BerandaHits
Kamis, 23 Jul 2025 19:54

Realisasi APBD Rp11,213 Triliun, Ahmad Luthfi: Ayo Gas!

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengklaim realisasi pendapatan APBD mencapai Rp11,213 triliun. (Humas Jateng)

Pemprov Jawa Tengah unjuk gigi! Di medio 2025, realisasi pendapatan APBD mereka sudah mencapai Rp11,213 triliun, didorong kinerja positif di berbagai sektor mulai dari infrastruktur hingga program unggulan yang langsung dirasakan masyarakat.

Inibaru.id – Kabar gembira datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah! Realisasi pendapatan APBD Jateng hingga 30 Juni 2025 sudah tembus Rp11,213 triliun, alias 46,04% dari target setahun! Wow, setengah jalan menuju target nih!

Angka ini didapat dari PAD (Pendapatan Asli Daerah) Rp7,140 triliun, pendapatan transfer Rp3,982 triliun, dan lain-lain pendapatan sah senilai Rp91,032 miliar.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, langsung minta jajarannya buat terus tancap gas dan kerja maksimal.

"Hasil maksimal tidak bisa dicapai hanya dengan mengeksekusi anggaran. Kita perlu kesadaran bersama bahwa birokrasi butuh terobosan, bahkan tanpa harus selalu mengandalkan pagu anggaran. Kreativitas dan inisiatif dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sangat dibutuhkan,” tegas Luthfi saat Rakor Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan II di Kantor Gubernur, Rabu (23/7). Pesan ini keras tapi penuh semangat, biar birokrasi nggak cuma jalan di tempat!

Inflasi Terkendali

Nggak cuma soal pendapatan, program dan kegiatan Pemprov Jateng di 2025 juga berjalan positif banget. Buktinya, laju inflasi Jateng di Juni 2025 cuma 2,20% (year on year)! Ini menunjukkan kalau harga-harga stabil, jadi pembangunan daerah juga makin lancar.

Beberapa proyek infrastruktur prioritas juga lagi digarap serius seperti:

- Pendidikan Cemerlang: Ada alokasi Rp381,45 miliar buat bangun sembilan unit sekolah baru dan rehabilitasi 1.558 ruang kelas yang rusak berat.

- Jalan dan Jembatan Mulus: Dari total anggaran Rp793,6 miliar, progres fisik jalan dan jembatan terus berjalan.

- Air Bersih Melimpah: Program penyediaan air minum juga diperluas. Dari target 2.427 sambungan rumah di 24 desa, sekarang udah terealisasi 1.088 sambungan rumah di 12 desa per pertengahan tahun. Warga makin mudah dapat akses air bersih!

- Rumah Layak Huni: Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga jalan terus. Pemprov Jateng ngeluarin Rp340 miliar buat 17.000 unit rumah.

- Kelautan dan Perikanan Kuat: Anggaran Rp31,9 miliar dialokasikan buat pembangunan breakwater, pengerukan kolam pelabuhan/muara, dan rehabilitasi dermaga di lima pelabuhan perikanan pantai (PPP). Diharapkan nelayan Jateng makin sejahtera.

Program Unggulan Dirasakan Warga

Program Speling telah menjangkau 33 kabupaten/kota di 247 desa. (Humas Jateng)

Beberapa program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng juga menunjukkan hasil nyata di lapangan:

- Dokter Spesialis Keliling (Speling): Sampai 21 Juli 2025, program ini udah menjangkau 33 kabupaten/kota di 247 desa, melayani 29.301 warga. Kesehatan merata sampai pelosok!

- Cek Kesehatan Gratis: Program ini jauh lebih fantastis lagi, sudah menjangkau 5.037.579 orang, alias 97,64% dari total pendaftar!

- Zilenial Jateng: Program pemberdayaan pemuda ini disambut antusias dengan total 1.422 peserta terdaftar tahun ini.

- Mageri Segoro: Untuk lingkungan, inisiatif rehabilitasi pesisir ini sukses menanam sekitar 430.000 batang mangrove hingga akhir Juni 2025. Targetnya? 1,5 juta batang mangrove sampai akhir tahun ini!

Dengan semua progres positif ini, Pemprov Jateng optimis banget menatap semester kedua 2025. Targetnya? Hasil lebih maksimal buat kesejahteraan masyarakat Jateng.

O ya, Gubernur Ahmad Luthfi juga mengingetkan kalau pembangunan itu harus dibarengi terobosan dan berorientasi pada hasil, bukan cuma proses.

"Orientasi kerja harus berbasis hasil, bukan hanya proses. Setiap triwulan, termasuk rapat hari ini, harus menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian secara konkret,” tegas mantan Kapolda Jateng itu.

Dia juga menekankan pentingnya profesionalisme, keterbukaan, dan kolaborasi antarlembaga sebagai kunci penguatan kinerja. Semoga pencapaian ini benar-benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat ya, Gez. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: