BerandaHits
Selasa, 31 Mar 2026 09:11

Tanggapan Warga Terkait Kemungkinan Harga BBM Naik pada 1 April 2026

Penulis:

Tanggapan Warga Terkait Kemungkinan Harga BBM Naik pada 1 April 2026Arie Widodo
Tanggapan Warga Terkait Kemungkinan Harga BBM Naik pada 1 April 2026

Sejumlah pakar menyebut harga BBM akan naik pada 1 April 2026 nanti. (Tribun/Tri Pandito Wibowo)

Sejumlah pakar memperkirakan harga BBM naik pada 1 April 2026 nanti. Penyebabnya tentu saja adalah konflik Timur Tengah yang bikin distribusi minyak dunia terhambat.

Inibaru.id – Dampak konflik di Timur Tengah yang bikin distribusi minyak di Selat Hormuz terhambat akhirnya sampai juga ke Indonesia. Sejumlah pakar memperkirakan pada 1 April 2026, harga BBM di Indonesia bakal naik.

Sebagai contoh, Lukman Leong dari Doo Financial Futures bahkan sampai memperkirakan BBM RON 92 alias Pertamax bisa saja naik harganya sampai Rp13.500 – Rp14.500. Dia juga memperkirakan harga Pertalite bisa saja naik, meski masih ada kemungkinan pemerintah nggak akan melakukannya pada BBM bersubsidi itu.

“Ada juga kemungkinan lain berupa pemerintah akan menaikkan harganya lebih sedikit, tapi menerapkan kuota pemakaian per kendaraan,” ungkap Lukman sebagaimana dinukil dari Bloombergtechnoz, Senin (30/1/2026).

Mengingat kabar prediksi kenaikan BBM ini semakin santer di media sosial, sejumlah warga pun memberikan pendapatnya. Salah satunya adalah Heri, warga Sendangmulyo, Kota Semarang. Meski belum tahu tentang besaran kenaikan harga BBM nantinya, dia sudah ancang-ancang untuk berganti jenis BBM yang bakal digunakan.

“Kayaknya kalau ngeliat konflik di Timur Tengah ini mungkin bisa bikin harga BBM naik banget, ya? Kalau sampai beneran terjadi, mungkin saya mau beralih ke Pertalite lagi. Padahal sudah beberapa bulan belakangan saya menggunakan Pertamax. Tapi kalau naiknya jauh banget, bakal siap kembali antre lama buat ngisi Pertalite saja,” ungkap Heri pada Senin (30/1).

Dia sendiri nggak terpikir untuk menimbun BBM karena merasa nggak perlu melakukannya.

Kenaikan harga BBM dipengaruhi kondisi konflik Timur Tengah. (Pertamina)
Kenaikan harga BBM dipengaruhi kondisi konflik Timur Tengah. (Pertamina)

“Nggak perlu sih. Ya terima saja kalau harga BBM naik meski ada harapan semoga harga Pertalite tetap normal,” lanjutnya.

Langkah ekstrem justru dilakukan tetangganya, Banu. Alih-alih berganti jenis BBM, dia malah sudah terpikir akan pergi ke tempat kerjanya dengan sepeda saja.

“Kayaknya nggak cuma BBM yang akan naik. Bisa jadi gas atau listrik juga. Daripada nanti bikin pengeluaran saya jadi tambah banyak, saya kepikiran mau naik sepeda saja. Toh kalau mencari jalur yang rata lewat Jalan Majapahit, kayaknya nggak begitu capek,” terangnya sembari berkata akan mempertimbangkan mandi di kantor dan berangkat lebih pagi jika rencana ini benar-benar dia lakukan nantinya.

Dengan memakai sepeda, dia tentu akan berhasil mengurangi biaya konsumsi energi dan bisa dialihkan untuk kebutuhan rumah tangga lainnya.

“Positifnya saya nanti juga jadi lebih sehat. Walau tentu akan jadi lebih capai dari sebelumnya dan saya harus berangkat lebih pagi. Tapi kayaknya memang saya mau melakukan hal ini,” kata Banu.

Nggak semua orang punya pilihan seperti Banu ataupun Heri. Tapi, jika kemudian harga BBM naik beneran pada 1 April 2026 nanti, mau nggak mau semua warga Indonesia memang harus beradaptasi. Kalau kamu sendiri, sudah terpikir akan melakukan apa demi menyiasati naiknya harga BBM ini, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media

Copyright © 2026 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved