BerandaHits
Selasa, 6 Nov 2023 16:22

Syarat Jualan Barang Impor: Harga 100 Dollar ke Atas

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam pertemuan dengan para pelaku UMKM di Yogyakarta pada 6 November 2023. (Medcom)

Sekarang, para penjual barang impor nggak bisa sembarangan. Pasalnya, mereka hanya bisa menjual barang barang 100 Dollar atau lebih. Tujuannya, melindungi pelaku UMKM.

Inibaru.id - Jika nggak didukung dengan kebijakan yang pro, jangan harap UMKM kita bakal maju. Terlebih lagi dengan gempuran barang impor yang lebih menggoda konsumen.

Karena itu, guna melindungi UMKM, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan telah menyatakan bahwa barang impor nggak dapat dengan mudah memasuki negeri ini.

Dalam sebuah pertemuan dengan para pelaku UMKM di Yogyakarta pada 6 November 2023, Menteri Zulkifli menjelaskan bahwa pembelian barang impor minimal harus mencapai 100 Dollar ke atas. Jika dirupiahkan lebih dari Rp1 juta.

Selain harga yang lebih tinggi, barang impor juga harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk sertifikat halal (untuk makanan), izin BPOM, jaminan atau garansi, serta pembayaran pajak dan PPN.

"Semua produk luar negeri boleh masuk tapi harus melewati syarat itu. Yang boleh masuk langsung ada 4, buku, musik, software, dan film, yang lain enggak boleh," katanya, Senin (6/11).

Buku merupakan barang impor yang dikecualikan. (via Kompas)

Menteri Zulkifli menekankan pentingnya melindungi UMKM, karena mereka merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia, menyumbang sekitar 95 persen dari usaha dan sebagian besar PDB.

"Sebesar 95 persen usaha itu UMKM. Sebagian besar PDB (produk domestik bruto) ditentukan UMKM. UMKM harus dilindungi," katanya.

Menurutnya, melalui langkah-langkah ini, ekosistem perkembangan UMKM akan terjaga, dan produk-produk Indonesia akan dapat bersaing di pasar global. Tujuannya adalah menjadikan Indonesia sebagai negara maju pada tahun 2045, dan mencegah jebakan pendapatan menengah.

Dia yakin bahwa Indonesia memiliki banyak potensi, termasuk kreativitas, bakat, dan sumber daya manusia, yang dapat diarahkan menuju tujuan tersebut.

Secara keseluruhan, Menteri Zulkifli menekankan perlunya pengendalian ketat terhadap impor barang agar produk-produk dalam negeri dapat bersaing dan diekspor ke pasar internasional.

Semoga dukungan ini diimbangi dengan peningkatan kualitas barang dan pelayanan para pelaku UMKM ya, Millens. (Siti Zumrokhatun/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: