BerandaHits
Sabtu, 14 Apr 2023 09:09

Tren Masyarakat Pengguna Paylater, Belanja Apa Saja?

Ilsutrasi: Paylater merupakan metode pembayaran yang ditawarkan oleh marketplace, fintech, dan perusahaan digital atau start-up lainnya dengan cara menunda atau mencicil. (Shutterstock)

Saat berkunjung ke e-commerce, kamu pasti akan disodori pilihan pembayaran paylater, kan? Nah, metode pembayaran itu sekarang sudah banyak dipilih oleh masyarakat. Kira-kira, mereka menggunakan paylater untuk membeli apa saja ya?

Inibaru.id - Sekarang banyak orang yang mulai tertarik melakukan pembayaran menggunakan metode paylater. Paylater merupakan metode pembayaran yang ditawarkan oleh marketplace, fintech, dan perusahaan digital atau start-up lainnya dengan cara menunda atau mencicil.

Pembayaran yang tertunda tersebut harus dilunasi dalam jangka waktu tertentu. Seperti namanya, 'pay later' yang berarti 'bayar kemudian'. Secara konsep, cara ini mirip dengan kartu kredit ya, Millens? Bedanya, kamu nggak memerlukan kartu fisik seperti kartu kredit. Pengajuannya pun lebih mudah karena paylater disediakan oleh institusi non-bank dan bisa dilakukan via daring.

Nah, tahukah kamu, selama Ramadan 2023 ini tren belanja masyarakat kita menggunakan paylater menunjukkan sinyal positif, lo. Itu artinya, daya beli masyarakat Indonesia terus membaik di masa transisi dari pandemi menuju endemi.

Transaksi dengan Paylater

VP, Marketing & Communications Kredivo Indina Andamari menjelaskan tentang kecenderungan masyarakat dalam berbelanja menggunakan metode pembayaran paylater. Apa saja itu? Yuk kita simak!

1. Produk untuk mempercantik rumah

Kategori produk home & living sebagai kategori produk dengan transaksi tertinggi selama dua minggu Ramadan 2023, dengan kenaikan nilai transaksi mencapai 21 persen dibandingkan dengan dua minggu sebelum Ramadan 2023. Hal ini menandakan tren mempercantik rumah kerap dilakukan masyarakat selama Ramadan, dengan tren peningkatan transaksi di kategori produk home & living yang cenderung semakin naik jelang Lebaran.

2. Gawai dan barang elektronik

Ilustrasi: Saat menggunakan paylater, selalu lunasi cicilan sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan. (Shutterstock)

Tren transaksi di kategori gadget dan electronics diprediksi terus meningkat pada dua sampai satu minggu menjelang Lebaran yang mulai terlihat dari beberapa tahun terakhir. Hal ini didorong oleh kebutuhan masyarakat akan gawai yang semakin meningkat seiring dengan hadirnya metode belajar dan kerja secara daring atau hybrid, serta Tunjangan Hari Raya (THR) yang biasanya cair pada dua minggu menjelang Lebaran.

Di dua minggu Ramadan 2023 ini, tren peningkatan transaksi tersebut juga semakin terlihat dengan jumlah transaksi kategori gadget dan elektronik yang meningkat hingga 14 persen dibandingkan dengan dua minggu sebelum Ramadan 2023.

3. Tiket dan akomodasi perjalanan

Seiring dengan antusiasme masyarakat yang kembali diperbolehkan untuk melakukan mudik tahun ini, masyarakat sudah dari jauh-jauh hari mempersiapkan perjalanan dengan membeli tiket dan akomodasi untuk mudik.

Hal ini terlihat dari lonjakan transaksi di kategori travel yang tercatat hingga minggu kedua Ramadan ini. Telah terjadi kenaikan nilai transaksi sebesar 12 persen pada produk kategori travel jika dibandingkan dengan dua minggu sebelum Ramadan.

"Tingginya kebutuhan masyarakat akan metode pembayaran alternatif seperti paylater yang menawarkan fleksibilitas dan kemudahan dalam bertransaksi, membuat tren penggunaan paylater turut mengalami kenaikan selama periode Ramadan dan menjelang Lebaran," pungkasnya.

Itulah tren belanja masyarakat kita yang menggunakan paylater. Kamu juga bisa mencoba cara ini, Millens. Yang perlu kamu perhatikan adalah selalu lunasi cicilan sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan. Sebab, apabila lewat dari waktu yang ditentukan bisa dikenakan denda dan malah membuat tagihan makin menumpuk. Bagaimana, kamu tertarik? (Siti Khatijah/E07)

Artikel ini telah terbit di Medcom dengan judul Ternyata Begini Tren Penggunaan Paylater Jelang Lebaran, Kamu Juga Pakai?

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: