atau melompat dari ketinggian.

Yap, untuk saat ini, bisa jadi genre film laga seperti The Shadow Strays memang jadi jalan pembuka film-film Indonesia untuk menembus pasar internasional. Semoga saja, di masa depan, genre-genre lain dari film Indonesia juga bakal melakukan hal serupa seiring dengan terus meningkatnya kualitas film-film Tanah Air. Setuju, Millens? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: