BerandaHits
Senin, 5 Okt 2025 13:01

Tangan Kecil yang Menjaga Warisan 'Kota Ukir'

Sekitar 100 anak mengikuti pelatihan mengukir yang diadakan Sahabat Lestari di Senenan, Jepara, Minggu (5/10/2025). (Sahabat Lestari)

Sebanyak 100 peserta mengikuti pelatihan Seni Budaya Ukir Kayu Jepara untuk Anak Usia 10-12 tahun di Desa Senenan, Jepara. Lewat pelatihan ini seni ukir warisan leluhur diharapkan dapat lestari.

Inibaru.id - Di sebuah ruang belajar sederhana di Desa Senenan, Jepara, suara ketukan kecil menggema dari papan kayu. Bukan bunyi pahat para pengrajin senior, melainkan bunyi palu mungil di tangan anak-anak usia sekolah dasar yang sedang belajar membuat pola ukiran bunga dan daun.

Minggu pagi (5/10/2025) itu di Ruang Belajar Ukir Jepara Desa Senenan, Jepara, mereka mengikuti Pelatihan Seni Budaya Ukir Kayu Jepara untuk Anak Usia 10–12 Tahun yang digelar para anak muda yang peduli dengan budaya seni ukir di Jepara bersama dengan Sahabat Lestari.

Kegiatan ini bertujuan menanamkan cinta terhadap seni ukir sejak dini. Bukan sekadar belajar keterampilan teknis, tapi juga mengenal makna kesabaran dan kebanggaan yang tersimpan di balik setiap guratan kayu.

“Anak-anak sekarang lebih akrab dengan gawai daripada pahat,” tutur Afwan Idzil Akbar Syah, ketua pelaksana kegiatan, sambil tersenyum. “Melalui pelatihan ini, kami ingin mereka tahu bahwa Jepara punya warisan hebat yang tidak boleh hilang.”

Dalam kegiatan ini, anak-anak tidak hanya menggambar pola dan mencoba mengukir media kayu lunak, tapi juga berkunjung ke studio ukir, mendengar kisah para pengrajin, dan menampilkan hasil karyanya dalam pameran mini.

Para peserta tampak antusias membuat motif ukir tradisional. (Sahabat Lestari)

Di sela kegiatan, seorang peserta bernama Fara (10) tampak bangga menunjukkan ukiran kecil berbentuk daun buatannya. “Ternyata susah tapi seru! Aku mau bikin lagi di rumah,” ujarnya antusias.

Bagi para pengrajin, kegiatan seperti ini menjadi harapan baru agar tradisi ukir tidak berhenti di generasi mereka. “Kalau anak-anak mau mencoba, berarti seni ukir Jepara masih punya masa depan,” kata Sutrisno, salah satu pengrajin yang menjadi mentor.

Lebih dari sekadar acara sehari, pelatihan ini adalah upaya menyambung kembali jarak antara tradisi dan masa kini. Di tengah derasnya arus digitalisasi, tangan-tangan kecil di Senenan membuktikan bahwa kearifan lokal bisa tetap hidup selama ada yang mau belajar, berkarya, dan mencintainya.

Wah, bangga banget ya melihat anak-anak di Jepara masih antusias mempelajari keseniannya, Gez? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: