Inibaru.id – Masuk bulan April biasanya identik dengan candaan "April Mop", tapi kalau soal cuaca, BMKG nggak lagi bercanda nih, Gez. Meski akhir Maret kemarin hujan masih sering menyapa, kabarnya musim kemarau sudah mulai ancang-ancang mau datang.
Lantas, awal April ini kita bakal kegerahan karena panas menyengat atau masih harus sedia payung sebelum hujan? Yuk, simak rangkuman prediksinya!
Transisi Monsun
Menurut BMKG, saat ini Indonesia sedang berada di fase peralihan. Dominasi Monsun Asia mulai memudar dan digantikan oleh Monsun Australia. Efeknya? Aliran massa udara dari Australia yang sifatnya lebih kering mulai masuk ke wilayah kita.
Analisis angin juga menunjukkan dominasi angin timuran yang jadi kode keras kalau sebagian wilayah Indonesia mulai masuk periode transisi menuju musim kemarau. Jadi, jangan heran kalau matahari mulai terasa lebih "galak" dari biasanya ya!
Tapi, kok masih ada hujan?
Tenang, buat kamu yang belum siap move on dari hawa dingin, hujan nggak langsung hilang total kok. Fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) dan Gelombang Rossby Ekuatorial diprediksi masih melintasi beberapa wilayah seperti Sumatra dan Papua.
Untuk periode 31 Maret hingga 6 April 2026, BMKG memprakirakan cuaca di Indonesia umumnya bakal didominasi hujan ringan hingga sedang. Tapi tetap waspada ya, karena potensi hujan lebat masih mengintai di beberapa titik konvergensi.
Siapa yang Duluan 'Gerah'?
Nggak semua wilayah langsung kemarau barengan, Gez. BMKG memprakirakan musim kemarau mulai menyapa sekitar 16,3 persen wilayah Indonesia pada April ini. Wilayah yang bakal "langganan" panas duluan antara lain:
- Pesisir utara Jawa bagian barat.
- Sebagian Jawa Tengah hingga Jawa Timur.
- Bali dan Nusa Tenggara.
Nantinya, hawa kering ini bakal terus meluas ke wilayah lain secara bertahap pada Mei dan Juni. Pergerakannya dimulai dari arah timur (Nusa Tenggara) lalu bergeser ke arah barat.
Kata Otoritas Soal Sanksi dan Aturan
Meski kondisi global seperti El Niño berada pada fase netral, BMKG tetap mewanti-wanti soal potensi cuaca ekstrem di masa transisi. Sebagaimana dikutip dari laman resminya:
"Jemaah yang melebihi masa berlaku visa akan menghadapi konsekuensi serius, termasuk denda, penahanan, hingga deportasi," demikian peringatan yang disampaikan pihak berwenang.
Eh, tunggu dulu! Kutipan di atas sepertinya "nyasar" dari aturan umrah ya, Gez. Intinya untuk urusan cuaca, pastikan kamu pantau terus update dari aplikasi Info BMKG supaya rencana jalan-jalan atau aktivitasmu di awal April ini nggak berantakan.
Siapkan sunscreen sekaligus payung ya, jaga-jaga kalau cuaca lagi labil! (Siti Zumrokhatun/E05)
