BerandaHits
Minggu, 22 Feb 2026 12:56

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

Penulis:

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di JatengMurjangkung
Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

Ilustrasi: BMKG menyebutkan bahwa Jawa Tengah masih berada pada puncak musim penghujan saat arus mudik mendatang. (Voi)

BMKG memperkirakan, Jawa Tengah masih berada di puncak musim penghujan hingga Maret mendatang. Artinya, bayang-bayang cuaca ekstrem masih bisa mengintai pada momen mudik Lebaran 2026.

Inibaru.id – Arus mudik lebaran, yang acap dibarengi dengan perjalanan panjang secara massal dari perkotaan ke perdesaan yang bisa menempuh jarak ratusan kilometer, sangat membutuhkan kondusivitas cuaca sebagai salah satu penunjang keselamatan.

Karena alasan itulah Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta masyarakat yang akan merayakan "tradisi" mudik pada lebaran tahun ini untuk lebih berhati-hati sekaligus waspadai potensi cuaca ekstrem yang bisa saja terjadi pada momen tersebut.

Hal itu disampaikannya saat melakukan rapat bersama Komisi V DPR RI dan Menteri Perhubungan di kompleks kantor Gubernur Jateng pada Jumat (20/2/2026).

"Akhir-akhir ini," Luthfi mengatakan, "banyak bencana terjadi di Jawa Tengah karena cuaca ekstrem. Maka, menyambut arus mudik, perlu koordinasi lintas sektor untuk menyelesaikan sekaligus mengantisipasi potensi kemunculan persoalan tersebut."

Mengapa Luthfi perlu melontarkan peringatan tersebut dalam forum persiapan menyambut arus mudik-balik Lebaran 2026 itu? Hal itu diperlukan sebagai langkah antisipasi lantaran Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, Jateng masih berada pada periode puncak curah hujan hingga Maret.

Kepala BMKG Teuku Faisal saat rapat bersama Gubernur Jateng serta Komisi V DPR RI dan Menteri Perhubungan. (Humas Jateng)
Kepala BMKG Teuku Faisal saat rapat bersama Gubernur Jateng serta Komisi V DPR RI dan Menteri Perhubungan. (Humas Jateng)

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam forum tersebut mengungkapkan, selama Februari hingga Maret mendatang, curah hujan di Jateng diperkirakan akan masih cukup tinggi. “Jadi, kita harus bersiap jika mudik lebaran nanti terjadi banyak hujan di Jawa Tengah,” ujarnya.

Faisal memaparkan, diperkirakan wilayah tengah dan pegunungan di Jateng yang bakal paling berpotensi mengalami hujan menengah hingga tinggi pada masa-masa mudik lebaran nanti. Situasi tersebut bahkan diperkirakan masih akan berlangsung hingga April mendatang.

“Maret dan April ini, Jawa Tengah khususnya di bagian tengah dan pegunungan, curah hujannya ini menengah sampai tinggi,” katanya.

Terkait langkah mitigasi, Faisal menambahkan, BMKG telah melakukan modifikasi cuaca di wilayah Jawa Tengah. Hal itu sudah dilakukan sejak 15 Januari dan berakhir pada 3 Februari lalu, dengan 148 penerbangan pengurangan curah hujan hingga 42,95 persen.

"Meski tidak menghentikan hujan secara langsung, semoga langkah ini bisa mengurangi potensi kebencanaan hidrometeorologi. BMKG juga membuka opsi langkah lanjutan apabila diperlukan," tandasnya.

Buat kamu yang merencanakan mudik pada lebaran tahun ini, persiapkan dirimu, Gez! Jaga kesehatan, antisipasi dengan perlengkapan untuk menghadapi hujan deras, dan jangan memaksakan diri melanjutkan perjalanan saat cuaca nggak mendukung. (Murjangkung/E10)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media

Copyright © 2026 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved