BerandaHits
Minggu, 11 Apr 2026 16:53

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

Ketua DPRD Jateng Sumanto saat menghadiri workshop peningkatan kapasitas anggota DPRD. (DPRD Jateng)

Ketua DPRD Jateng Sumanto meminta jajarannya menghasilkan rekomendasi yang konkret dan terukur dalam membedah LKPJ Gubernur 2025. Ia menegaskan evaluasi jangan hanya soal serapan anggaran, tapi harus menyentuh akar persoalan demi pembangunan yang lebih merata.

Inibaru.id – DPRD Jawa Tengah nggak mau sekadar "stempel" laporan tahunan. Ketua DPRD Jateng, Sumanto, punya misi khusus saat membuka workshop peningkatan kapasitas anggota dewan di Surakarta, Jumat (10/4/2026). Ia pengin bedah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2025 nggak cuma berakhir jadi tumpukan kertas normatif.

Sumanto menegaskan kalau hasil dari pembahasan LKPJ ini harus punya "taji" alias bisa langsung dieksekusi oleh pihak eksekutif maupun legislatif di masa depan.

“Rekomendasi yang dihasilkan harus konkret, memiliki skala prioritas, serta terukur agar dapat diikuti oleh eksekutif dan DPRD ke depan,” tegasnya.

Bukan Sekadar Main Angka

Sumanto berharap LKPJ dapat menjadi wadah produktif untuk memecahkan masalah Jawa Tengah. (DPRD Jateng)

Bagi politikus PDI Perjuangan ini, LKPJ adalah cermin dari kerja nyata pemerintah selama setahun. Jadi, para anggota dewan punya PR buat menguliti satu-satu mana program yang jalan dan mana yang mandek.

Sumanto juga mewanti-wanti rekan-rekannya supaya jangan cuma silau dengan angka realisasi anggaran yang terserap banyak, tapi lihat juga indikator kinerjanya.

“Yang tidak kalah penting adalah mengidentifikasi akar persoalan, baik dari sisi kelembagaan, regulasi, maupun sumber daya yang menjadi penghambat pembangunan,” ujarnya.

Data Adalah Kunci

Biar nggak asal kritik, Sumanto menekankan pentingnya penggunaan data yang valid. Kalau datanya akurat, otomatis rekomendasi yang dihasilkan bakal lebih "nggigit" dan bisa dipertanggungjawabkan secara objektif.

Di akhir sambutannya, ia berharap workshop ini jadi wadah diskusi yang panas tapi produktif. Tujuannya biar kualitas pelayanan publik di Jawa Tengah makin oke dan pembangunan makin merata.

“Melalui forum ini, saya harapkan lahir rekomendasi yang mampu memperkuat akuntabilitas pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pembangunan yang lebih merata di Jawa Tengah,” pungkasnya.

Nah, kalau menurut kamu, program Pemprov Jateng mana nih yang paling butuh dievaluasi, Gez? (Ike P/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dasun di Lasem, Galangan Kapal yang Pernah Menopang Armada Majapahit hingga Demak

26 Jun 2026

Pertamina: Harga BBM Berpotensi Turun Bertahap Mulai Juli

27 Jun 2026

Barikan Sitinggil, Cara Warga Kriyan Merawat Jejak Ratu Kalinyamat Lewat Doa dan Kebersamaan

28 Jun 2026

Masyarakat Bisa Pilih Logo HUT Ke-81 RI, Pemerintah Buka Polling hingga 28 Juni

29 Jun 2026

Perusahaan Kereta Asal Swiss Lirik Indonesia sebagai Basis Produksi untuk Pasar Asia

30 Jun 2026

Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina DEX Turun Mulai 1 Juli 2026, Pertamax Tetap

1 Jul 2026

DJP Siap Terapkan Pajak E-Commerce Mulai 1 Juli 2026

1 Jul 2026

Mulai 1 Juli 2027, Empat Marketplace Resmi Pungut Pajak Pedagang Online

2 Jul 2026

Tabung CNG 3 Kg Segera Diuji, Diklaim Lebih Aman dari LPG

3 Jul 2026

Pemerintah Siapkan 39 Bandara Baru, Total Bandar Udara di Indonesia Bakal Jadi 296

4 Jul 2026

Belajar Langsung dari Mbah Atemo, Belasan Anak Muda Lestarikan Mainan Tradisional Berbahan Kertas Bekas

6 Jul 2026

Mengenal Bunga Edelweiss Jawa, Si "Bunga Abadi" yang Justru Terancam Punah

6 Jul 2026

Dikira Bahasa Gaul, "Anjir" Justru Kosakata Lama Nelayan Pantura

7 Jul 2026

Penelitian Terbaru Ungkap Fakta Baru Manusia Hobbit Flores

8 Jul 2026

Muhammadiyah Resmikan KucingMu, Kampanyekan Kepedulian terhadap Hewan

9 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: