BerandaHits
Sabtu, 29 Agu 2025 19:01

Privasi Anak di Medsos; Emoji Bukan Solusi

Zaman sekarang menutupi foto anak dengan emoji nggak lagi menjamin privasinya. (Shutterstock)

Banyak orang tua merasa aman menutupi wajah anak dengan emoji sebelum mengunggah ke media sosial. Padahal, cara ini nyatanya nggak sepenuhnya melindungi privasi si kecil.

Inibaru.id – Media sosial kini sudah jadi “album digital” bagi banyak orang tua. Dari momen kelahiran, ulang tahun, hingga keseharian, semua bisa terdokumentasi dengan sekali unggah. Namun, seiring maraknya fenomena sharenting (parents sharing), muncul pula kesadaran baru: privasi anak harus tetap dijaga.

Salah satu cara yang kerap dilakukan orang tua adalah menutupi wajah anak dengan stiker emoji atau fitur serupa di media sosial. Dengan begitu, mereka merasa aman membagikan foto si kecil tanpa takut wajahnya terekspos. Tapi, benarkah cara ini efektif melindungi privasi anak?

Pakar keamanan siber sekaligus pendiri Cyber Security Unity, Lisa Ventura, menegaskan bahwa menutupi wajah anak dengan stiker emoji sebenarnya nyaris nggak memberikan perlindungan privasi yang nyata. “Meski wajah sudah disamarkan, orang tua tetap membagikan banyak informasi lain,” ungkap Ventura, dikutip dari Independent UK.

Informasi itu bisa berupa seragam sekolah, logo lembaga pendidikan, lokasi, hingga rutinitas harian. Misalnya, unggahan ketika menjemput anak dengan menyertakan fitur waktu di Instagram story. Potongan data kecil seperti ini, jika dikumpulkan, bisa membentuk profil lengkap tentang anak dan keluarganya.

“Masalahnya bukan pada satu foto dengan emoji, melainkan akumulasi dari banyak unggahan yang justru menciptakan risiko privasi lebih besar,” tambah Ventura.

Jangan sampai keselamatan anak menjadi taruhan karena membagikan informasi tanpa sadar. (Smartparent)

Begitu foto atau video anak diunggah ke internet, orang tua tanpa sadar sudah melepaskan sebagian hak penggunaannya. Platform media sosial berhak menggunakan foto tersebut, bahkan membagikannya ke pihak ketiga.

Selain itu, ada risiko lain yang mengintai:

- Informasi pribadi terbuka: Nama, alamat, sekolah, hingga kegiatan les bisa jadi pintu masuk bagi orang asing.

- Perundungan siber: Foto yang dianggap lucu hari ini bisa jadi bahan ejekan bertahun-tahun kemudian.

- Eksploitasi seksual: Gambar anak sering disalahgunakan predator daring di forum ilegal.

- Manipulasi digital: Foto biasa pun bisa diedit menjadi sesuatu yang merugikan.

Bijak Sebelum Mengunggah, Gez!

Ventura menekankan, ketakutan terbesar bukanlah teknologi kecerdasan buatan yang mampu “melepas” emoji dari foto, melainkan kebiasaan orang tua yang terlalu sering membagikan detail kehidupan anak.

Ingatlah bahwa internet nggak pernah tidur. Apa yang diunggah hari ini bisa terus beredar bertahun-tahun mendatang. Karena itu, sebelum menekan tombol “post”, ada baiknya orang tua berpikir ulang: apakah foto itu benar-benar perlu dipublikasikan, atau lebih baik disimpan untuk konsumsi pribadi keluarga? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: