BerandaHits
Minggu, 15 Jan 2022 14:00

Nggak Bisa Tembus Banjir, Kok Disebut Motor Bebek?

Sepeda motor bebek cukup populer di Indonesia. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Di Indonesia, ada kategori sepeda motor yang dikenal dengan motor bebek. Meski namanya begitu, tetap bakal mogok kalau menerjang banjir. Jadi apa sih alasannya disebut sepeda motor bebek?

Inibaru.id – Di Indonesia, pamor sepeda motor bebek mulai dikalahkan oleh sepeda motor matic. Meski begitu, sebenarnya, kalau dibahas secara bentuk, kebanyakan sepeda motor matic juga bisa disebut motor bebek, lo. Kok, bisa?

Kamu tahu nggak sebenarnya apa sih sebutan resmi untuk sepeda motor bebek? Yap, sebutannya sebenarnya adalah sepeda motor dengan kategori underbone. Hal ini merujuk pada adanya rangka penyambung antara setang dan jok yang nggak diberi tangki bensin sehingga membuatnya seperti memiliki ruang kosong.

Sepeda motor bebek seringkali dianggap sebagai sepeda motor untuk kaum perempuan karena adanya ruang kosong di antara setang dan jok memudahkan kaum hawa untuk berkendara meskipun memakai rok panjang. Karena alasan ini pulalah, banyak sepeda motor dengan tangki bensin di belakang setang dianggap sepeda motor laki-laki. Maklum, sepeda motor jenis ini sulit dipakai kaum hawa yang memakai rok panjang.

Sepeda motor bebek ini bukan berarti lebih mampu bertahan kalau menerjang banjir, ya Millens. Kalau banjirnya besar dan kamu tetap memaksa berkendara melaluinya, tetap saja bakal bikin sepeda motormu mogok. Sebutan motor bebek ini sebenarnya lebih ke bentuknya. Perhatikan lagi deh, seperti bebek dari samping, bukan?

Bagian setang lampu utama bisa dianggap mirip seperti kepala bebek. Sementara bagian tempat meletakkan pelat motor depan mirip dengan dada bebek. Sudah kerasa kan seperti apa kemiripannya?

Kini pamor sepeda motor bebek konvensional mulai tergusur sepeda motor matic. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Hal ini diungkap oleh Ketua Bidang Road Safety & Motorsport Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Victor Assani.

“Iya, sepengetahuan saya sih lebih karena bentuknya yang seperti bebek. Lebih khusus lagi sejak awal kemunculannya sekitar tahun 60-an yang bentuk leher dan sayapnya seperti bebek,” ungkap Victor.

Menariknya, penyebutan sepeda motor bebek bisa jadi lebih lama dari yang kita kira. Meski populer pada dekade 90-an dan awal 2000-an, sebutan ini diperkirakan sudah muncul saat Honda Super Cup masuke Tanah Air pada 1960-an. Apalagi, usai Honda Super Cup, muncul lagi sepeda motor C50 yang bentuknya bahkan semakin mirip dengan bebek karena adanya lampu sein di bagian tameng depan.

Sebutan ini muncul gara-gara sepeda motor underbone belum pernah ada di Indonesia. Kebanyakan adalah sepeda motor ‘laki-laki’ yang mirip sepeda motor sport gitu, Millens.

Selain itu, orang Indonesia memang gemar menyamakan kendaraan dengan bentuk lain seperti VW Kodok yang kalau di Eropa malah lebih dianalogikan seperti kumbang, Toyota Yaris Lele, atau yang belakangan populer adalah sepeda motor ayam jago untuk Suzuki Satria 150.

Kalau kamu, masih punya sepeda motor bebek di rumah, nggak, nih, Millens? (Kum/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Lezatnya Mi Ayam Ceker Pak Kawit yang Melegenda di Pusat Kota Semarang

16 Jan 2026

Rupiah Masuk Daftar 5 Besar Mata Uang Terlemah di Dunia

16 Jan 2026

Kembali Didera Banjir, Warga Desa Wonorejo Memilih Bertahan di Rumah

16 Jan 2026

Bertahan dalam Banjir; dari Alasan Merawat Ternak hingga Menjaga Anggota Keluarga

16 Jan 2026

Yuk, Intip Tradisi Leluhur 'Nabung' Air Hujan yang Mulai Terlupakan

16 Jan 2026

Jateng Nol Desa Sangat Tertinggal, Kini Ribuan Berstatus Mandiri dan Maju!

16 Jan 2026

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: