BerandaHits
Kamis, 1 Apr 2026 11:01

Memakai BBM yang Ditimbun Lama, Berbahaya Buat Kendaraan Nggak, Ya?

Ilustrasi: Sebuah mobil mengisi bahan bakar di tengah kekhawatiran kenaikan harga BBM. (SinPo/Ashar)

Meski rupanya terlihat masih utuh, memakai BBM yang ditimbun lama ternyata bisa memberikan kerugian tersendiri, lo. Apa saja, ya?

Inibaru.id - Setiap kali terjadi kenaikan harga BBM, nggak sedikit orang yang “berjaga-jaga” dengan cara menimbun bahan bakar. Alasannya sederhana: biar bisa menghemat BBM dalam jumlah tertentu sebelum harga resmi naik. Sekilas, hal ini bakal bermanfaat, ya? Tapi, ternyata kebiasaan ini belum tentu menguntungkan, lo, khususnya bagi kendaraanmu.

Kok bisa begitu? Ternyata, ada dampak yang bisa dirasakan kendaraan yang menggunakan BBM yang sudah ditimbun lama. Apa saja sih dampak tersebut? Nah, kita simak dulu, Gez penjelasannya.

BBM pada dasarnya adalah campuran kompleks dari berbagai senyawa kimia. Dalam kondisi ideal, komposisi ini stabil dan mampu menghasilkan pembakaran yang efisien di dalam mesin. Namun, ketika disimpan terlalu lama, apalagi dengan cara yang kurang tepat, struktur kimianya bisa berubah.

Perubahan ini biasanya dipicu oleh beberapa faktor seperti paparan udara, suhu yang naik-turun, hingga lamanya waktu penyimpanan. Salah satu yang paling sering terjadi adalah menguapnya fraksi ringan dalam BBM. Fraksi ini punya peran penting dalam proses pembakaran. Intinya sih kalau fraksi ini hilang, kualitas bahan bakar otomatis menurun.

Masalahnya nggak berhenti di situ. Ketika komposisi BBM berubah, karakteristik pembakarannya juga ikut berubah. Mesin jadi nggak bisa bekerja secara optimal. Kamu mungkin akan merasakan performa kendaraan menurun, tarikan terasa lebih berat, atau bahkan konsumsi bahan bakar jadi lebih boros.

Ilustrasi: BBM yang ditimbun sejumlah orang. (Disway)

Pada kendaraan modern, dampaknya bisa lebih serius. Sistem injeksi yang sensitif sangat bergantung pada kualitas BBM yang stabil. Kalau bahan bakarnya sudah nggak sebagus kondisi sebelumnya, bisa memicu munculnya kerak di ruang bakar atau gangguan pada injektor. Ujung-ujungnya? Biaya perbaikan yang nggak murah, deh.

Dalam jangka panjang, penggunaan BBM yang sudah “tua” juga bisa mempercepat keausan komponen mesin. Ini karena hasil pembakaran yang tidak sempurna dapat mengurangi efektivitas pelumasan alami dalam proses kerja mesin. Komponen yang seharusnya awet jadi lebih cepat aus.

Belum lagi kalau BBM disimpan di wadah yang tidak kedap udara. Kondisi ini mempercepat proses oksidasi dan penguapan, membuat kualitasnya semakin cepat menurun. Jadi, meskipun niat awalnya ingin berhemat, yang terjadi justru bisa sebaliknya, yakni keluar biaya lebih besar untuk perbaikan kendaraan.

Jadi, daripada menimbun BBM dalam jumlah banyak, lebih baik gunakan bahan bakar sesuai kebutuhan saja. Pastikan juga selalu memakai BBM dengan spesifikasi yang direkomendasikan oleh pabrikan kendaraanmu.

Intinya, BBM itu bukan barang yang bisa disimpan sembarangan dalam waktu lama. Alih-alih jadi solusi hemat, menimbun BBM justru bisa jadi sumber masalah baru. Lebih bijak dalam penggunaan, kendaraan pun tetap aman. Setuju nggak nih, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4 Juta, Jemaah Menanggung Sekitar Rp54,6 Juta

8 Okt 2026

Sirkuit Mandalika Kantongi Homologasi Grade A FIM untuk MotoGP 2026

9 Okt 2026

Mengulik Asal Nama Rondo Royal, Jajanan Tape Goreng Khas Jepara

11 Okt 2026

Penonton MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157 Ribu, Cetak Rekor Baru

12 Okt 2026

Gentengisasi Jateng Disiapkan, 1,1 Juta Keping Genteng Dibutuhkan

13 Okt 2026

Pemerintah Tutup Permanen Ekspor Benih Lobster, Penyelundup Bakal Diburu

14 Okt 2026

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal hingga 2028

21 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: