BerandaHits
Sabtu, 10 Apr 2026 10:01

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

Jemaah haji tahun 2023 bakal menerima sertifikat. (Shutterstock)

Animo calon jamaah haji muda atau Gen Z di Kota Semarang meningkat, dipicu pelimpahan porsi dari orang tua yang wafat atau tak lagi memenuhi syarat kesehatan.

Inibaru.id - Di tengah antrean panjang dan citra haji yang identik dengan usia lanjut, wajah jemaah asal Kota Semarang tahun ini tampak agak berbeda. Beberapa gen z tampak menjadi bagian dari daftar jemaah yang akan berangkat pada pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Semarang Mawardi mengungkapkan, porsi jemaah muda memang belum mendominasi, tapi mulai menunjukkan tren. Dari total 1.747 calon haji (calhaj), sekitar 30 persen di antaranya relatif masih muda, dengan puluhan orang di antaranya adalah zilenial.

"Sekitar 30 persen anak muda, dengan kalangan berusia di bawah 30 tahun atau masuk kategori gen z sebanyak 56 orang," ucap Mawardi saat dihubungi Inibaru.id, Rabu (8/4/2026).

Mawardi mengakui ada peningkatan minat dari kalangan jamaah haji muda. Kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya pelimpahan porsi haji dari orang tua yang meninggal dunia atau nggak lagi memenuhi syarat kesehatan untuk berangkat.

"Ada 10 calon jemaah haji yang bahkan berusia di bawah 20 tahun. Mereka mendapat pelimpahan dari orang tua, baik karena meninggal dunia atau istithaah kesehatan. Pelimpahan ini biasanya sudah disiapkan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan," ungkapnya.

Di sisi lain, ada pula keluarga yang sejak awal sudah merencanakan keberangkatan anaknya. Artinya, nggak sedikit orang tua yang mendaftarkan anak untuk haji sejak usia belasan tahun, sehingga saat waktu keberangkatan tiba, usia mereka masih tergolong muda.

Nggak Ada Perlakuan Khusus

Dalam prosesnya, seluruh calon jamaah menjalani tahapan yang sama tanpa perlakuan khusus. Jemaah muda maupun lansia tetap mengikuti rangkaian manasik dan persiapan lainnya dengan standar yang seragam, jadi nggak ada pengecualian.

"Usia lansia calon jemaah haji tahun ini juga menurun dibanding tahun sebelumnya. Untuk kelompok usia di atas 70 tahun jumlahnya hanya sekitar ratusan sekian," kata Mawardi.

Secara keseluruhan, komposisi usia dari 1.747 calon jemaah haji asal Semarang cukup beragam. Kelompok usia 31-50 tahun tercatat sebanyak 457 orang, sedangkan kelompok usia 51-75 tahun mendominasi dengan 1.160 orang. Sementara, kelompok usia 76-81 tahun ke atas berjumlah 151 orang.

Selain itu, masih terdapat 26 calhaj yang usianya mencapai lebih dari 81 tahun. Mawardi memastikan bahwa seluruh jemaah telah melalui pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan layak untuk berangkat ke Tanah Suci tahun ini.

"Pesan saya, menjelang keberangkatan, semua calon jemaah harap menjaga kesehatan, menghindari aktivitas yang menguras fisik, dan saat ibadah haji nanti jangan terlalu sering berswafoto di area Masjidil Haram dan Masjid Nabawi," tandasnya.

Fenomena ini jadi sinyal kalau haji kini mulai dilihat sebagai ibadah yang bisa direncanakan sejak muda. Jadi, kalau punya kesempatan, jangan tunggu lama-lama ya, Gez! (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Tumpeng, Simbol Syukur dan Harmoni dalam Tradisi Jawa

12 Mei 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.500, Apa Dampaknya bagi Masyarakat?

13 Mei 2026

Rahasia Sehat dari Isi Piring Warna-Warni

13 Mei 2026

Jamu, Warisan Leluhur yang Tetap Relevan di Tengah Gaya Hidup Modern

14 Mei 2026

Saat Rupiah Melemah, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

15 Mei 2026

Rahasia Matematika di Balik Motif Batik, dari Simetri hingga Pola Fibonacci

16 Mei 2026

ARTOTEL Gajahmada Semarang Hadirkan Pameran Seni Kontemporer “Episentrum”

16 Mei 2026

Nyandhang Tradisi untuk Menjaga Ingatan Batik Kudus

18 Mei 2026

9 WNI dalam Misi Kemanusiaan ke Gaza Dicegat Israel, Ada Wartawan Media Nasional

19 Mei 2026

Margin Kian Tipis, Banyak Seller Mulai Tinggalkan Marketplace

20 Mei 2026

SMA Negeri 1 Kemalang Resmi Berdiri, Anak Lereng Merapi Tak Perlu Sekolah Jauh Lagi

20 Mei 2026

Jateng Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Media Lokal di Era Digital

21 Mei 2026

Di Tengah Gempuran AI dan Buzzer, Media Lokal Diajak Kembali ke Jurnalisme Publik

22 Mei 2026

Jejak Panjang Pecel, Lotek, dan Gado-Gado: Saat Salad Nusantara Punya Cerita Peradaban

22 Mei 2026

BI Jateng Ingatkan Bahaya Penipuan Digital di Tengah Tren Transaksi QRIS

23 Mei 2026

Belajar dari Estonia, China, dan Singapura dalam Membangun Infrastruktur Digital

23 Mei 2026

Walkot Semarang Resmi Luncurkan LOFF 2026, Perkuat Ekosistem Perfilman Kreatif

24 Mei 2026

Peluang “Godzilla El Nino” 2026 di Indonesia Relatif Kecil, Ini Kata BRIN

25 Mei 2026

Jadi Wisudawan Terbaik UNRIYO, Pemuda Asal Semarang Ini Ingin Ciptakan Banyak Peluang Kerja

25 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: