BerandaTradisinesia
Rabu, 29 Mei 2018 12:20

Prosesi Pradaksina yang Sarat Makna dalam Peringatan Waisak

Para biksu melakukan Pradaksina mengelilingi Candi Mendut, Magelang, Senin (28/5/2018). (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Ratusan umat Buddha dari Indonesia dan beberapa negara tetangga hadir di Candi Mendut, Magelang, untuk mengikuti peringatan Waisak 2018. Mereka semua khusyuk dalam prosesi demi prosesi yang ada.

Inibaru.id – Dalam pelaksanaan peringatan Waisak 2018, ada salah satu rangkaian acara yang menyita perhatian lo. Upacara penyakralan Air Berkah. Prosesi itu dilaksanakan Senin (28/5/18) di Candi Mendut, Magelang. Sebelum prosesi itu, terlebih dahulu dilaksanakan upacara penyemayaman Api Dharma.

Ada yang menarik untuk diikuti saat penyakralan air berkah nih, Millens. Yap, Pradaksina! Prosesi mengelilingi candi searah jarum jam itu dilakukan dua kali. Pertama, umat buddha yang hadir dipimpin oleh para biksu melakukan pradaksina sebanyak tujuh kali di pelataran candi. Para biksu membawa air berkah dalam candi. Sementara, umat Buddha lainnya mengikuti di belakang. Mereka melakukan pradaksina sambil melantunkan doa bersamaan.

Api Dharma dari pusat api abadi Mrapen, elemen yang disandingkan dengan Air Berkah di Candi Mendut sebelum diarak menuju Candi Borobudur. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Yenny, salah seorang sukarelawan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) mengatakan, pradaksina mempunyai makna menyucikan kesalahan umat Buddha, baik saat pelaksanaan ritual atau dalam keseharian. Oya, umat Buddha yang merasa ibadahnya kurang sempurna juga bisa menyempurnakan ibadahnya dengan melakukan pradaksina, lo.

Nah, usai melakukan pradaksina di pelataran, para biksu dan peserta pradaksina naik ke candi. Di sana, mereka akan melakukan pradaksina lagi sebanyak tiga kali. Setelahnya, air berkah yang dibawa para biksu akan disemayamkan di dalam candi.

Pradaksina juga bertujuan untuk menyucikan air berkah sebelum disemayamkan di dalam Candi Mendut. FYI, selama Waisak, dalam Candi Mendut sudah didekorasi untuk tempat sembahyang. Tiga patung Buddha, lilin, dan beberapa peralatan sembahyang lain rapi tertata di altar.

Umat Buddha melakukan Pradaksina di badan candi Mendut sebanyak tiga kali searah jarum jam, Senin (28/5/2018). (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Umat Buddha yang hadir silih berganti masuk ke dalam candi untuk sembahyang. Nggak ada yang nggak khusyuk. Masing-masing menyatu dalam doanya kepada Sang Buddha.

Ajaran Sang Buddha

Sebagai informasi, melalui pradaksina, umat Buddha diajak untuk mengingat kembali perjuangan dan kisah hidup Sang Buddha dalam menyebarkan ajarannya. Hal itu tertuang di kitab Tripitaka.

Umat Buddha membaca Paritta bersama dipimpin sejumlah biksu seusai melakukan Pradaksina, Senin (28/5/2018). (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Oya, umat Buddha juga percaya jika selama waisak kebaikan yang mereka lakukan akan berlipat ganda pahalanya.

Rangkaian peringatan Waisak dilanjutkan hari ini, Selasa (29/5/2018) di Candi Borobudur. Kamu bisa melihatnya karena acara ini terbuka untuk umum. Eits, meski begitu, kamu harus tetap jaga etika dan sopan santun ya biar nggak mengganggu prosesi ibadah umat Buddha. (Mayang Istnaini/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: