BerandaHits
Selasa, 20 Okt 2025 16:29

Lestari Moerdijat: Dukungan Psikologis Sama Pentingnya dengan Pengobatan Medis bagi Pasien Kanker

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menghadiri Seminar Kanker Payudara bertema Melepas Cemas, Menyambut Harapan: Strategi Mental bagi Penyintas Kanker Payudara di Universitas Muria Kudus, Kabupaten Kudus, Minggu (19/10). (Inibaru.id/ Saiful Anam)

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa perjuangan melawan kanker nggak cukup hanya dengan pengobatan medis. Dukungan psikologis dan empati juga harus menjadi bagian penting agar pasien dan penyintas bisa menjalani proses penyembuhan dengan lebih kuat.

Inibaru.id - Bagi banyak penyintas kanker, rasa cemas sering kali jadi “penyakit kedua” yang diam-diam ikut tumbuh di tengah perjuangan mereka. Karena itu, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa permasalahan nonklinis seperti tekanan psikologis harus ditangani bersama, bukan hanya oleh pasien dan komunitas, tapi juga oleh seluruh pemangku kepentingan.

Hal tersebut disampaikan Lestari saat menghadiri Seminar Kanker Payudara bertema Melepas Cemas, Menyambut Harapan: Strategi Mental bagi Penyintas Kanker Payudara di Universitas Muria Kudus, Kabupaten Kudus, Minggu (19/10).

Dalam acara itu hadir berbagai tokoh, di antaranya Rektor UMK Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si, anggota DPRD Jateng H. Akhwan, S.H., anggota DPRD Kudus H. Mukhtamat, M.H., Kepala Dinas Kesehatan Kudus dr. Mustiko Wibowo, psikolog klinis Kuriake Kharismawan, S.Psi., M.Psi., serta penyintas kanker dan pendiri Miraculous Hypno Cancer Cahyaning Puji Astuti.

Sebagai penyintas kanker payudara sendiri, Lestari yang akrab disapa Rerie, memahami betul betapa beratnya beban mental yang harus dihadapi pasien selama menjalani pengobatan.

“Kami, para penyintas, sedang berjuang menyusun rencana kerja nasional untuk mengatasi permasalahan nonklinis, terutama persoalan psikologis yang sering muncul dalam proses pengobatan kanker,” ujar Rerie.

Menurut Rerie, dukungan psikologis bagi penyintas kanker sama pentingnya denhan pengobatan. (Inibaru.id/ Saiful Anam)

Menurutnya, dukungan psikologis harus menjadi bagian penting dalam pengobatan kanker. Sebab, kecemasan yang terus-menerus justru bisa memperparah kondisi pasien dan memperlambat proses penyembuhan.

“Banyak pasien yang merasa takut, stres, atau kehilangan harapan. Padahal kualitas hidup yang baik selama pengobatan sangat berpengaruh terhadap peluang sembuh,” tambahnya.

Sebagai anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah, Rerie mendorong agar pendampingan psikologis dan perawatan paliatif masuk ke dalam agenda prioritas layanan kesehatan. Dia juga mengajak masyarakat untuk lebih sadar pentingnya deteksi dini kanker sebagai langkah pencegahan.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap kolaborasi antara pemerintah, lembaga kesehatan, dan komunitas penyintas bisa memperkuat dukungan bagi pasien kanker di Indonesia.

“Perjuangan melawan kanker tidak hanya soal fisik. Mental yang kuat, dukungan sosial, dan semangat hidup adalah bagian dari terapi yang tak kalah penting,” tegasnya.

Kini, saatnya semua pihak turut bergerak. Karena harapan bagi para penyintas kanker nggak hanya datang dari obat dan dokter, tapi juga dari empati, dukungan, dan semangat untuk saling menguatkan. Kamu ikutan juga kan, Gez? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: