BerandaHits
Kamis, 9 Jul 2025 09:01

Tegas! Kemendikdasmen Larang Perpeloncoan dalam MPLS 2025/2026

Kemendikdasmen melarang adanya perpeloncoan pada MPLS tahun ajaran baru. (SMKTI Airlangga)

Nggak pengin ada kasus perpeloncoan pada MPLS tahun ajaran baru 2025/2026, Kemendikdasmen dengan tegas meminta MPLS dilakukan dengan lebih aman dan ramah.

Inibaru.id – Jelang tahun ajaran baru, banyak murid dan orang tua siswa yang khawatir masa orientasi siswa baru atau sekarang disebut sebagai Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS), bakal jadi ajang perpeloncoan. Untungnya, hal ini nggak akan terjadi karena Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa praktik perpeloncoan, kekerasan, serta seluruh aktivitas yang merugikan dan tidak mendidik dilarang keras terjadi pada MPLS tahun ajaran 2025/2026.

Kepala Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen Rusprita Putri Utami mengungkapkan bahwa pelarangan tersebut bertujuan meneguhkan komitmen kementerian dalam menyediakan pendidikan bermutu bagi seluruh pelajar, tanpa terkecuali. Menurutnya, kebijakan ini harus dijalankan secara tegas agar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah atau madrasah dapat menjadi sarana edukatif, inklusif, dan menyenangkan.

“Dalam pelaksanaan MPLS Ramah, ada beberapa hal yang tegas dilarang. Hal ini dijalankan demi menghilangkan praktik-praktik perpeloncoan, kekerasan, serta segala bentuk aktivitas yang tentu saja merugikan dan tidak mendidik,” ungkap Rusprita saat sosialisasi daring bertajuk Sosialisasi MPLS Ramah 2025 pada Selasa (8/7/2025) di Jakarta sebagaimana dinukil dari Espos.

Apa Saja yang Dilarang?

  • Tugas yang tidak relevan dan tidak edukatif

Pemberian tugas yang tidak masuk akal atau berlebihan, tanpa tujuan edukatif, pasti dilarang. Tenaga pendidikan didorong merancang tugas yang sesuai dengan tema MPLS dengan tujuan yang jelas, serta dapat mengembangkan karakter dan kemampuan murid.

  • Perpeloncoan dalam bentuk apapun

Larangan ini mencakup semua bentuk perpeloncoan, baik yang bersifat fisik, verbal, maupun non-verbal. Praktik seperti meneriaki murid baru, memaksa melakukan hal-hal yang memalukan, atau tindakan intimidatif dalam bentuk lainnya nggak boleh terjadi.

  • Pemberian hukuman fisik, verbal, dan psikis

Hukuman bagi murid, terutama yang melibatkan kekerasan, baik fisik, verbal, maupun psikis yang tidak mendidik, harus dihentikan. Kebijakan ini sejalan dengan perlindungan hak anak di lingkungan pendidikan.

  • Penggunaan atribut yang merendahkan martabat murid

Pemakaian atribut seperti kaus, topi, atau penanda lainnya yang dirasa memalukan, merendahkan, atau berdampak negatif bagi psikologis murid juga dilarang. Rusprita menekankan, kehadiran atribut pengenal MPLS harus sesuai prinsip edukatif, inklusif, dan menyenangkan.

“MPLS adalah ruang yang tujuannya untuk mendidik, jadi bukan untuk mengintimidasi ataupun mempermalukan murid-murid baru,” tegas Rusprita

Tujuan Utama MPLS

MPLS harus dilakukan dengan menyenangkan. (Flickr/Internet Sehat)

Menurut Rusprita Putri Utami, tujuan utama MPLS adalah menciptakan suasana pengenalan lingkungan yang mendidik, aman, dan kondusif. Kegiatan ini dirancang agar semua murid, terutama murid baru, merasa dikenal, diterima, dan siap belajar di lingkungan satuan pendidikan yang baru.

Beberapa poin penting yang diharapkan tercapai melalui MPLS:

  • Menumbuhkan rasa percaya diri murid baru karena mereka merasa dihargai dan diterima, bukan dijadikan sasaran perundungan atau penghinaan.
  • Membangun ikatan positif antara murid dan lingkungan sekolah, termasuk guru, sesama murid, dan tenaga pendidik lainnya.
  • Memperkenalkan budaya dan nilai-nilai sekolah secara edukatif, tanpa unsur paksaan atau intimidasi.
  • Mempersiapkan murid baru secara mental dan emosional, agar dapat belajar dengan nyaman sejak hari pertama masuk sekolah.

Kemendikdasmen berharap bahwa semua jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK, dapat menjalankan MPLS sesuai panduan ini. Dengan demikian, tidak ada lagi kasus perpeloncoan atau kekerasan tersembunyi di sekolah, sehingga seluruh murid baru dapat memulai tahun ajaran baru dengan hati penuh semangat dan aman.

“Kita ingin seluruh murid merasa siap, nyaman, dan bahagia memasuki dunia pendidikan yang baru,” tutup Rusprita.

Semoga saja ya, Millens, dengan adanya instruksi dari Kemendikdasmen ini, nggak ada lagi kasus perpeloncoan di sekolah pada masa orientasi siswa baru. (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: