BerandaHits
Rabu, 24 Jun 2025 15:13

Tahun Ajaran Baru, Pinjol Jadi Andalan; Apa Risikonya?

Ilustrasi: Menjelang tahun ajaran baru, penyaluran pinjaman online cenderung meningkat. (Setoncchs)

Alih-alih mendadak, kebutuhan dana sekolah sebetulnya bisa diprediksi jauh-jauh hari. Namun, kenapa penyaluran pinjol tetap meningkat, yang diyakini digunakan orang tua untuk memenuhi kebutuhan dana sekolah anak, saat memasuki tahun ajaran baru?

Inibaru.id - Juni, tepatnya menjelang tahun ajaran baru, selalu menjadi salah satu bulan penuh tantangan bagi Andrei Akbar, setidaknya dalam tiga tahun terakhir. Rei, demikian dia biasa disapa, memiliki tiga anak. Ketiganya kini duduk di bangku sekolah; SD, SMP, dan SMA.

"Kalau sudah masuk awal Juni, aku pasti harus ngecek saldo di bank, lalu mulai berhitung untuk persiapan tahun ajaran baru, terutama setelah yang bungsu masuk SD dua tahun lalu. Meski biaya sekolah sekarang gratis, hal-hal lain di luar itu kan butuh duit juga, toh?" tutur lelaki asal Kabupaten Kendal itu, Selasa (24/6).

Sebagai karyawan swasta bergaji UMR yang menjadi satu-satunya pencari nafkah di rumahnya, lelaki 42 tahun ini memang harus betul-betul berhitung, terutama setelah dia nggak punya pekerjaan sambilan lagi.

"Libur sekolah, terus tahun ajaran baru. Nikmat sekali!" kelakarnya. "Pas lebaran sebetulnya kebutuhan juga meningkat, tapi terbantu oleh THR. Sementara, kalau tahun ajaran baru kan nggak ada 'suntikan dana' tambahan di luar gaji."

Pinjaman Online Meningkat

Rei sebetulnya bisa saja mencari pinjaman online (pinjol) untuk menghilangkan kekhawatiran atas biaya tahun ajaran baru sebagaimana dilakukan teman-temannya. Namun, dia masih takut melakukannya karena banyak cerita miring berkaitan dengan pinjol ini.

"Saya belum pernah. Takut. Kalau terdesak, saya milih mengandalkan teman, meski hitungannya untung-untungan. Tapi, yang saya tahu, banyak teman yang sengaja mengajukan pinjol pas kenaikan kelas seperti sekarang, apalagi yang anaknya sudah kuliah," terangnya.

Menjelang tahun ajaran atau semester baru antara Juni-Juli, kebutuhan biaya sekolah dan kampus memang meningkat. Hal ini berbanding lurus dengan aktivitas pinjaman masyarakat yang juga meningkat, salah satu tolok ukurnya adalah kenaikan grafik pinjol.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK); selama 2024 lalu, penyaluran pinjol pada Juni adalah sebesar Rp24,83 triliun, lalu meningkat tajam menjadi Rp27,41 triliun pada bulan berikutnya, kemudian sedikit naik pada Agustus menjadi Rp27,44 triliun.

Menyiapkan Dana Sekolah

Ilustrasi: Meski biaya sekolah gratis, menyiapkan dana pendidikan untuk anak nggak bisa dilakukan dengan mendadak, apalagi menjelang tahun ajaran baru. (Pintek via Kompas)

Merujuk data OJK tersebut, ada kenaikan nyaris 11 persen dalam dua bulan, yang diyakini berkaitan dengan kebutuhan keluarga untuk menyiapkan dana sekolah bagi buah hati mereka. Selain itu, peningkatan tersebut juga nggak lepas dari kebutuhan mahasiswa untuk memperbarui biaya kos, kuliah, dan lain-lain.

“Momentum mendekati tahun ajaran baru memang biasanya memicu kenaikan pinjol. Orang tua cenderung menggunakannya untuk dana sekolah," terang Direktur Ekonomi Digital Celios, Nailul Huda dalam Digital Economy Outlook 2025 yang dikutip Selasa (24/6).

Kebutuhan mendesak seperti biaya sekolah yang nggak bisa ditunda, tuturnya, sering mendorong masyarakat untuk memilih pinjol. Namun, perlu diwaspadai karena pinjol berisiko meningkatkan kredit bermasalah, terlebih jika dipakai untuk kebutuhan konsumtif.

"Tanpa perhitungan yang baik, pinjol berisiko meningkatkan kredit bermasalah," tegasnya.

Cara Aman Pakai Pinjol untuk Dana Sekolah

Kita tahu bahwa pinjaman yang ditujukan untuk kebutuhan konsumtif cenderung berimbas pada kemungkinan gagal bayar, apalagi jika dilakukan tanpa pertimbangan yang matang seperti terdesak situasi tertentu atau keharusan "gali lubang tutup lubang".

Mengajukan pinjol untuk dana sekolah, misalnya, biasanya menjadi langkah terakhir yang dipilih; yang didorong oleh kebutuhan yang mendesak. Nah, tanpa rencana pembayaran yang baik dan pertimbangan yang matang, mengajukan pinjol sangatlah berisiko karena bunganya terbilang tinggi.

Maka, agar kamu tetap aman pakai pinjol untuk mencukupi kebutuhan dana sekolah, berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu ikuti, yang dirangkum Inibaru.id dari berbagai sumber:

  1. Hitung kebutuhan riil saja, hindari meminjam lebih dari yang diperlukan;
  2. Hanya gunakan platform resmi yang disetujui OJK serta hindari rentenir online;
  3. Pahami bunga dan tenor dengan memilih cicilan panjang jika memungkinkan untuk meringankan beban;
  4. Pastikan hanya menggunakan dana untuk keperluan produktif alih-alih konsumtif, misalnya untuk biaya tahun ajaran baru, uang gedung, atau kuota belajar;
  5. Rencanakan peminjaman jauh-jauh hari untuk mempertimbangkan skema pelunasan pinjol agar nggak telat, terkena denda, terjerat bunga tinggi, atau gagal bayar.

Jika nggak benar-benar terdesak, nggak ada salahnya sedikit mengencangkan ikat pinggang demi terpenuhinya kebutuhan dana sekolah anak. Setidaknya, rencanakan dulu setahun sebelumnya, karena tahun ajaran baru bukanlah event mendadak, yang berarti bisa kita prediksi kapan datangnya. (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: