BerandaBudaya
Rabu, 26 Sep 2017 15:23

Budaya Indonesia Disambut Hangat di Filipina

Delegasi Indonesia saat membawakan Tari Bhinneka di Filipina. (Foto: kemlu.go.id)

Seusai pertunjukan, penonton tumpah ruah ke panggung demi berfoto dan bersalaman dengan delegasi Indonesia.

Inibaru.id - Setiap kali menunjukkan aksinya di negeri orang, budaya Indonesia selalu berhasil menarik perhatian. Kali ini, giliran masyarakat Filipina yang berdecak kagum dengan kekayaan budaya Tanah Air.

Tidak seperti biasanya, lebih dari 1.000 orang memadati gedung pertunjukan yang ada di SM Mall General Santos (Gensan) City, Filipina. Mereka rela berdesak-desakan demi melihat rangkaian tarian tradisional Indonesia yang dibawakan dengan sangat indah oleh kelompok tari Ayodya Pala Indonesia.

“Sebanyak 6 tarian yang dinamis dari berbagai daerah yaitu Tari Legong, Tari Piring, Tari Mojang, Tari Bhinneka, Tari Rampak Kipah, dan Tari Nandak Ganjen ditampilkan dengan ciamik dan sangat lincah secara sambung-menyambung oleh 12 orang penari profesional asal Depok tersebut,” tutur Konsul Jenderal RI Davao City, Berlian Napitupulu sebagaimana dikutip dari Kemlu.go.id.

Baca juga: Batik Kembali Jadi Primadona di Laos

Tak disangka, setelah pertunjukan tari selesai, puluhan penonton segera memasuki panggung untuk memberikan bunga, mengajak para penari berfoto atau sekadar berjabat tangan. Begitu antusias penonton dengan pertunjukan ini hingga MC menegur para penonton untuk segera meninggalkan panggung demi memberikan kesempatan bagi para penari untuk beristirahat.

Berlian bahkan menyebutkan bahwa para penonton berteriak "Indonesia, Indonesia", "Thank you, Indonesia", atau "We love you, Indonesia" tatkala para penari meninggallkan panggung.

Sebelum pertunjukan tari, Sekolah Indonesia Davao (SID) juga menampilkan pertunjukkan musik angklung interaktif. Meskipun hanya berlangsung beberapa menit, lagu khas Sunda berjudul “Bubui Bulan” dan lagu Filipina “Dahil Sayo” dilantunkan dengan merdu dengan alat musik ini dan menghipnosis para penonton.

Masyarakat Gensan City memberikan apresiasi bagi penampilan dari delegasi Indonesia pada hari Kedua BIMP EAGA Festival of Culture. Festival budaya ini diadakan pada 20 hingga 24 September 2017. Selain Indonesia, tampil pula delegasi dari Malaysia, Brunei Darussalam, dan tuan rumah Filipina.

Baca juga: INO Ensemble Indonesia Berjaya di Festival Musik Tradisional Uzbekistan

Booth Pameran

Tak hanya menampilkan tarian khas dan angklung, Indonesia juga ikut berpartisipasi pada Pameran Tenun Ikat di SM Mall, Pameran Dagang dan Pariwisata di Gaisano Mall dan Seminar di KCC Mall. KJRI menampilkan koleksi tenun ikat yang sangat indah dari Bali, Lombok, Toraja, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Untuk kegiatan Trade Expo, KJRI juga membuka 4 booth pameran, 3 di antaranya diisi oleh perusahaan manufaktur Indonesia yakni Mayora, Richeese, dan Teh Botol Sosro. Tak hanya pameran dagang, KJRI Davao juga melakukan pameran wisata Indonesia dengan cara menampilkan poster destinasi wisata, peta wisata, membagikan brosur, hingga memutar film video promosi Wonderful Indonesia.(AW/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: