BerandaTradisinesia
Sabtu, 27 Feb 2026 15:58

Tawur Agung Kesanga Nasional 2026 di Candi Prambanan, Catat Tanggal Mainnya!

Ilustrasi: Tawur Agung Kesanga Nasional 2026 akan digelar di Candi Prambanan pada 18 Maret mendatang. (Jatengprov)

Tawur Agung dimulai sejak 8 Maret 2026. Agenda utamannya akan digelar di pelataran Wisnu Mandala, Kompleks Candi Prambanan.

Inibaru.id – Upacara Tawur Agung Kesanga Nasional 2026 akan kembali digelar di Candi Prambanan. Rencananya, event penting di candi yang berlokasi di perbatasan Klaten (Jateng)-Sleman (DIY) (Klaten-Sleman) akan dilaksanakan pada Rabu (18/3/2026).

Upacara itu digelar sehari sebelum Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh pada Kamis (19/3). Ketua Panitia Tawur Agung Nasional 2026 Bibit Hariadi mengatakan, rangkaian kegiatan gelaran ini akan dimulai sejak 8 Maret 2026.

Sementara itu, agenda utamannya bakal digelar di pelataran Wisnu Mandala, Kompleks Candi Prambanan, pada 18 Maret tersebut. Selain ritual, generasi muda Jateng akan berkreasi untuk menampilkan ogoh-ogoh. Rencananya, bakal ada enam ogoh-ogoh yang diikutkan pawai budaya di Prambanan.

“Ogoh-ogoh ini karya anak muda Jawa Tengah. Ini kreativitas lokal, sekaligus daya tarik wisata,” kata Bibit saat melakukan audiensi dengan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Semarang pada Kamis (26/2).

Dia menambahkan, berdasarkan pengalaman sebelumnya, panitia memperkirakan akan ada 30 ribu hingga 35 ribu orang dari berbagai daerah, mulai dari Jawa, Lampung, hingga Bali. Skala tersebut membuat Tawur Agung disebutnya memiliki efek berganda.

"Di satu sisi, event ini adalah ritual spiritual umat Hindu, sedangkan di sisi lain sebagai magnet pariwisata dan etalase budaya Jawa Tengah," sebutnya.

Bukan untuk Meniru Bali

Panitia juga menilai pemilihan Prambanan memiliki makna strategis. Selain nilai historis dan spiritual, lokasi di perbatasan DIY–Jateng dinilai mampu memperluas dampak positif secara ekonomi dan wisata.

“Kami ingin mengangkat budaya Jawa Tengah. Tidak meninggalkan tradisi, tetapi justru menghidupkannya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Jawa Tengah, Tri Wahono, menegaskan bahwa Tawur Agung di Prambanan nggak dimaksudkan untuk meniru Bali, melainkan upaya menampilkan identitas Jawa Tengah.

Ketua Tawur Agung Prambanan, Bibit Hariyadi saat melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi di Semarang. (Humas Jateng)

Gunungan, simbol yang lekat dengan tradisi Jawa, akan kembali dihadirkan. Nilai wilujengan khas Jawa pun bakal menjadi bagian dari suasana upacara.

“Kita tidak pernah mengangkat konsep Bali. Jawa Tengah punya tradisi sendiri. Gunungan menjadi ikon budaya kita, berkahnya nanti dibagi bersama,” ujarnya.

Bagi panitia, pendekatan ini bukan sekadar estetika budaya, melainkan upaya menghidupkan kembali tradisi lokal di ruang publik. Tawur Agung, dalam konteks ini, menjadi panggung kebudayaan.

Satu Bumi, Satu Keluarga

Perayaan Hari Suci Nyepi tahun ini mengusung tema “Vasudaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga.” Tema tersebut menekankan nilai persaudaraan universal, toleransi, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian bumi.

Dalam audiensi, Gubernur Luthfi yang diundang langsung oleh panitia segera mengatakan kepastian untuk datang. “Nggih, saya datang nanti!” tukasnya diiringi senyuman, menegaskan bahwa Pemprov Jateng mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Nggak hanya dalam aspek teknis penyelenggaraan, Luthfi mengungkapkan bahwa Pemprov juga akan mendukung dalam empat hal krusial lain, yakni kesakralan ritual, ketertiban acara, keamanan peserta, dan kelestarian kawasan cagar budaya.

“Pemprov Jateng mendukung pelaksanaan Tawur Agung Nasional, dengan tetap menjaga kesakralan, ketertiban, keamanan, dan kelestarian kawasan Prambanan,” tegasnya. "Semoga kegiatan ini bisa memperkuat citra Jawa Tengah sebagai provinsi yang inklusif dan berbudaya."

Pasti akan sangat menarik menyaksikan langsung bagaimana Upacara Tawur Agung Kesanga Nasional 2026 bisa digelar berdampingan di tengah suasana Ramadan di kawasan tersebut. Semoga aman dan lancar ya, Gez! (Murjangkung/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Tanggapan Warga Terkait Kemungkinan Harga BBM Naik pada 1 April 2026

31 Mar 2026

Benar Nggak Sih Mengaktifkan Mode Pesawat Bikin Durasi Ngecas HP Jadi Lebih Cepat?

31 Mar 2026

April Mop atau April Panas? Intip Bocoran Cuaca BMKG Sepekan ke Depan!

31 Mar 2026

Stres Kok Sampai Meriang? Mari Kenalan dengan Demam Psikogenik

31 Mar 2026

Persiapan Menghadapi Fenomena Alam Godzilla El Nino pada Musim Kemarau Nanti, Apa Saja?

1 Apr 2026

Memakai BBM yang Ditimbun Lama, Berbahaya Buat Kendaraan Nggak, Ya?

1 Apr 2026

Legenda Azan Pitu di Cirebon; Kisah Para Muazin Melawan Ilmu Hitam

1 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: